Bank Mandiri: Perbankan Indonesia Tetap Solid di Tengah Tekanan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Mandiri: Perbankan Indonesia Tetap Solid di Tengah Tekanan Global.( Poto : ANTARA / Muhammad Baqir Idrus Alatas ).

Bank Mandiri: Perbankan Indonesia Tetap Solid di Tengah Tekanan Global.( Poto : ANTARA / Muhammad Baqir Idrus Alatas ).

Jakarta, oegopost.id – Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro menyatakan bahwa industri perbankan Indonesia masih berada dalam kondisi yang solid.

Ia menyampaikan penilaian tersebut dalam forum Macro & Market Brief Q2-2026 Indonesia Economic Outlook yang berlangsung secara virtual dari Jakarta pada Senin.

Andry menegaskan bahwa sektor perbankan nasional tidak menunjukkan gangguan berarti yang dapat mengancam stabilitas sistem keuangan.

Ia melihat bank-bank di Indonesia terus menjalankan operasional dengan prinsip kehati-hatian yang ketat dalam mengelola aset dan risiko.

Tekanan Global Dorong Kenaikan Risiko Kredit

Andry menjelaskan bahwa tekanan ekonomi global mendorong peningkatan non-performing loan (NPL), terutama di segmen menengah ke bawah.

Namun, ia menilai industri perbankan sudah memperkuat sistem manajemen risiko sehingga mampu merespons tekanan tersebut dengan lebih baik dibandingkan periode krisis sebelumnya.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Serempak di Akhir Pekan

Ia juga menekankan bahwa bank-bank terus memperbesar cadangan untuk menghadapi potensi risiko ke depan.

Di sisi lain, pemerintah ikut menjaga stabilitas ekonomi melalui kebijakan yang mempertahankan daya beli masyarakat, termasuk pengaturan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Kredit Tumbuh Stabil dan Likuiditas Menguat

Andry mencatat bahwa perbankan tetap menyalurkan kredit secara stabil pada kisaran high single digit hingga low double digit.

Ia menilai kondisi ini menunjukkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pengelolaan risiko kredit yang hati-hati.

Selain itu, ia melihat likuiditas perbankan menguat signifikan hingga 21,2 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sektor perbankan memiliki ruang yang cukup besar untuk mendukung aktivitas ekonomi.

Baca Juga :  Dollar AS Diburu Saat Rupiah Melemah, Money Changer Pastikan Stok Tetap Aman

Ia juga menegaskan bahwa kualitas aset tetap berada di sekitar 1 persen, yang mencerminkan kondisi fundamental yang sehat.

Arah Transformasi Menuju Digital Banking

Ke depan, Andry menilai bank tidak lagi hanya mengandalkan pendapatan bunga. Ia melihat tren yang jelas bahwa perbankan mulai meningkatkan kontribusi pendapatan berbasis komisi atau fee-based income.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan infrastruktur digital mendorong bank untuk memperluas layanan transaksi digital.

Dengan strategi tersebut, perbankan dapat meningkatkan sumber pendapatan sekaligus memperkuat daya saing di era ekonomi digital.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen UNJA Pelopori Pelatihan Olahan Jamur Tiram untuk Tingkatkan Ekonomi Warga Legok Jambi
Ekspor Karet Provinsi Jambi Melonjak Melesat Pada Juni 2026
IPH Kabupaten Merangin Turun Minus 0,73 Persen Pada Pekan Kelima Juli 2026
BPS Jambi Catat Inflasi Tahunan Juli 2026 Sebesar 3,25 Persen, Ekonomi Tetap Terkendali
Revitalisasi Sungai Batang Hari Tingkatkan Ekonomi Jambi
Sekda Muaro Jambi Hadiri Pembukaan Festival Budaya Pusparagam Negeriku
Inkubator Bisnis UNJA Latih Puluhan UMKM
Sutan Adil Hendra Tegaskan Koperasi Merah Putih Jambi Siap Perkuat Usaha Lokal
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Dosen UNJA Pelopori Pelatihan Olahan Jamur Tiram untuk Tingkatkan Ekonomi Warga Legok Jambi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ekspor Karet Provinsi Jambi Melonjak Melesat Pada Juni 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:00 WIB

IPH Kabupaten Merangin Turun Minus 0,73 Persen Pada Pekan Kelima Juli 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:27 WIB

BPS Jambi Catat Inflasi Tahunan Juli 2026 Sebesar 3,25 Persen, Ekonomi Tetap Terkendali

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Revitalisasi Sungai Batang Hari Tingkatkan Ekonomi Jambi

Berita Terbaru

PetroChina International Jabung Ltd aktif memperkuat penanganan karhutla di Jambi secara cepat dan terpadu.(poto: jamberita.com).

Daerah

Langkah PetroChina Jabung Atasi Karhutla di Jambi

Senin, 24 Agu 2026 - 12:15 WIB