KERINCI, Oegopost.id – Pemerintah Desa Bukit Pulai meluncurkan program ketahanan pangan berbasis budidaya ayam petelur. Langkah strategis ini memperkuat ketersediaan bahan pangan sekaligus memutar roda perekonomian warga secara berkelanjutan.
Unit usaha peternakan baru ini membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Warga desa terlibat aktif mengelola operasional harian, mulai dari merawat ternak, membagikan pakan, hingga memanen telur.
Produksi telur harian menghadirkan perputaran uang yang cepat dan stabil bagi desa. Penjualan telur segar mendatangkan pendapatan rutin warga serta memperkuat arus kas usaha desa.
Pasokan telur lokal yang konsisten membantu menjaga harga pasar tetap terjangkau. Masyarakat Bukit Pulai kini mengonsumsi sumber protein berkualitas tinggi tanpa perlu bergantung pada pasokan pasokan luar daerah.
Kelola BUMDes dan Efisiensi Pakan
Pemerintah desa memercayakan pengawasan usaha ini kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pengelola menjalankan unit bisnis ini secara transparan agar pencatatan keuangan dan pembagian hasil usaha berjalan rapi demi kemajuan bersama.
Tim operasional memberi perhatian khusus pada efisiensi biaya pakan harian. Pengelola mencampur bahan pakan lokal berkualitas untuk menekan pengeluaran tanpa mengurangi nutrisi ayam.
Pencegahan penyakit menjadi fokus utama petugas di lapangan melalui pembersihan kandang secara teratur. Pemberian vaksinasi berkala menjaga daya tahan tubuh ayam sehingga produksi telur terus berada pada tingkat tertinggi.
Usaha ternak ini juga mengolah limbah kotoran ayam menjadi pupuk organik berkualitas tinggi. Petani setempat memanfaatkan pupuk tersebut untuk menyuburkan tanah pertanian sekaligus memangkas biaya pembelian pupuk kimia.
Pengelolaan peternakan yang terencana menghadirkan manfaat ganda bagi warga desa. Program ini tidak hanya menyediakan pangan murah, tetapi juga meningkatkan pendapatan harian rumah tangga.
Integrasi antara peternakan ayam dan sektor pertanian menciptakan sistem ekonomi sirkular di Desa Bukit Pulai. Bahan limbah peternakan kembali mendukung produktivitas lahan sawah dan perkebunan warga.
Pemerintah desa terus mengawasi perkembangan usaha ini agar manfaatnya menjangkau lebih banyak keluarga. Pendampingan teknis berkala membantu pengelola mengatasi kendala operasional dengan cepat.
Pemdes Bukit Pulai optimistis inisiatif ketahanan pangan ini menjadi fondasi kuat menuju kemandirian ekonomi desa di masa depan.(**)









