Puluhan Hektare Sawah Tanjabbar Mengalami Fuso

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: petani gagal panen.(poto: jambiprima.com).

Ilustrasi: petani gagal panen.(poto: jambiprima.com).

Tanjung Jabung Barat, oegopost.id – Luas gagal panen sawah tanjabbar mencapai puluhan hektare setelah dilanda berbagai gangguan cuaca ekstrim sejak pertengahan tahun ini. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat total kerusakan tanaman padi warga mencapai puluhan hektare.

Dampak fenomena fuso ini tersebar di beberapa kawasan yang menjadi pusat produksi padi wilayah setempat. Petani di daerah terdampak terancam kehilangan potensi hasil produksi untuk periode musim tanam sekarang.

Sebaran Lokasi Kerusakan Lahan Pertanian Padi Warga

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Barat M Riza Pahlevi menyampaikan data wilayah yang mengalami kerusakan. Kecamatan Pengabuan mencatatkan luasan lahan fuso paling mendominasi dibandingkan daerah lainnya.

Wilayah Pengabuan mencatatkan angka kerusakan mencapai puluhan hektare lahan sawah produktif. Sementara itu kawasan Merlung dan Betara juga melaporkan dampak kehancuran tanaman padi milik warga.

Faktor kondisi cuaca ekstrem serta fenomena lingkungan menjadi pemicu utama munculnya persoalan tersebut. Musim kemarau panjang memicu kekeringan mendalam yang merusak pertumbuhan tanaman padi milik masyarakat.

Baca Juga :  Sutan Adil Hendra Imbau Petani Jambi Antisipasi Musim Kemarau Sejak Dini

Selain ancaman kekeringan, sebagian lahan pertanian justru mengalami kerusakan parah akibat terendam banjir. Serangan organisme pengganggu tanaman turut memperparah tingkat kerusakan fisik padi di areal pesawahan.

Pemerintah daerah menilai kasus gagal panen ini bukan merupakan peristiwa pertama bagi para petani lokal. Kerusakan tanaman padi tersebut umumnya terjadi secara tersebar dan tidak merusak seluruh hamparan sawah.

Karakteristik kerusakan seperti ini terus berulang hampir setiap tahun menjelang masa panen tiba. Kerugian petani biasanya bervariasi tergantung pada ketahanan tanaman padi di masing-masing lokasi persawahan.

Langkah Penanganan Dan Mekanisme Bantuan Benih Padi

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat langsung bergerak menyusun skema bantuan bagi para petani terdampak. Pemerintah memprioritaskan penyaluran benih padi pengganti agar lahan pertanian bisa segera ditanami kembali.

Dinas terkait sedang mengecek seluruh ketersediaan stok benih yang tersimpan di gudang daerah. Petugas memastikan kesiapan pasokan bantuan sebelum mendistribusikannya secara langsung kepada para kelompok tani.

Baca Juga :  Nilai Tukar Petani Jambi Dikawal HKTI, Sutan Adil Hendra Tegaskan Kesejahteraan Petani

Pemerintah kabupaten siap berkoordinasi dengan pihak pemerintah provinsi apabila cadangan benih lokal tidak mencukupi. Langkah koordinasi ini bertujuan menjamin seluruh petani terdampak mendapatkan jatah benih pengganti yang sepadan.

Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi menjadi rujukan pengajuan tambahan bantuan benih tersebut. Skema penanganan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kegiatan bercocok tanam di tingkat tapak.

Prosedur pengajuan bantuan memerlukan laporan resmi dari kelompok tani maupun pihak pemerintah desa setempat. Berkas laporan tersebut menjadi syarat mutlak untuk memicu proses verifikasi lapangan oleh petugas teknis.

Petugas lapangan akan mencocokkan data kerusakan tanaman padi berdasarkan laporan tertulis yang masuk. Verifikasi faktual ini memastikan penyaluran bantuan benih pengganti dapat berjalan tepat sasaran.

Pemerintah daerah menegaskan komitmen penuh untuk mendampingi seluruh petani yang tertimpa musibah gagal panen. Fasilitasi penggantian benih akan berjalan lancar selama pengajuan memenuhi seluruh kriteria dan prosedur berlaku.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Pupuk Palsu di Bandung Barat Terbongkar, Capai 5 Ton Sehari
LTT Padi Jambi Lampaui Target, 123 Hektare Terancam Kering
Sinergi Pusat dan Daerah Salurkan Bantuan Traktor Merangin
Kemarau Panjang Landa Muara Bulian, Ratusan Hektare Sawah Kekeringan di Batanghari Terancam Gagal Panen
Wali Kota Sungai Penuh Dukung Pengembangan Sektor Perkebunan di Festival Kopi Kerinci 2026
Babinsa Tebo Dampingi Penyerapan Gabah Petani Desa Kemantan
PTPN IV PalmCo Uji Tanam Kedelai di Lahan Replanting Sawit Sumut
Pemkot Sungai Penuh Dorong Pertanian Lewat Bibit Kopi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Pabrik Pupuk Palsu di Bandung Barat Terbongkar, Capai 5 Ton Sehari

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:48 WIB

LTT Padi Jambi Lampaui Target, 123 Hektare Terancam Kering

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Sinergi Pusat dan Daerah Salurkan Bantuan Traktor Merangin

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kemarau Panjang Landa Muara Bulian, Ratusan Hektare Sawah Kekeringan di Batanghari Terancam Gagal Panen

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Dukung Pengembangan Sektor Perkebunan di Festival Kopi Kerinci 2026

Berita Terbaru

Suasana pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, saat IHSG melonjak hingga 2,76 persen.(poto: AI).

Ekonomi

IHSG Hari Ini Tembus Level 5.000, Rupiah Justru Melemah

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:31 WIB

Seorang pekerja memeriksa status penerimaan Bantuan Subsidi Upah (BSU) melalui smartphone di sela jam istirahat.(poto: AI).

Ekonomi

Cara Cek BSU November 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:27 WIB