Sutan Adil Hendra Imbau Petani Jambi Antisipasi Musim Kemarau Sejak Dini

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM.(poto: istimewa).

Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM.(poto: istimewa).

Jambi, oegopost.id – Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM, mengingatkan petani untuk selalu memprioritaskan ketersediaan air musim kemarau di lahan pertanian. Sosok yang akrab disapa SAH ini menegaskan bahwa petani harus menyiapkan pengelolaan air sejak awal guna mencegah risiko gagal panen.

Persoalan air wajib menjadi perhatian utama seluruh pengelola lahan sebelum memasuki periode curah hujan rendah. Kekurangan pasokan air pada fase penting dapat mengganggu pertumbuhan tanaman hingga menurunkan hasil produksi pertanian secara drastis.

Kebutuhan pasokan air sangat krusial saat tanaman memasuki fase pembentukan akar serta pertumbuhan vegetatif. Selain itu, tanaman juga membutuhkan air yang cukup pada periode pembungaan hingga proses pengisian hasil panen.

Petani tidak boleh menunggu tanaman mulai layu atau sumber air mengering baru mencari solusi darurat. Pengelolaan sumber daya air secara terencana sejak awal menjadi kunci utama keberhasilan usaha tani masyarakat Jambi.

Upaya Pemanfaatan Sumber Air Dan Penampungan Air Hujan

SAH mengajak para petani memanfaatkan seluruh potensi sumber air yang ada di sekitar kawasan pertanian. Petani dapat mengelola embung, kolam penampungan, saluran irigasi, sumur, maupun air permukaan sebagai cadangan saat kemarau melanda.

Baca Juga :  Harga Pare di Muaro Jambi Turun, Petani Sekernan Tertekan Lonjakan Biaya Produksi

Masyarakat tani tidak boleh membiarkan air hujan mengalir begitu saja tanpa proses penampungan yang optimal. Petani perlu menampung air hujan secara maksimal demi menjaga keberlanjutan pasokan air selama periode kemarau berlangsung.

Pengelolaan air hujan yang bijak membantu menjaga stabilitas produksi pangan di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu. Langkah ini sekaligus menjadi strategi adaptif dalam menghadapi penurunan curah hujan di kawasan sentra produksi.

Penerapan Teknik Pengairan Hemat Dan Konservasi Tanah Pertanian

Selain menjaga ketersediaan pasokan, efisiensi dalam pemakaian air juga menjadi prioritas yang sangat penting. Para petani dapat mengatur jadwal penyiraman tanaman secara teratur dan memperbaiki setiap saluran irigasi yang mengalami kebocoran.

Penerapan teknik pengairan hemat air membantu menghemat cadangan air yang tersimpan di dalam waduk maupun sumur. Langkah ini memastikan setiap tetes air memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan tanaman di lapangan.

Baca Juga :  SAH: Kebijakan Pertanian Presiden Prabowo Buka Babak Baru Kesejahteraan Petani

Petani juga perlu menerapkan teknik konservasi tanah untuk mempertahankan tingkat kelembapan lahan secara optimal. Langkah konservasi ini secara efektif mengurangi dampak kekeringan yang berpotensi merusak jaringan tanaman pertanian.

Penguatan Sarana Infrastruktur Pertanian Oleh Pemerintah Daerah Jambi

SAH menegaskan bahwa menghadapi kemarau tidak hanya sebatas mencari sumber air baru di sekitar lahan. Pengelolaan air yang tersedia secara bijak dan berkelanjutan menjadi kunci utama dalam menekan risiko bencana kekeringan.

Konservasi air harus menjadi kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat. Kolaborasi yang kuat akan mempermudah penerapan strategi mitigasi kekeringan di wilayah sentra pertanian.

SAH mendorong pemerintah daerah bersama kelompok tani untuk memperkuat infrastruktur pendukung pertanian di seluruh kawasan. Pembangunan serta pemeliharaan jaringan irigasi dan fasilitas penyediaan air harus menjadi prioritas pembangunan daerah.

Fasilitas infrastruktur yang memadai memastikan petani memiliki cadangan air yang cukup selama periode curah hujan rendah. Langkah nyata ini menjadi fondasi utama dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani Jambi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Pusat dan Daerah Salurkan Bantuan Traktor Merangin
Kemarau Panjang Landa Muara Bulian, Ratusan Hektare Sawah Kekeringan di Batanghari Terancam Gagal Panen
Wali Kota Sungai Penuh Dukung Pengembangan Sektor Perkebunan di Festival Kopi Kerinci 2026
Puluhan Hektare Sawah Tanjabbar Mengalami Fuso
Babinsa Tebo Dampingi Penyerapan Gabah Petani Desa Kemantan
PTPN IV PalmCo Uji Tanam Kedelai di Lahan Replanting Sawit Sumut
Pemkot Sungai Penuh Dorong Pertanian Lewat Bibit Kopi
Pemkot Sungai Penuh Dorong Swasembada Pangan Modern
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Sinergi Pusat dan Daerah Salurkan Bantuan Traktor Merangin

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Kemarau Panjang Landa Muara Bulian, Ratusan Hektare Sawah Kekeringan di Batanghari Terancam Gagal Panen

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Dukung Pengembangan Sektor Perkebunan di Festival Kopi Kerinci 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 17:29 WIB

Puluhan Hektare Sawah Tanjabbar Mengalami Fuso

Sabtu, 19 September 2026 - 17:14 WIB

Babinsa Tebo Dampingi Penyerapan Gabah Petani Desa Kemantan

Berita Terbaru

Tim analis keamanan siber memantau ancaman pembobolan sistem dan peringatan kritis pada layar pusat kendali di India.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Bobol Sistem di India, Peringatan Kritis Muncul

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:09 WIB

Ilustrasi Pengguna mencoba fitur stiker bersuara dan tata letak baru kolom pesan WhatsApp di layar ponsel pintar.(poto: AI).

Teknologi

WhatsApp Uji Stiker Bersuara dan Desain Baru Kolom Chat

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:04 WIB

Peneliti siber menganalisis diagram serangan siber otomatis agen AI terhadap ribuan website perusahaan global.(ilustrasi Poto: AI).

Teknologi

Serangan Agen AI Tembus Sistem Keamanan 100 Perusahaan Besar

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:58 WIB

Aktivitas pergerakan grafik saham dan IHSG di layar monitor bursa efek.(poto: AI).

Bisnis

IHSG Menguat ke Level 5.439, Waspadai Sentimen Ini

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:50 WIB