Sungai Penuh, Oegopost.id – Warga Kota Sungai Penuh dan wilayah sekitarnya kini dapat menyesuaikan agenda harian dengan jadwal ibadah terbaru. Ketepatan waktu dalam menjalankan ibadah sholat lima waktu menuntut umat Muslim untuk selalu memantau pergeseran jam sholat setiap hari.
Penetapan waktu ini membantu masyarakat mengatur ritme kerja, istirahat, serta ibadah sunnah secara seimbang. Wilayah dataran tinggi dan geografis Jambi barat ini memiliki acuan waktu khusus yang berbeda beberapa menit dari wilayah pesisir timur Sumatera.
Masyarakat yang beraktivitas di luar rumah dapat menandai jam-jam krusial, mulai dari batas sahur sunnah hingga waktu berbuka. Perangkat digital dan alarm ponsel sangat membantu mengingatkan tibanya seruan adzan di tengah kesibukan harian.
Rincian Lengkap Waktu Sholat Sungai Penuh
Pemerintah dan otoritas terkait telah merilis daftar lengkap waktu sholat untuk Senin, 26 Oktober 2026. Umat Muslim dapat mengacu pada susunan waktu berikut untuk melaksanakan sholat fardhu maupun sunnah:
-
Imsak: 04:27 WIB
-
Subuh: 04:37 WIB
-
Terbit: 05:46 WIB
-
Dhuha: 06:18 WIB
-
Dzuhur: 12:02 WIB
-
Ashar: 15:18 WIB
-
Maghrib: 18:11 WIB
-
Isya: 19:17 WIB
Waktu imsak jatuh pada pukul 04:27 WIB bagi warga yang menjalankan puasa sunnah awal pekan. Selang sepuluh menit kemudian, adzan subuh mulai berkumandang tepat pada pukul 04:37 WIB.
Matahari terbit pada pukul 05:46 WIB dan menandai akhir waktu subuh. Warga yang hendak menunaikan sholat dhuha dapat mulai menggelar sajadah pada pukul 06:18 WIB.
Siang hari, adzan dzuhur berkumandang tepat pada pukul 12:02 WIB saat matahari mulai tergelincir. Waktu ashar kemudian menyusul pada sore hari, yakni pukul 15:18 WIB.
Tanda berbuka puasa dan sholat maghrib tiba pada pukul 18:11 WIB ketika ufuk barat mulai gelap. Rangkaian ibadah fardhu hari ini ditutup oleh waktu isya pada pukul 19:17 WIB.
Tips Mengatur Rutinitas Harian Tepat Waktu
Perputaran waktu kerja sering kali membuat sebagian orang lalai membagi waktu antara tugas kantor dan kewajiban ibadah. Masyarakat pekerja kantoran maupun pedagang di pasar tradisional perlu menyisihkan waktu istirahat sekitar sepuluh menit sebelum adzan berkumandang.
Langkah antisipasi ini memberi ruang yang cukup untuk berwudhu dan menuju masjid atau mushola terdekat tanpa terburu-buru. Kebiasaan datang sebelum iqamah berkumandang juga memberi ketenangan batin sebelum memulai ibadah berjamaah.
Para pengguna jalan raya yang melintasi jalur Kerinci dan Sungai Penuh sebaiknya mencatat titik-titik rest area atau masjid utama di sepanjang rute perjalanan. Banyak pengemudi memanfaatkan jeda dzuhur dan ashar untuk beristirahat sejenak demi menjaga keselamatan berkendara.
Menyimpan tangkapan layar jadwal ini di galeri ponsel terbukti sangat efektif bagi warga yang sering bepergian ke pelosok tanpa koneksi internet stabil. Jadwal sholat harian menjadi pedoman penting agar setiap langkah harian selalu beriringan dengan ketaatan spiritual.(ar)









