Penyidik Bongkar Dugaan Skema Lebih Besar di Balik Serangan Siber Bank 9 Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelidikan kasus Bank 9 Jambi berkembang ke dugaan korupsi TI dan serangan siber.( Ilustrasi Poto : AI )

Penyelidikan kasus Bank 9 Jambi berkembang ke dugaan korupsi TI dan serangan siber.( Ilustrasi Poto : AI )

Jambi,oegopost.id – Aparat penegak hukum memperluas penyelidikan kasus gangguan sistem di Bank 9 Jambi. Saat ini, penyidik tidak hanya menyoroti dugaan serangan siber, tetapi juga menelusuri kemungkinan penyimpangan dalam pengelolaan dugaan korupsi TI Bank 9 Jambi.

Pada awalnya, publik menganggap insiden ini sebagai peretasan sistem perbankan. Namun, seiring berkembangnya penyelidikan, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi menemukan sejumlah indikasi yang mengarah pada persoalan yang lebih kompleks yakni dugaan korupsi TI Bank 9 Jambi.

Penyidik periksa pengelolaan sistem TI

Lebih lanjut, penyidik memeriksa seluruh proses pengadaan dan pengelolaan sistem TI di Bank 9 Jambi. Mereka menelusuri pembelian perangkat, pengembangan sistem digital, dan kontrak pemeliharaan perangkat lunak.

Baca Juga :  Mayat Pria Ditemukan di Sungai Batang Tebo, Warga Heboh

Selain itu, tim juga mengevaluasi kerja sama dengan vendor. Sementara itu, hasil penyelidikan awal menunjukkan pelaku serangan siber memanfaatkan kelemahan sistem yang sudah ada sejak lama. Akibatnya, celah tersebut membuka peluang gangguan sistem dan kebocoran data. Di sisi lain, penyidik juga menelusuri kemungkinan keterlibatan pegawai internal maupun pihak luar yang memahami sistem teknologi bank.

Baca Juga :  Perampokan Modus Travel di Bungo, Lansia Kehilangan Rp35,5 Juta

Penyidik telusuri aliran dana

Selain itu, penyidik menelusuri pergerakan dana yang diduga berpindah melalui jalur digital, termasuk aset kripto. Hingga saat ini, tim menganalisis pola transaksi untuk menghubungkannya dengan kasus utama. Seiring waktu, kasus ini berkembang ke dugaan skema yang lebih luas.

Dengan demikian, penyidik mulai mengaitkan kemungkinan pelanggaran tata kelola TI, kejahatan siber, dan dugaan pencucian uang. Akhirnya, aparat masih mengumpulkan bukti untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus tersebut.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pasokan BBM ke Tambang Ilegal Tabir Barat Kembali Disorot Warga
Pria Bawa Sajam di Kerinci Diduga Peras Warga, Polisi Bertindak Cepat
Polres Tebo Tetapkan Pengasuh Ponpes Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Anak
Pimpinan Ponpes Tebo Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Asusila 7 Santri
Patroli Tim Serigala Kota Gagalkan Dugaan Tawuran, 12 Pemuda Diamankan di Telanaipura
Polisi Bongkar Jaringan Penadah Motor Curian Lintas Provinsi, 23 Unit Digagalkan ke Jambi
Polres Bungo Tangkap Pelaku Curanmor, Tiga Motor Diduga Hasil Kejahatan Diamankan
Polresta Jambi Gagalkan Penyelundupan 47.872 Benih Lobster dari Lampung ke Riau
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:00 WIB

Dugaan Pasokan BBM ke Tambang Ilegal Tabir Barat Kembali Disorot Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:00 WIB

Pria Bawa Sajam di Kerinci Diduga Peras Warga, Polisi Bertindak Cepat

Senin, 8 Juni 2026 - 20:00 WIB

Polres Tebo Tetapkan Pengasuh Ponpes Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Anak

Senin, 8 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tebo Ditangkap Polisi Terkait Dugaan Asusila 7 Santri

Senin, 8 Juni 2026 - 09:00 WIB

Patroli Tim Serigala Kota Gagalkan Dugaan Tawuran, 12 Pemuda Diamankan di Telanaipura

Berita Terbaru