Susi Pudjiastuti Resmi Menjabat Komisaris Utama Bank bjb dalam RUPST 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUPST Bank bjb 2026 resmi menunjuk Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama.( Poto :   detikfinance).

RUPST Bank bjb 2026 resmi menunjuk Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama.( Poto : detikfinance).

Jawa Barat, oegopost.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank bjb mengangkat Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Independen. Keputusan tersebut lahir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung di Bale Pakuan, Bandung, pada Selasa (28/4/2026).

Selain itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan langsung nama Susi Pudjiastuti sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan. Dengan demikian, pemegang saham menyepakati usulan tersebut karena menilai sosok Susi memiliki integritas dan pengalaman yang kuat.

Dedi Mulyadi Dorong Penguatan Integritas Manajemen

Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa ia memilih figur yang memiliki rekam jejak bersih dan kredibel. Selain itu, ia menyampaikan bahwa Susi Pudjiastuti mampu memberikan pandangan strategis dalam pengambilan keputusan di tubuh bank daerah tersebut.

“Saya memilih orang-orang yang memiliki integritas untuk memperkuat bank bjb,” ujarnya. Dengan pernyataan tersebut, ia menekankan arah kebijakan yang lebih transparan dan profesional.

Baca Juga :  Kenaikan BBM Nonsubsidi Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik

Bank bjb Tetapkan Dividen Rp900 Miliar

Selanjutnya, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tahun buku 2025 senilai Rp900 miliar atau setara Rp85,54 per saham. Selain itu, mereka juga menyepakati sejumlah agenda penting lainnya dalam RUPST.

Misalnya, bank bjb menunjuk akuntan publik untuk tahun buku 2025 dan memperbarui Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan). Kemudian, pemegang saham juga menyetujui perubahan anggaran dasar karena status bank bjb kini meningkat sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan (PIKK).

Bank bjb Perkuat Struktur dan Status Baru

Seiring perubahan tersebut, bank bjb memperkuat posisi strategisnya dalam industri keuangan nasional. Selain itu, perusahaan menyesuaikan struktur organisasi agar lebih adaptif terhadap regulasi dan kebutuhan bisnis.

Baca Juga :  Shrinkflation Kenaikan Harga Plastik Picu Pengurangan Isi Produk

Namun demikian, seluruh keputusan pengurus baru belum langsung berlaku. Sebaliknya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus terlebih dahulu memberikan persetujuan melalui proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Susunan Pengurus Baru Bank bjb

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama Independen: Susi Pudjiastuti
  • Komisaris Independen: Novian Herodwijanto
  • Komisaris Independen: Eydu Oktain Panjaitan
  • Komisaris: Rudie Kusmayadi
  • Komisaris: Herman Suryatman
  • Komisaris: Tomsi Tohir

Direksi

  • Direktur Utama: Ayi Subarna
  • Direktur Kepatuhan: Asep Dani Fadillah
  • Direktur Keuangan: Hana Dartiwan
  • Direktur Korporasi dan UMKM: Mulyana
  • Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini
  • Direktur Teknologi Informasi: Muhammad As’adi Budiman
  • Direktur Operasional: Herfinia

Seluruh jajaran pengurus tersebut akan mulai efektif setelah memperoleh persetujuan resmi dari OJK. Dengan demikian, struktur baru bank bjb diharapkan memperkuat kinerja dan tata kelola perusahaan ke depan.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

7 Usaha Kecil Minim Pesaing yang Bisa Anda Mulai Sekarang
Resep Bolu Pisang Panggang Tanpa Oven Takaran Gelas, Praktis dan Anti Gagal
Harga Minyak Goreng Naik di 224 Daerah, Tembus Rp60 Ribu per Liter
Pertumbuhan Ekonomi Jambi 4,93%: Kenapa Kesejahteraan Belum Merata?
IHSG Koreksi Tajam ke 7.129, Pasar Uji Level Kritis di Awal Pekan
Harga TBS Sawit Sumatera Fluktuatif di Akhir April 2026
Cara Membuat Parfum Tahan Lama: Wajib Coba 5 Trik Sederhana Ini
Daging Sapi Berpotensi Naik Akibat Kenaikan Harga Impor Sapi Bakalan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:00 WIB

7 Usaha Kecil Minim Pesaing yang Bisa Anda Mulai Sekarang

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:00 WIB

Resep Bolu Pisang Panggang Tanpa Oven Takaran Gelas, Praktis dan Anti Gagal

Rabu, 29 April 2026 - 09:00 WIB

Susi Pudjiastuti Resmi Menjabat Komisaris Utama Bank bjb dalam RUPST 2026

Selasa, 28 April 2026 - 10:00 WIB

Harga Minyak Goreng Naik di 224 Daerah, Tembus Rp60 Ribu per Liter

Senin, 27 April 2026 - 12:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Jambi 4,93%: Kenapa Kesejahteraan Belum Merata?

Berita Terbaru