Revitalisasi Sungai Batang Hari Tingkatkan Ekonomi Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi Ivan Wirata dorong revitalisasi Sungai Batang Hari Jambi untuk jalur transportasi.(poto: istimewa).

Akademisi Ivan Wirata dorong revitalisasi Sungai Batang Hari Jambi untuk jalur transportasi.(poto: istimewa).

Batang Hari, oegopost.id – Revitalisasi Sungai Batang Hari menjadi langkah strategis untuk mengembalikan peran penting sungai terpanjang di Pulau Sumatera tersebut. Akademisi sekaligus pakar transportasi Ivan Wirata menilai pengembangan kawasan ini harus berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Menurut Ivan, Batang Hari bukan sekadar aliran air biasa yang membelah Provinsi Jambi. Sungai sepanjang lebih dari 800 kilometer ini merupakan nadi peradaban masyarakat sejak era Kerajaan Melayu Jambi hingga masa kejayaan Sriwijaya.

Pada masa lalu, sungai ini menjadi jalur perdagangan utama yang menghubungkan wilayah pedalaman dengan dunia luar. Kini, seluruh pihak perlu menghidupkan kembali fungsi sejarah tersebut secara modern.

Ivan menegaskan bahwa upaya pemulihan fungsi sungai harus berfokus pada tiga dimensi utama. Tiga dimensi tersebut mencakup konektivitas transportasi, pelestarian lingkungan hidup, serta pengembangan ekonomi masyarakat.

Potensi Angkutan Sungai Kurangi Beban Jalan Darat

Pada sektor transportasi, moda angkutan sungai mampu menjadi solusi efektif untuk mengurangi beban jalan darat. Jalur air ini dapat mendukung distribusi logistik dari wilayah hulu menuju Kota Jambi.

Wilayah hulu seperti Kabupaten Bungo, Tebo, dan Sarolangun memiliki potensi pengiriman barang yang sangat besar. Penggunaan jalur sungai akan memperlancar arus barang secara lebih efisien.

Baca Juga :  Fadli Zon Tegaskan Indonesia Negara Peradaban Saat Kuliah Umum UNJA Jambi

Pemerintah perlu melakukan pengerukan alur sungai yang tepat untuk mendukung kelancaran navigasi kapal. Selain itu, pengerjaan revitalisasi dermaga-dermaga tradisional akan membuka peluang angkutan barang dan penumpang.

Langkah ini akan mengembalikan kejayaan transportasi air yang pernah menjadi andalan warga Jambi. Efisiensi biaya distribusi barang juga dapat tercapai melalui pemanfaatan kembali jalur sungai ini.

Penanganan Sedimentasi Dan Tambang Emas Tanpa Izin

Dari sisi lingkungan, Sungai Batang Hari saat ini menghadapi berbagai tantangan ekologis yang cukup serius. Masalah utama meliputi pendangkalan akibat sedimentasi dan alih fungsi lahan di daerah tangkapan air.

Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) juga semakin memperparah kerusakan ekosistem sungai. Kondisi ini membutuhkan penanganan cepat agar dampak buruknya tidak semakin meluas.

Ivan menekankan pentingnya sinkronisasi antara Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jambi dengan program pengendalian DAS. Penataan ruang yang harmonis akan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah di masa depan.

Pembangunan infrastruktur daerah tidak boleh mengabaikan daya dukung lingkungan di sekitar aliran sungai. Keseimbangan ekologi harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pembangunan.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rekor Terendah Rp17.721 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global

Konsep Waterfront Development Dorong Sektor Usaha Mikro

Pada aspek ekonomi, Ivan melihat peluang besar dalam pengembangan kawasan tepian sungai. Penerapan konsep river tourism dan waterfront development dapat mengubah wajah kawasan Batang Hari.

Kawasan sungai berpotensi menjadi ruang publik baru yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Penataan kawasan ini akan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah juga akan merasakan dampak positif dari penataan ini. Masyarakat sekitar dapat memanfaatkan peluang usaha baru di sepanjang bantaran sungai.

Namun, Ivan menegaskan bahwa pemulihan fungsi Batang Hari bukanlah proyek yang selesai dalam waktu singkat. Program besar ini memerlukan komitmen jangka panjang serta kerja keras dari semua pihak.

Keberhasilan program ini hanya bisa terwujud melalui kerja kolaboratif lintas sektor yang solid. Pemerintah, akademisi, pelaku transportasi, dan masyarakat harus bersatu mengembalikan fungsi sungai ini.

Sinergi tersebut akan menjadikan Batang Hari sebagai urat nadi ekonomi sekaligus identitas budaya Jambi. Warisan leluhur ini harus terus dijaga agar memberikan manfaat bagi generasi mendatang.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Tembus Level 5.000, Rupiah Justru Melemah
Cara Cek BSU November 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP
Simulasi Cicilan KUR BRI 2026: Syarat dan Cara Pengajuan
Cek Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Seluruh Daerah
Aturan Baru BSU 2026 Resmi Terbit, Pekerja Dapat Rp900 Ribu
KAI Siapkan Diskon Tiket 30 Persen dan Kursi Tambahan Nataru
Investasi Kota Jambi 2026 Tembus Target Rp1,5 Triliun
Pemerintah Percepat Pasokan Beras untuk Warga Desil 1–4
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 10:31 WIB

IHSG Hari Ini Tembus Level 5.000, Rupiah Justru Melemah

Kamis, 5 November 2026 - 10:27 WIB

Cara Cek BSU November 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP

Rabu, 4 November 2026 - 11:01 WIB

Simulasi Cicilan KUR BRI 2026: Syarat dan Cara Pengajuan

Minggu, 1 November 2026 - 09:48 WIB

Cek Harga BBM Pertamina 1 November 2026 Seluruh Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Aturan Baru BSU 2026 Resmi Terbit, Pekerja Dapat Rp900 Ribu

Berita Terbaru

Infografis peta prakiraan cuaca 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi untuk Jumat, 6 November.(poto: AI).

Daerah

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan di Jambi 6 November

Jumat, 6 Nov 2026 - 09:49 WIB

Suasana pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, saat IHSG melonjak hingga 2,76 persen.(poto: AI).

Ekonomi

IHSG Hari Ini Tembus Level 5.000, Rupiah Justru Melemah

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:31 WIB

Seorang pekerja memeriksa status penerimaan Bantuan Subsidi Upah (BSU) melalui smartphone di sela jam istirahat.(poto: AI).

Ekonomi

Cara Cek BSU November 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:27 WIB