Saham Apple melonjak didorong Lonjakan iPhone 17 dan Kinerja Q2 Kuat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saham Apple Melonjak Usai Kinerja Q2 2026 Lampaui Ekspektasi Pasar.( Poto : dok.iFixied ).

Saham Apple Melonjak Usai Kinerja Q2 2026 Lampaui Ekspektasi Pasar.( Poto : dok.iFixied ).

Jakarta, oegopost.id – Saham Apple melonjak 2026 setelah perusahaan mencatat kenaikan lebih dari 3% di bursa menyusul rilis laporan keuangan kuartal kedua 2026 yang melampaui ekspektasi pasar.

Investor langsung merespons positif laporan tersebut yang sebelumnya sentimen pasar  cenderung berharti-hati terhadap sektor teknologi.

Informasi ini juga memperkuat optimisme pasar terhadap arah bisnis Apple menjelang pergantian pemimpin pada September 2026, ketika John Ternus diduga akan mengambil alih posisi CEO dari Tim Cook.

Apple Catat Lonjakan Pendapatan dan Laba

Apple membukukan pendapatan sebesar USD111,2 miliar, naik signifikan dibandingkan USD95,35 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perusahaan juga mencatat laba per saham sebesar USD2,01, melampaui perkiraan analis sebesar USD1,96.

Pertumbuhan ini terutama berasal dari penjualan iPhone 17 yang menghasilkan USD56,99 miliar. Permintaan perangkat tersebut terus meningkat dan mendorong pertumbuhan lebih dari 20% selama dua kuartal berturut-turut.

Baca Juga :  Chipset Apple Seri A Terbaru Tingkatkan Performa dan Efisiensi iPhone

Pasar China Dorong Pemulihan Kinerja Apple

Apple meningkatkan pendapatan di pasar China hingga USD20,49 miliar dan berhasil melampaui ekspektasi analis. Perusahaan memanfaatkan momentum pemulihan permintaan di wilayah tersebut untuk memperkuat posisi bisnisnya.

Selain itu, lini Mac juga mencatat pertumbuhan dengan pendapatan USD8,39 miliar.  Apple mendorong pertumbuhan ini melalui peluncuran MacBook Neo berharga lebih terjangkau serta meningkatnya permintaan Mac mini sebagai perangkat komputasi berbasis AI.

Apple terus memperkuat segmen layanan yang menghasilkan pendapatan USD30,97 miliar. Perusahaan mengandalkan bisnis ini sebagai penopang utama pertumbuhan di luar penjualan perangkat keras.

Industri Smartphone Mengalami Tekanan

IDC melaporkan penurunan pengiriman smartphone global sebesar 4,1% menjadi 289,7 juta unit pada kuartal pertama 2026. Meski demikian, Apple tetap mempertahankan posisi dominan di segmen premium.

Baca Juga :  Gen Z di Madagaskar Kecewa Usai Penangkapan Aktivis Pasca Perubahan Kekuasaan

Analis memperkirakan Apple akan menyesuaikan harga seri Pro untuk menjaga margin keuntungan. Mereka juga menyoroti potensi iPhone Fold yang akan dibanderol di atas USD2.200 sebagai strategi baru di segmen premium.

Apple Hadapi Tekanan Biaya Produksi dan Chip

Tim Cook memperingatkan bahwa kenaikan biaya memori akibat lonjakan kebutuhan pusat data AI dapat menekan margin perusahaan mulai pertengahan 2026. Apple juga menghadapi keterbatasan pasokan chip dari TSMC yang masih membatasi produksi iPhone.

Prospek Pertumbuhan dan Fokus AI

Meski menghadapi tekanan biaya, sejumlah analis sekuritas menaikkan target harga saham Apple. Mereka memperkirakan penjualan perusahaan dapat tumbuh 14% hingga 17% pada kuartal berikutnya.

Apple kini memusatkan perhatian pada konferensi pengembang bulan Juni untuk memperkenalkan strategi integrasi kecerdasan buatan yang lebih dalam ke seluruh ekosistem produknya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Film Colony Kuasai Box Office Korea, Tembus 1,2 Juta Tiket
Arsenal Akhiri Dominasi City dan Rebut Gelar Liga Inggris
Bayern Kejar Gelar Ganda di Final Piala Jerman
Ringgit Malaysia Makin Kuat, Ini Penyebabnya
Thailand Tekan Pajak Mobil Listrik Impor untuk Lindungi Industri Lokal
Wall Street Bergerak Campuran di Tengah Tekanan Inflasi dan Geopolitik
Alex Marquez Cedera Serius Usai Insiden Keras di GP Catalunya 2026
Malaysia Protes Norwegia usai Pembatalan Pengiriman Rudal Angkatan Laut
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 22:00 WIB

Film Colony Kuasai Box Office Korea, Tembus 1,2 Juta Tiket

Senin, 25 Mei 2026 - 11:00 WIB

Arsenal Akhiri Dominasi City dan Rebut Gelar Liga Inggris

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:00 WIB

Bayern Kejar Gelar Ganda di Final Piala Jerman

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:00 WIB

Ringgit Malaysia Makin Kuat, Ini Penyebabnya

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:00 WIB

Thailand Tekan Pajak Mobil Listrik Impor untuk Lindungi Industri Lokal

Berita Terbaru