Jambi, Oegopost.id – Pemerintah Kota Jambi terus mematangkan proyek pengolahan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talang Gulo bersama PT Regen Bioteknologi Indonesia. Kerja sama strategis ini bakal memasuki babak baru seiring rencana kedatangan mesin pemrosesan ke lokasi proyek pada akhir Oktober 2026.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Mahruzar, menegaskan bahwa kehadiran rangkaian mesin tersebut menjadi syarat mutlak sebelum operasional pengolahan sampah berjalan penuh. Pemkot Jambi menaruh harapan besar pada teknologi ini guna memangkas volume sampah harian sekaligus memperpanjang usia pakai TPA Talang Gulo.
Mesin Pengolah Tiba dan Kas Daerah Kantongi Rp640 Juta
Mitra swasta saat ini fokus menuntaskan pengiriman seluruh alat kerja ke lokasi penampungan akhir. Begitu peralatan tiba di TPA Talang Gulo pada akhir bulan ini, tim teknis langsung menyiapkan uji coba operasional mesin.
Dari sisi kewajiban sewa, PT Regen Bioteknologi Indonesia telah menyetor dana sekitar Rp640 juta ke kas daerah Kota Jambi. Setoran tunai tersebut mencakup biaya sewa lahan kantor serta area pengolahan sampah di kawasan TPA.
Pemerintah daerah kini mengawal ketat kesiapan teknis di lapangan agar fasilitas baru ini lekas beroperasi menyerap sampah perkotaan secara berkala.
Perkuat Pemilahan dari Hulu Lewat 1.050 RT
Sembari menunggu kesiapan instalasi pabrik di hilir, Pemkot Jambi menggenjot pemilahan sampah langsung dari pemukiman warga melalui Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (OPBM). Hingga kini, sebanyak 1.050 rukun tetangga (RT) telah aktif menjalankan program pemilahan lingkungan tersebut.
Pemerintah kota berencana menambah 200 unit gerobak motor lewat program Kampung Bahagia pada tahap kedua. Penambahan armada roda tiga ini siap memperluas cakupan layanan pemilahan ke 700 RT tambahan di seluruh pelosok kota.
Langkah terpadu dari lingkup RT hingga instalasi pemrosesan TPA Talang Gulo ini diharapkan mampu memangkas beban tumpukan sampah perkotaan secara nyata dan berkelanjutan.(ar)









