Kemenkes Temukan Dugaan Pelanggaran dalam Kasus Kematian Dokter Internship di Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Temuan Kemenkes dr Myta ada dugaan pelanggaran dalam kasus kematian dokter internship di Jambi, termasuk temuan hasil investigasi.( Poto : KumparanNEWS ).

Temuan Kemenkes dr Myta ada dugaan pelanggaran dalam kasus kematian dokter internship di Jambi, termasuk temuan hasil investigasi.( Poto : KumparanNEWS ).

Jambi, oegopost.id – Temuan Kemenkes dr Myta, mengungkap hasil investigasi terkait meninggalnya dokter internship, di Kuala Tungkal, Jambi.

Dalam pemeriksaan tersebut, Kemenkes menemukan dugaan manipulasi jadwal jaga, lemahnya pengawasan dokter pendamping, serta kondisi dr Myta yang tetap menjalankan tugas meski sedang sakit.

Kemenkes menegaskan bahwa temuan ini akan menjadi dasar evaluasi sistem program internship dokter di Indonesia.

Keluarga Minta Perbaikan Sistem Internship

Orang tua dr Myta, Okta dan Haidriatul, meminta pemerintah memperbaiki sistem internship agar kejadian serupa tidak terulang.

Mereka berharap pengalaman ini menjadi titik perubahan dalam sistem pendidikan dan penugasan dokter muda.

Baca Juga :  Dokter Internship Myta Aprilia Azmy Meninggal, Beban Kerja Berat RSUD Jambi Disorot

Di sisi lain, keluarga menyampaikan apresiasi atas perhatian Kemenkes, termasuk bantuan beasiswa untuk adik dr Myta yang masih berkuliah di bidang kedokteran.

Kemenkes Hentikan Sementara Program di Kuala Tungkal

Kemenkes memutuskan untuk membekukan sementara program internship di Puskesmas dan RSUD Daud Arif Kuala Tungkal.

Seluruh peserta internship di wilayah tersebut dipindahkan ke fasilitas lain sambil menunggu hasil investigasi lanjutan.

Langkah ini diambil setelah Kemenkes menerima banyak laporan dan melakukan evaluasi langsung.

Sanksi untuk Dokter Pendamping

Kemenkes menjatuhkan teguran berat kepada dokter pendamping program internship.

Baca Juga :  Wali Kota Sungai Penuh Terima Gelar Adat Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh

Investigasi menemukan dugaan adanya perubahan atau manipulasi jadwal jaga dalam pengawasan program.

Kemenkes menilai pendamping tidak menjalankan fungsi pengawasan dengan baik, terutama dalam memantau kondisi kesehatan peserta internship.

Kondisi dr Myta Sebelum Meninggal

Dalam investigasi, Kemenkes memutar rekaman suara dr Myta yang menggambarkan kondisi kesehatannya sebelum meninggal.

Ia mengeluhkan demam tinggi, batuk, pilek, dan kelelahan, namun tetap menjalankan tugas di Instalasi Gawat Darurat.

Meski kondisinya menurun, dr Myta masih berusaha mencari pengganti jadwal jaga sebelum akhirnya harus terus bekerja dalam kondisi sakit.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Ratusan Siswa Madrasah Bersaing di Olimpiade Sains Jambi
Bupati Agus Rubiyanto Tinjau Jalan Penghubung Teluk Rendah untuk Diusulkan pada 2027
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak

Berita Terbaru