Harga Minyak Goreng Naik di 224 Daerah, Tembus Rp60 Ribu per Liter

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Minyak Goreng Terus Meroket, Ini Daerah dengan Harga Tertinggi.( Poto : Metro Tv)

Harga Minyak Goreng Terus Meroket, Ini Daerah dengan Harga Tertinggi.( Poto : Metro Tv)

Jakarta, oegopost.id – Harga minyak goreng di Indonesia masih bertahan tinggi hingga Senin (27/4/2026). Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk segera bertindak agar masyarakat tidak semakin terbebani.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, menyampaikan bahwa kenaikan harga minyak goreng menyebabkan Indeks Perkembangan Harga (IPH) komoditas ini terus meluas. Pada minggu keempat April 2026, sebanyak 224 kabupaten/kota mencatat kenaikan IPH. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan minggu ketiga April yang mencatat 207 wilayah.

Ia menegaskan bahwa tren kenaikan ini perlu perhatian serius karena harga minyak goreng belum menunjukkan tanda penurunan. Dalam rapat koordinasi inflasi Kementerian Dalam Negeri, Ateng menjelaskan bahwa jumlah daerah yang mengalami kenaikan IPH terus bertambah dari minggu ke minggu.

Harga Tertinggi Capai Rp60.000 per Liter

Beberapa daerah mencatat harga yang jauh lebih tinggi dibanding wilayah lain. Kabupaten Intan Jaya mencatat harga tertinggi sebesar Rp60.000 per liter. Selanjutnya, Kabupaten Pegunungan Bintang mencapai Rp50.000 per liter, dan Kabupaten Puncak Jaya sebesar Rp42.000 per liter.

Baca Juga :  Belanja Pemerintah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I-2026

Kondisi ini menunjukkan ketimpangan harga antarwilayah yang cukup signifikan.

Harga Nasional Masih Bergerak Naik

Data dari Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa harga minyak goreng secara nasional masih cenderung meningkat.

  • Minyak goreng kemasan premium mencapai Rp21.923 per liter, naik 0,16% dari sebelumnya
  • Minyak goreng curah mencapai Rp19.556 per liter, naik 0,07%
  • Minyakita berada di Rp15.881 per liter, turun tipis 0,05%

Jika dibandingkan dengan sepekan sebelumnya:

  • Minyak premium naik 0,77%
  • Minyak curah naik 0,46%
  • Minyakita justru turun 0,62%

Pergerakan Harga di Jakarta Beragam

Di Jakarta, harga minyak goreng menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Harga minyak goreng kemasan premium mencapai Rp22.729 per kilogram atau naik 2,5% dari hari sebelumnya. Kenaikan terjadi di Jakarta Utara dan Jakarta Timur, masing-masing naik sekitar Rp1.000 per kilogram.

Baca Juga :  Penduduk Usia Kerja Jambi Meningkat, Partisipasi Tenaga Kerja Melambat

Sementara itu, harga minyak goreng curah turun menjadi Rp21.573 per kilogram. Namun, Jakarta Barat justru mencatat kenaikan kecil pada komoditas ini. Untuk Minyakita, harga turun menjadi Rp17.104 per liter. Meski begitu, Jakarta Selatan mengalami lonjakan harga yang sangat tinggi hingga mencapai Rp28.233 per kilogram.

Pemerintah Perlu Segera Bertindak

Kenaikan harga minyak goreng di ratusan daerah menunjukkan tekanan yang semakin luas terhadap kebutuhan pokok masyarakat. Pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan harga dan menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanwil Kemenkum Jambi Dorong Indikasi Geografis Anyaman Purun dan Penguatan Koperasi Tanjung Jabung Barat
Harga Emas Perhiasan di Jambi Naik ke Rp8,55 Juta per Mayam, Antam Ikut Menguat
Harga Sawit Jambi Naik, TBS Periode 12–18 Juni 2026 Tembus Rp3.706,67 per Kg
Satgas Pangan Jambi Perketat Pengawasan Harga Bahan Pokok di Pasar Usai Penyesuaian BBM
Polda Jambi Telusuri Dugaan Kartel Harga Sawit, Pergerakan TBS Jadi Sorotan
Koperasi Desa Merah Putih di Jambi: Penggerak Ekonomi atau Ancaman bagi Warung Rakyat?
Harga Emas Hari Ini Naik di Pegadaian, Antam, UBS, dan Galeri 24 Kompak Menguat
Daya Beli Masyarakat di Pasar Angso Duo Jambi Melemah, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 05:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Dorong Indikasi Geografis Anyaman Purun dan Penguatan Koperasi Tanjung Jabung Barat

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:18 WIB

Harga Emas Perhiasan di Jambi Naik ke Rp8,55 Juta per Mayam, Antam Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:04 WIB

Harga Sawit Jambi Naik, TBS Periode 12–18 Juni 2026 Tembus Rp3.706,67 per Kg

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:00 WIB

Satgas Pangan Jambi Perketat Pengawasan Harga Bahan Pokok di Pasar Usai Penyesuaian BBM

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

Polda Jambi Telusuri Dugaan Kartel Harga Sawit, Pergerakan TBS Jadi Sorotan

Berita Terbaru