Panas Pemilu Israel: Netanyahu dan Rival Saling Serang Pakai AI

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(poto: istimewa).

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(poto: istimewa).

Israil, Oegopost.id – Suhu politik menjelang pemilihan legislatif Israel pada Selasa (27/10/2026) kian mendidih. Dua tokoh utama, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan rivalnya dari poros kanan-tengah Gadi Eisenkot, bertarung habis-habisan memperebutkan suara publik.

Keduanya gencar melempar materi kampanye digital berbasis kecerdasan buatan (AI) lewat media sosial. Alih-alih adu gagasan damai, video manipulasi digital tersebut justru memantik kegaduhan publik karena menyentuh ranah pribadi hingga keluarga korban perang.

Jajak pendapat menunjukkan kubu Netanyahu dan Eisenkot bersaing sangat ketat. Pemungutan suara ini sekaligus menandai pemilu pertama Israel sejak meletusnya perang Gaza pada Oktober 2023.

Saling Sindir Menggunakan Karakter Rekayasa AI

Eisenkot membuka babak baru perang digital lewat unggahan video di platform X pada Rabu (21/10/2026). Momentum itu sengaja ia pilih tepat saat Netanyahu merayakan ulang tahun ke-77.

Video tersebut menampilkan sejumlah figur rekayasa AI yang menyampaikan ucapan selamat bernada sindiran tajam kepada Netanyahu. Salah satu karakter buatan berwujud milisi Hamas yang berbicara langsung dari dalam terowongan bawah tanah.

Baca Juga :  Ringgit Malaysia Makin Kuat, Ini Penyebabnya

Eisenkot memanfaatkan figur rekayasa itu untuk mengkritik rekam jejak kebijakan keamanan Netanyahu selama puluhan tahun. Sosok AI lain yang menyerupai Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei juga muncul melontarkan ancaman sarkastis terkait bom.

Kubu Netanyahu membalas langkah tersebut dengan taktik serupa sejak beberapa bulan sebelumnya. Likud merilis video yang memperlihatkan Eisenkot menolak pelukan seorang pemuda berkaus “Persatuan Israel”.

Kontroversi langsung meledak karena karakter pemuda itu menyerupai mendiang putra Eisenkot yang gugur di Gaza pada 2023. Eisenkot mengecam keras peredaran klip tersebut dan menyebut tindakan tim Netanyahu sebagai penghinaan luar biasa.

Sentimen Rasial dan Tekanan pada Keluarga Korban

Persaingan digital ini juga menyasar kelompok minoritas lewat penyebaran ketakutan terhadap politikus Arab-Israel. Tim kampanye Likud kerap membagikan visual manipulasi yang menggambarkan lawan politik mereka sedang membuka kedok untuk membantu politisi Arab masuk ke pemerintahan.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Singapura 2026 Melambat di Bawah Target

Di lapangan, tekanan keras turut menghantam para kandidat yang membawa luka perang keluarga. Calon legislatif dari partai baru Amcha Israel, Laly Derai, merasakan teror bertubi-tubi sejak mencalonkan diri.

Derai yang kehilangan putranya di medan tempur Gaza pada 2024 terus menerima panggilan telepon gelap dan poster ancaman di dekat rumahnya. Tekanan itu muncul karena ia mendukung aturan wajib militer bagi seluruh warga tanpa pengecualian.

Keluarga mantan sandera Hamas pun tidak luput dari tarikan polarisasi. Akun pendukung Likud sengaja mengunggah komparasi visual bernada kontras antara kandidat pro-pemerintah dan ibu mantan sandera yang vokal mengkritik Netanyahu.

Pertarungan sengit ini berujung pada perebutan 120 kursi di parlemen Knesset. Siapa pun pemenangnya wajib merangkul koalisi minimal 61 kursi demi membentuk pemerintahan baru Israel.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigresen Gempur 11 Premis Cetak e-PLKS Palsu di Kuala Lumpur, 30 Warga Asing Ditahan
Film Colony Kuasai Box Office Korea, Tembus 1,2 Juta Tiket
Arsenal Akhiri Dominasi City dan Rebut Gelar Liga Inggris
Bayern Kejar Gelar Ganda di Final Piala Jerman
Ringgit Malaysia Makin Kuat, Ini Penyebabnya
Thailand Tekan Pajak Mobil Listrik Impor untuk Lindungi Industri Lokal
Wall Street Bergerak Campuran di Tengah Tekanan Inflasi dan Geopolitik
Alex Marquez Cedera Serius Usai Insiden Keras di GP Catalunya 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Panas Pemilu Israel: Netanyahu dan Rival Saling Serang Pakai AI

Rabu, 16 September 2026 - 15:56 WIB

Imigresen Gempur 11 Premis Cetak e-PLKS Palsu di Kuala Lumpur, 30 Warga Asing Ditahan

Senin, 25 Mei 2026 - 22:00 WIB

Film Colony Kuasai Box Office Korea, Tembus 1,2 Juta Tiket

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00 WIB

Arsenal Akhiri Dominasi City dan Rebut Gelar Liga Inggris

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:00 WIB

Bayern Kejar Gelar Ganda di Final Piala Jerman

Berita Terbaru

Ilustarsi Seorang pemuda melihat kotak iPhone 18 yang dipajang di etalase toko elektronik Charsou Mall, Teheran.(poto: AI).

Gadget

iPhone 18 Masuk Pasar Gelap Iran Meski Ditekan Sanksi

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:48 WIB

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(poto: istimewa).

Internasional

Panas Pemilu Israel: Netanyahu dan Rival Saling Serang Pakai AI

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:41 WIB

Simulasi empat agen AI Gemini saat berkoordinasi melawan Ender Dragon di game Minecraft.(poto: AI).

Games

Empat Agen AI Gemini Sukses Tamatkan Minecraft

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:51 WIB

Ilustrasi Gamer memainkan game via Xbox Cloud Playtime di smartphone dengan kuota waktu tanpa konsol fisik di ruang keluarga.(poto: AI).

Games

Xbox Uji Cloud Playtime, Main Game Tanpa Konsol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:46 WIB