Wonosobo, oegopost.id – RSUD KRT Setjonegoro Kabupaten Wonosobo meluncurkan program makan gratis untuk penunggu pasien kelas 3.
Rumah sakit ini menyediakan makan tiga kali sehari bagi keluarga pasien agar mereka tidak terbebani biaya konsumsi selama mendampingi perawatan.
Direktur RSUD KRT Setjonegoro, dr. Danang Sananto, MM, menyampaikan bahwa program ini lahir dari pengalaman langsung di lingkungan rumah sakit.
Ia pernah melihat pasangan suami istri berbagi satu porsi nasi saat menunggu anak mereka yang sedang dirawat.
Pengalaman itu mendorong pihak rumah sakit untuk bergerak cepat.
Dr. Danang kemudian merancang program makan gratis agar keluarga pasien tidak mengalami kondisi serupa. Ia menegaskan bahwa rumah sakit harus memperhatikan pasien dan keluarganya sekaligus.
Program Berjalan Sejak 2022
RSUD KRT Setjonegoro mulai menjalankan program ini pada tahun 2022. Setiap hari, rumah sakit menyediakan makan gratis tiga kali untuk penunggu pasien kelas 3.
Program ini menyasar keluarga pasien yang berasal dari kelompok ekonomi lemah.
Program ini membantu keluarga pasien menjaga kondisi fisik selama mendampingi perawatan. Mereka juga dapat lebih fokus menemani pasien tanpa memikirkan biaya makan harian.
Inovasi Layanan Kesehatan Lainnya
RSUD KRT Setjonegoro juga mengembangkan beberapa inovasi lain. Salah satunya program SOBO PAKU ANTING untuk menangani stunting.
Program ini memberi konseling gizi, edukasi tumbuh kembang anak, dan layanan kunjungan rumah.
Di bidang darurat, rumah sakit menjalankan layanan AMBULANCE JAGO. Layanan ini menjemput pasien gawat darurat dan korban kecelakaan secara gratis.
Tenaga medis ikut mendampingi proses penanganan awal.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Ketua Tim Asistensi Bupati Wonosobo, Idham Cholid, mengapresiasi langkah Rumah Sakit Umum Daerah KRT Setjonegoro.
Ia menilai rumah sakit ini berhasil menghadirkan layanan yang humanis dan mudah dirasakan masyarakat.
Ia juga mendorong agar inovasi seperti ini terus berkembang. Menurutnya, pelayanan kesehatan harus profesional sekaligus dekat dengan kebutuhan warga.(ar)









