Kampar, oegopost.id – Kasus pencurian sawit Kampar Riau masih menjadi perhatian serius di wilayah perkebunan Tapung, Kabupaten Kampar.
PTPN IV PalmCo melalui PTPN IV Regional III menggandeng kepolisian, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk menekan narkoba dan pencurian hasil kebun sawit melalui kerja sama langsung di lapangan.
Sinergi Lapangan untuk Keamanan Perkebunan
PTPN IV menggelar sosialisasi di Dusun II Kota Batak, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung. Perusahaan memilih lokasi ini karena aktivitas pencurian hasil perkebunan masih kerap terjadi, terutama pada tandan buah segar (TBS) dan brondolan sawit.
Manager Kebun dan PKS Sei Garo, Rico Irwansyah Surbakti, menegaskan bahwa perusahaan mendorong kerja sama semua pihak untuk menjaga keamanan wilayah operasional.
“Penyalahgunaan narkoba sering memicu tindak kriminal lain, termasuk pencurian sawit,” kata Rico.
Ia menjelaskan bahwa perusahaan ingin membangun kesadaran bersama agar masyarakat ikut menjaga lingkungan tetap aman dan produktif.
Narkoba dan Dampaknya ke Keamanan
PTPN IV menyoroti hubungan erat antara narkoba dan meningkatnya tindak kriminal di sekitar perkebunan. Perusahaan menilai narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga memperburuk kondisi sosial di masyarakat.
Rico menyampaikan bahwa pencurian TBS dan brondolan sawit langsung berdampak pada perusahaan dan warga sekitar.
“Kalau keamanan terganggu, aktivitas masyarakat juga ikut terganggu. Karena itu kami mengajak semua pihak ikut menjaga,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan aparat dan pemerintah kecamatan yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Dukungan Aparat TNI dan Polri
Kapolsek Tapung Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto, mewakili Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai kolaborasi seperti ini membantu aparat menekan kasus pencurian sawit di wilayah Tapung.
“Terima kasih kepada PTPN IV yang sudah memfasilitasi kegiatan ini. Kami berharap angka pencurian sawit bisa terus menurun,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aparat terus memperkuat upaya pencegahan narkoba karena masalah tersebut sering berkaitan dengan meningkatnya kriminalitas.
Danramil 16 Tapung Kapt Inf Devi Khairul Edward juga mendukung langkah ini. Ia menilai kerja sama lintas sektor sangat penting untuk menjaga keamanan lingkungan.
“Kami berharap kerja sama ini terus berjalan agar setiap persoalan masyarakat bisa kita selesaikan bersama,” katanya.
Komitmen Perusahaan di Lapangan
PTPN IV PalmCo terus memperkuat komitmen menjaga keamanan operasional perkebunan. Perusahaan juga membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat sekitar wilayah kerja.
Melalui kegiatan ini, PTPN IV mendorong masyarakat untuk lebih sadar terhadap bahaya narkoba dan dampaknya terhadap tindak kriminal.
Perusahaan bersama aparat dan masyarakat berupaya menekan kasus pencurian sawit Kampar Riau serta menciptakan lingkungan perkebunan yang lebih aman dan tertib.
Penutup
Kolaborasi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat menunjukkan bahwa keamanan wilayah perkebunan membutuhkan kerja bersama. Semua pihak bergerak aktif untuk mencegah narkoba dan pencurian sawit sejak dini.
Dengan sinergi yang berkelanjutan, wilayah Tapung diharapkan semakin aman, produktif, dan kondusif bagi masyarakat.(ar)









