Redam Perang, Wapres AS Surati Tokoh Garis Keras Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance.(poto: kompas.com).

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance.(poto: kompas.com).

Amerika Serikat, Oegopost.id – Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengambil langkah diplomasi mengejutkan di tengah ancaman pecahnya perang baru. Atas restu Presiden Donald Trump, Vance mengirim surat langsung kepada tokoh garis keras paling berpengaruh di Teheran, Mohsen Rezaei.

Langkah berani ini bertujuan memetakan kesepahaman awal antara kedua negara yang berseteru. Washington berupaya menahan rencana serangan militer berskala besar yang terus Trump dengungkan menjelang pemilihan umum sela Kongres AS.

Misi Rahasia Menembus Tembok Garis Keras Teheran

Vance memilih menghubungi Rezaei, mantan komandan tertinggi Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) yang kini memimpin Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Pejabat Gedung Putih memandang kubu garis keras memegang kendali penuh atas keputusan strategis militer di Teheran saat ini.

Baca Juga :  Utang Amerika Serikat global memicu kekhawatiran ekonomi dunia

Surat tersebut membuka peluang dialog terkait bantuan medis dan kerangka damai tanpa langsung masuk ke proposal teknis. Pendekatan jalur belakang ini bahkan menggeser peran diplomat formal seperti Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.

Rezaei sendiri menegaskan bahwa Teheran menolak berunding jika Amerika Serikat belum memenuhi sejumlah syarat pokok. Sementara itu, militer Iran tetap menyiagakan seluruh armada tempur sembari membiarkan celah negosiasi tetap terbuka.

Taruhan Politik Pemilu Sela dan Sengketa Selat Hormuz

Baca Juga :  IMF Peringatkan Risiko Resesi Global Akibat Ketegangan Dunia

Di sisi lain, Trump terus melontarkan ancaman terbuka untuk menggempur fasilitas penting Iran dalam waktu dekat. Ia menuduh Teheran sengaja memperlambat proses pembicaraan untuk menunggu hasil pemilihan anggota legislatif di Washington.

Kekhawatiran politik domestik menjadi pemicu utama di balik manuver kilat Vance. Lonjakan harga bahan bakar minyak dunia akibat blokade Selat Hormuz memicu kemarahan pemilih dan mengancam suara Partai Republik di Kongres.

Meski demikian, jurang pemisah kedua negara masih sangat lebar. Washington mendesak pembongkaran program nuklir Iran sejak awal, sedangkan Teheran menuntut pencabutan blokade ekonomi pelabuhan secara instan sebelum menyepakati perdamaian permanen.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panas Pemilu Israel: Netanyahu dan Rival Saling Serang Pakai AI
Imigresen Gempur 11 Premis Cetak e-PLKS Palsu di Kuala Lumpur, 30 Warga Asing Ditahan
Film Colony Kuasai Box Office Korea, Tembus 1,2 Juta Tiket
Arsenal Akhiri Dominasi City dan Rebut Gelar Liga Inggris
Bayern Kejar Gelar Ganda di Final Piala Jerman
Ringgit Malaysia Makin Kuat, Ini Penyebabnya
Thailand Tekan Pajak Mobil Listrik Impor untuk Lindungi Industri Lokal
Wall Street Bergerak Campuran di Tengah Tekanan Inflasi dan Geopolitik
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Redam Perang, Wapres AS Surati Tokoh Garis Keras Iran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Panas Pemilu Israel: Netanyahu dan Rival Saling Serang Pakai AI

Rabu, 16 September 2026 - 15:56 WIB

Imigresen Gempur 11 Premis Cetak e-PLKS Palsu di Kuala Lumpur, 30 Warga Asing Ditahan

Senin, 25 Mei 2026 - 22:00 WIB

Film Colony Kuasai Box Office Korea, Tembus 1,2 Juta Tiket

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00 WIB

Arsenal Akhiri Dominasi City dan Rebut Gelar Liga Inggris

Berita Terbaru

Tim gabungan Satreskrim Polres Merangin dan Brimob Polda Jambi menangkap delapan pria terduga penyerang Mako Polres Merangin pada Kamis (29/10/2026).(poto: istimewa).

Hukum

Polisi Tangkap 8 Penyerang Mako Polres Merangin

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:30 WIB

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Ekonomi

Aturan Baru BSU 2026 Resmi Terbit, Pekerja Dapat Rp900 Ribu

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:22 WIB

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance.(poto: kompas.com).

Internasional

Redam Perang, Wapres AS Surati Tokoh Garis Keras Iran

Kamis, 29 Okt 2026 - 13:15 WIB