Dampak Kabut Asap Karhutla, Sekolah Madrasah Sungai Penuh Belajar dari Rumah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi PJJ.(poto: AI).

Ilustrasi PJJ.(poto: AI).

Sungai Penuh, oegopost.id – Kantor Kementerian Agama Kota Sungai Penuh menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di seluruh madrasah. Langkah tegas ini merespons dampak kabut asap karhutla yang kini semakin pekat mencemari kualitas udara wilayah setempat.

Kebijakan darurat tersebut tertuang dalam surat edaran resmi bernomor B-1033/Kk.05.11/2/PP.00/09/2026 yang terbit pada Rabu, 9 September 2026. Kepala Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh, H. Hardiman, menandatangani langsung instruksi penting bagi seluruh instansi pendidikan Islam di wilayahnya.

Kebijakan Belajar Dari Rumah Guna Mempertahankan Kesehatan Siswa

Pihak Kemenag meminta seluruh Kepala RA, MI, MTs, hingga MA segera mengalihkan proses pembelajaran menuju sistem jarak jauh. Pengalihan sistem belajar ini bertujuan utama melindungi kesehatan seluruh siswa beserta para guru dari bahaya ISPA.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Panggil Pertamina Evaluasi Kuota LPG 3 Kg

Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini berlaku efektif mulai 9 September hingga Sabtu, 12 September 2026 mendatang. Namun, durasi pelaksanaan PJJ masih bisa berubah menyesuaikan perkembangan kondisi kualitas udara di lapangan.

Para guru dapat memanfaatkan berbagai metode pembelajaran seperti modul interaktif, lembar kerja, hingga penugasan terstruktur secara mandiri. Sekolah harus menyesuaikan pemilihan metode belajar dengan kesiapan sarana digital yang dimiliki oleh masing-masing wali murid.

Penyesuaian Kurikulum Fleksibel Demi Menghindari Beban Belajar Siswa

Hardiman menegaskan agar tenaga pendidik menjalankan proses PJJ ini secara sangat fleksibel dan juga proporsional. Guru wajib menyesuaikan target capaian materi agar tidak memberikan beban tugas berlebihan kepada para peserta didik.

Baca Juga :  Rektor Universitas Islam Tebo Tinjau Kesiapan Sarana Kampus Jelang Ujian Akhir Semester

Kemenag meminta pihak sekolah terus memantau kondisi fisik serta kesehatan para siswa selama masa belajar dari rumah. Orang tua murid juga diimbau mendampingi anak-anak mereka agar tetap beraktivitas di dalam rumah selama paparan asap berlangsung.

Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di kelas baru akan kembali dibuka setelah situasi lingkungan benar-benar pulih. Pihak sekolah wajib menunggu pengumuman resmi terkait batas aman kualitas udara dari pemerintah daerah maupun instansi berwenang.

Langkah cepat Kemenag Sungai Penuh ini menjadi bentuk penanggulangan risiko bencana asap terhadap sektor pendidikan daerah. Masyarakat berharap pemerintah segera memadamkan titik api penyebab karhutla agar aktivitas belajar anak-anak kembali normal.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi
Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa
Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi
Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026
Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan
KEMORI Peduli UNJA 2026 Sambut Mahasiswa Baru Melalui Kegiatan Kepramukaan
UNJA Dorong Riset Digital Lewat Workshop PIPS FKIP
Tiga Tim PPK Ormawa UNJA Lolos Verifikasi Abdidaya 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:28 WIB

SPI Pendidikan 2026 Naik: KPK Soroti Dana BOS dan Joki Skripsi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Kepala SMAN Titian Teras Jambi Ungkap Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Siswa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Dari Intimidasi Guru Hingga Penganiayaan Siswa: Rapor Merah Pendidikan Jambi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Sungai Penuh Siap Raih Prestasi di OMI Provinsi Jambi 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Pemkab Tebo Raih Rp1 Triliun dari Pusat untuk Pendidikan

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB