Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi 2026 Didominasi Indonesia Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi 2026 dirilis BPS. Maluku Utara memimpin dengan pertumbuhan 19,64 persen, disusul NTB dan Sulawesi Tengah.( Poto : chatGPT ).

Daftar provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi 2026 dirilis BPS. Maluku Utara memimpin dengan pertumbuhan 19,64 persen, disusul NTB dan Sulawesi Tengah.( Poto : chatGPT ).

Jakarta, oegopost.id – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia pada triwulan I 2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Pertumbuhan tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi nasional masih bergerak positif di tengah dinamika ekonomi global dan tingginya aktivitas industri di sejumlah daerah.

BPS mencatat Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan (ADHK) mencapai Rp3.447,7 triliun.

Sementara itu, PDB atas dasar harga berlaku (ADHB) menyentuh Rp6.187,2 triliun pada periode Januari hingga Maret 2026.

Di balik pertumbuhan nasional tersebut, beberapa provinsi berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi jauh di atas rata-rata nasional.

Kawasan Indonesia Timur kembali mendominasi daftar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi tahun ini.

Maluku Utara Jadi Provinsi dengan Pertumbuhan Tertinggi

Maluku Utara kembali menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada triwulan I 2026.

Provinsi ini mencatat pertumbuhan sebesar 19,64 persen secara tahunan.

BPS menyebut sektor industri pengolahan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Maluku Utara.

Sektor tersebut tumbuh hingga 37,09 persen seiring meningkatnya aktivitas hilirisasi dan pengolahan mineral di daerah tersebut.

Selain itu, investasi juga terus meningkat. Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 17,57 persen dan ikut memperkuat laju ekonomi daerah.

Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Maluku Utara atas dasar harga berlaku tercatat mencapai Rp37,06 triliun.

Baca Juga :  Bank Jambi Gandeng Bank bjb, Akses Kredit Masyarakat Kini Lebih Mudah

Pertumbuhan tinggi itu juga memperpanjang tren positif Maluku Utara yang berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi dua digit selama 22 kuartal berturut-turut.

NTB dan Sulawesi Tengah Ikut Catat Pertumbuhan Tinggi

Nusa Tenggara Barat (NTB) berada di posisi kedua dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 13,64 persen yoy.

Peningkatan produksi smelter menjadi faktor utama yang mendorong ekonomi daerah tersebut.

Industri pengolahan di NTB tumbuh hingga 60,25 persen. Produksi tembaga, emas, perak, dan asam sulfat meningkat tajam sepanjang awal 2026.

Selain industri pengolahan, sektor pertambangan dan jasa keuangan juga ikut menopang pertumbuhan ekonomi provinsi itu.

Sementara itu, Sulawesi Tengah mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 8,32 persen.

Industri pengolahan menjadi sektor terbesar dengan kontribusi 43,43 persen terhadap struktur ekonomi daerah.

Selain industri, sektor pertanian, kehutanan, perikanan, serta pertambangan juga memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.

Gorontalo hingga Jawa Tengah Masuk Daftar 10 Besar

Provinsi Gorontalo menempati posisi keempat dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,68 persen.

Kepulauan Riau menyusul di posisi kelima dengan pertumbuhan 7,04 persen dan menjadi provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di Pulau Sumatera.

Pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau didorong perkembangan kawasan industri, khususnya di Batam. Industri pengolahan masih mendominasi struktur ekonomi daerah tersebut.

Baca Juga :  Keputusan Bank Sentral Pekan Depan Guncang Pasar

Sulawesi Selatan juga mencatat pertumbuhan tinggi sebesar 6,88 persen.

Peningkatan aktivitas ekonomi di daerah itu ikut mendorong penyerapan tenaga kerja dan memperbaiki kualitas pekerjaan masyarakat.

Di sisi lain, Sulawesi Tenggara tumbuh 6,23 persen berkat meningkatnya investasi dan konsumsi masyarakat. Sektor akomodasi, makanan, dan minuman juga berkembang cukup signifikan.

Kalimantan Barat mencatat pertumbuhan 6,14 persen dan menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Kalimantan.

Sementara itu, Jawa Timur menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa dengan capaian 5,96 persen.

Jawa Tengah berada tepat di bawahnya dengan pertumbuhan 5,89 persen yang ditopang sektor akomodasi dan konsumsi pemerintah.

Daftar 10 Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi Triwulan I 2026

  1. Maluku Utara – 19,64 persen
  2. Nusa Tenggara Barat – 13,64 persen
  3. Sulawesi Tengah – 8,32 persen
  4. Gorontalo – 7,68 persen
  5. Kepulauan Riau – 7,04 persen
  6. Sulawesi Selatan – 6,88 persen
  7. Sulawesi Tenggara – 6,23 persen
  8. Kalimantan Barat – 6,14 persen
  9. Jawa Timur – 5,96 persen
  10. Jawa Tengah – 5,89 persen

Kinerja ekonomi daerah-daerah tersebut menunjukkan sektor industri pengolahan, investasi, dan hilirisasi masih menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada awal 2026.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga
Mengapa Sektor Industri Jambi Tetap Jadi Primadona di Pasar Ekspor Dunia?
Bantuan Subsidi Upah 2026 Cair, Pekerja Terima Total Rp900 Ribu
Inflasi Jambi Tembus 2,97 Persen: Daya Beli Petani Naik, Kelas Menengah Terhimpit
Pasokan Menipis, Harga Cabai di Bungo Meroket Tajam di Pasar Tradisional
Penyebab Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS dan Langkah BI
Anggaran Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas Rp11 Triliun, DPR Buka Suara
Rupiah Rontok Rp18.000/US$, Bank Indonesia Buka Suara
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Mengapa Sektor Industri Jambi Tetap Jadi Primadona di Pasar Ekspor Dunia?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Bantuan Subsidi Upah 2026 Cair, Pekerja Terima Total Rp900 Ribu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Inflasi Jambi Tembus 2,97 Persen: Daya Beli Petani Naik, Kelas Menengah Terhimpit

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Pasokan Menipis, Harga Cabai di Bungo Meroket Tajam di Pasar Tradisional

Berita Terbaru