Angka Ketidakcukupan Pangan Sungai Penuh Tertinggi di Jambi 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sungai Penuh mencatat angka Prevalence of Undernourishment (PoU) tertinggi di Provinsi Jambi pada 2025.( poto: istimewa)

Kota Sungai Penuh mencatat angka Prevalence of Undernourishment (PoU) tertinggi di Provinsi Jambi pada 2025.( poto: istimewa)

Sungai Penuh, oegopost.id – PoU Kota Sungai Penuh menjadi yang tertinggi di Provinsi Jambi pada 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka Prevalence of Undernourishment (PoU) Kota Sungai Penuh mencapai 12,81 persen.

Angka tersebut menempatkan Kota Sungai Penuh di posisi pertama dengan tingkat ketidakcukupan konsumsi pangan tertinggi dibandingkan sembilan kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jambi.

Berdasarkan data BPS, angka PoU Sungai Penuh berada di atas rata-rata nasional yang tercatat sebesar 7,89 persen. Kondisi ini menunjukkan masih terdapat tantangan dalam pemenuhan kebutuhan energi pangan masyarakat.

Sementara itu, Kabupaten Muaro Jambi menjadi daerah dengan angka PoU terendah di Jambi pada 2025 dengan persentase 8,04 persen.

PoU Gambarkan Kecukupan Asupan Energi Warga

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelaskan bahwa PoU merupakan indikator yang menunjukkan persentase penduduk yang tidak mendapatkan energi pangan cukup untuk menjalani kehidupan normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut digunakan untuk melihat kondisi kerawanan pangan di suatu wilayah. Nilai PoU menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menyusun kebijakan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Tebo Dampingi Kerajaan Perak Ziarah Bukit Siguntang, Perkuat Budaya Melayu

Dengan angka 12,81 persen, data tersebut menunjukkan sebagian penduduk Kota Sungai Penuh menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan energi harian.

Kondisi ini menjadi perhatian karena pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan makanan, tetapi juga kemampuan masyarakat dalam mengakses pangan yang cukup dan bergizi.

Sungai Penuh Lampaui Daerah Lain di Jambi

Berdasarkan daftar BPS Provinsi Jambi tahun 2025, Kota Sungai Penuh berada di urutan tertinggi angka PoU dibandingkan daerah lain.

Berikut perbandingan angka PoU kabupaten/kota di Provinsi Jambi:

  1. Kabupaten Muaro Jambi: 8,04 persen
  2. Kabupaten Bungo: 8,16 persen
  3. Kota Jambi: 9,14 persen
  4. Kabupaten Sarolangun: 9,70 persen
  5. Kabupaten Merangin: 10,02 persen
  6. Kabupaten Tebo: 10,21 persen
  7. Kabupaten Batang Hari: 11,14 persen
  8. Kabupaten Tanjung Jabung Timur: 11,85 persen
  9. Kabupaten Kerinci: 12,15 persen
  10. Kota Sungai Penuh: 12,81 persen
Baca Juga :  Kakanwil Ditjenpas Jambi Buka Pekan Olahraga Lapas Jambi Sambut HUT Kemerdekaan RI

Data tersebut menunjukkan angka ketidakcukupan pangan di Sungai Penuh masih menjadi tantangan di bandingkan wilayah lain di Provinsi Jambi.

Pemerintah Perlu Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Meskipun data tersebut menggambarkan kondisi PoU pada 2025, pemerintah daerah perlu mengidentifikasi faktor yang memengaruhi tingginya angka tersebut.

Beberapa faktor yang dapat berkaitan dengan kondisi ketahanan pangan antara lain harga bahan pangan, distribusi kebutuhan pokok, serta daya beli masyarakat.

Penguatan sektor pangan lokal, dukungan terhadap produksi pertanian, serta program peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi langkah penting untuk memperbaiki kondisi tersebut.

Kota Sungai Penuh sebagai salah satu daerah di Provinsi Jambi perlu memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi.

Dengan angka PoU 12,81 persen, peningkatan perhatian terhadap ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat Kota Sungai Penuh.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB