Al Haris Instruksikan Pemkab Bungo Percepat Pendataan Kerugian Pascalongsor

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jambi Al Haris meminta Pemkab Bungo mempercepat pendataan kerugian pascalongsor di Empelu yang menewaskan dua warga.( Poto : Koran Jakarta ).

Gubernur Jambi Al Haris meminta Pemkab Bungo mempercepat pendataan kerugian pascalongsor di Empelu yang menewaskan dua warga.( Poto : Koran Jakarta ).

Bungo, oegopost.id – Gubernur Jambi Al Haris memerintahkan Pemerintah Kabupaten Bungo untuk segera mempercepat pendataan kerugian akibat longsor yang melanda Kelurahan Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal.

Longsor tersebut menimbun satu rumah warga dan menewaskan dua orang, sementara satu warga lainnya mengalami luka berat.

Al Haris menegaskan pemerintah daerah harus memprioritaskan penyelamatan warga dan penanganan korban di lokasi kejadian.

Ia menilai tim gabungan bersama masyarakat telah bergerak cepat dalam proses evakuasi sehingga penanganan awal berjalan efektif.

“Yang utama tentu pertolongan terhadap korban dan keselamatan masyarakat di sana,” ujarnya.

Pemkab Diminta Fokus Data Kerugian dan Bantuan Warga

Setelah proses evakuasi berlangsung, Al Haris meminta Pemkab Bungo segera mengumpulkan data kerugian secara lengkap.

Ia juga menekankan pentingnya pemerintah daerah menyalurkan bantuan kepada keluarga korban tanpa menunggu waktu lama.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Dorong Relaksasi 30 Persen Belanja Pegawai APBD di DPR RI

Ia menambahkan Pemerintah Provinsi Jambi siap memberikan dukungan tambahan setelah menerima laporan resmi dari daerah terdampak.

Namun, ia menegaskan pemerintah kabupaten harus tetap menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana.

“Pemprov akan berkoordinasi jika diperlukan bantuan, tetapi Pemkab harus bergerak cepat agar penanganan tidak terlambat,” katanya.

Kronologi Longsor di Empelu

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bungo pada Rabu (13/5) siang memicu longsor di Kelurahan Empelu.

Material tanah dari lereng kemudian menimpa satu rumah warga dan menyebabkan kerusakan parah di bagian dapur.

Seorang warga bernama Suryani (40) mengalami patah kaki setelah tertimpa material longsor.

Petugas segera mengevakuasi korban dan membawa yang bersangkutan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga :  Pelindo Jambi Gandeng PT Cassia Co-Op Dorong Ekspor Kayu Manis Kerinci Lewat Talang Duku

Dua anak dalam keluarga tersebut juga menjadi korban dalam peristiwa itu. Revita (10), pelajar kelas 4 SD, meninggal dunia di lokasi saat proses evakuasi berlangsung.

Adiknya, Arya (5), sempat mendapatkan perawatan di RSUD Muara Bungo setelah petugas mengevakuasi dalam kondisi kritis, namun tim medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.

Tim Gabungan Perkuat Evakuasi dan Pantauan Lokasi

Tim gabungan dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat mengerahkan tiga unit alat berat untuk membuka akses menuju lokasi dan mempercepat proses evakuasi.

Petugas juga memperluas area pencarian untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun.

Hingga saat ini, petugas terus memantau kondisi tanah di sekitar lokasi longsor.

Mereka mengantisipasi potensi longsor susulan karena curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Mantan Rektor Unja Kemas Arsyad Somad Meninggal, Dunia Pendidikan Jambi Berduka
PHI Tanam 1.000 Mangrove dan Lamun di Pulau Pari untuk Karbon Biru
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:00 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Senin, 6 Juli 2026 - 21:00 WIB

Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WIB

Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar

Berita Terbaru