Polisi Selidiki Dugaan Jual Beli Lahan Konsesi PT RHM di Tanjung Jabung Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tauhid (63), seorang petani cabai, malam itu masih mengenakan sepatu boot dan kaus yang tampak lusuh ketika dibawa ke Korem 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi, Rabu (2/9/2026) malam.(poto: jambitribun).

Tauhid (63), seorang petani cabai, malam itu masih mengenakan sepatu boot dan kaus yang tampak lusuh ketika dibawa ke Korem 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi, Rabu (2/9/2026) malam.(poto: jambitribun).

Jambi, oegopost.id – Polda Jambi saat ini menyelidiki kasus dugaan jual beli lahan di areal konsesi PT Rimba Hutani Mas (RHM). Kawasan hutan konservasi ini berlokasi di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Langkah aparat kepolisian ini merespons pengakuan jujur dari dua tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kedua pria berinisial AK (65) dan T (63) tersebut mengklaim menguasai area usai membelinya seharga Rp10 juta.

Penyidik Satgas mengusut tuntas keterlibatan pihak luar yang berani mentransaksikan aset negara ini secara ilegal. Tim gabungan terus memanggil para saksi untuk membongkar sindikat perdagangan areal terlarang tersebut.

Penyidik Bantah Status Petani dan Sebut Tersangka Perambah Hutan

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi AKBP Agung Basuki menegaskan fokus tim pendalami perkara ini. Beliau menyampaikan penjelasan resmi mengenai perkembangan penanganan kasus pada Kamis (10/9/2026).

Baca Juga :  Transformasi Digital Kementerian Hukum Jambi Tingkatkan Akses Layanan Publik Masyarakat

Agung mengklarifikasi identitas kedua tersangka yang belakangan viral di tengah masyarakat umum. Beliau menyebut AK dan T bukanlah petani biasa, melainkan perambah hutan yang sengaja merusak area konservasi.

Profesi petani yang tercantum pada KTP tersangka hanyalah formalidad identitas kependudukan semata. Para pelaku menggunakan modus tersebut untuk menyamarkan aktivitas illegal logging dan pembukaan lahan tanpa izin.

Satgas Karhutla Amankan Pelaku dan Jerat Pasal Berlapis

Satgas Karhutla menangkap AK dan T secara langsung di lokasi kejadian pada Rabu (2/9/2026). Petugas menemukan bukti aktivitas pembakaran yang mengancam ekosistem hutan lindung.

Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan langsung menetapkan status tersangka kepada kedua perambah tersebut. Penyidik menerapkan pasal berlapis guna memberikan efek jera kepada para perusak lingkungan.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Hadiri Kenal Pamit Kapolda Jambi di Gedung Siginjai

Para tersangka melanggar ketentuan pidana penguasaan kawasan hutan tanpa hak dan pembakaran secara ilegal. Jeratan regulasi mengacu pada UU Kehutanan yang telah diubah melalui UU Cipta Kerja serta UU Penyesuaian Pidana.

Ancaman hukuman untuk kedua pelaku mencapai pidana penjara maksimal 15 tahun. Penyidik juga mengenakan sanksi denda paling banyak Rp7,5 miliar atas kerusakan lingkungan yang timbul.

Polda Jambi mengimbau warga agar tidak mudah tergiur tawaran jual beli tanah murah di kawasan hutan. Kepolisian memastikan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam praktik transaksi ilegal lahan konsesi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi Bersaksi di PN Jaktim, Siap Tunjukkan Ijazah Asli UGM
Mengenal Rekam Jejak dan Fakta Karier Listyo Sigit Prabowo
Listyo Sigit Tersangka Sadap Prabowo, 3 Jenderal Resmi Ditahan
Kemenhut Jerat Dua Korporasi Karhutla, Satu Milik Singapura
MA Kabulkan Gugatan Suket Ijazah SMA Gibran
Korupsi DPRD Merangin: Kejati Sita 2 Mobil Hybrid dan Emas
Polisi Tangkap 8 Penyerang Mako Polres Merangin
Polda Jambi Sita 3,5 Kg Emas Ilegal dan Jerat 71 Tersangka
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:20 WIB

Jokowi Bersaksi di PN Jaktim, Siap Tunjukkan Ijazah Asli UGM

Rabu, 4 November 2026 - 15:14 WIB

Mengenal Rekam Jejak dan Fakta Karier Listyo Sigit Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 07:04 WIB

Listyo Sigit Tersangka Sadap Prabowo, 3 Jenderal Resmi Ditahan

Minggu, 1 November 2026 - 09:38 WIB

Kemenhut Jerat Dua Korporasi Karhutla, Satu Milik Singapura

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:30 WIB

MA Kabulkan Gugatan Suket Ijazah SMA Gibran

Berita Terbaru

Suasana pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, saat IHSG melonjak hingga 2,76 persen.(poto: AI).

Ekonomi

IHSG Hari Ini Tembus Level 5.000, Rupiah Justru Melemah

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:31 WIB

Seorang pekerja memeriksa status penerimaan Bantuan Subsidi Upah (BSU) melalui smartphone di sela jam istirahat.(poto: AI).

Ekonomi

Cara Cek BSU November 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:27 WIB