Jakarta, oegopost.id – Mantan Ajudan Presiden Joko Widodo ini mengawali langkah besarnya di tingkat nasional saat menjabat Kapolresta Surakarta pada 2011. Karir polisi kelahiran Ambon, 5 Mei 1969 ini terus melesat hingga menduduki posisi strategis di Kepolisian Republik Indonesia.
Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991 ini memegang berbagai jabatan penting sepanjang pengabdiannya. Ia pernah memimpin Polda Banten, menjabat Kadiv Propam, hingga dipercaya menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri pada 2019.
Saat memimpin Bareskrim Polri, Listyo membongkar berbagai kasus besar yang mencuri perhatian publik. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah menangkap buronan kasus Bank Bali, Djoko Tjandra, yang telah bersembunyi selama 11 tahun.
Presiden kemudian melantik perwira tinggi bintang empat ini sebagai Kapolri pada 27 Januari 2021. Kepemimpinannya mencatatkan sejarah baru sebagai salah satu masa jabatan Kapolri terlama di era Reformasi.
Perjalanan Akademis dan Respons Rumor Hukum
Listyo Sigit tumbuh dari keluarga sederhana berlatar belakang militer. Ayahnya, Sutrisno, merupakan purnawirawan TNI-AU berpangkat mayor yang mendidik anak-anaknya dengan ketegasan dan disiplin tinggi.
Ia menyelesaikan pendidikan di SMAN 8 Yogyakarta sebelum menembus seleksi Akabri. Untuk memperdalam keilmuannya, Listyo melanjutkan studi hingga meraih gelar Magister Sains dari Universitas Indonesia pada 2005.
Di tengah rekam jejak panjang tersebut, berbagai narasi dan isu spekulatif kerap menerpa figur publik di ranah media sosial. Publik perlu mencermati secara kritis setiap peredaran informasi terkait penetapan status hukum pejabat negara.
Verifikasi terhadap sumber berita resmi Kepolisian Republik Indonesia tetap menjadi acuan utama untuk menyaring fakta dari disinformasi. Transparansi informasi publik membantu masyarakat memahami perjalanan para pimpinan lembaga tinggi negara secara utuh dan akurat.(ar)









