Wali Kota Jambi “Ceramahi” BPD, Sinyal Kegagalan Pemerintahan Wali Kota Alfin?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Alfin dan Wakil Walikota Azhar Hamzah.(poto: istimewa).

Walikota Alfin dan Wakil Walikota Azhar Hamzah.(poto: istimewa).

Sungai Penuh, oegopost.id – Kehadiran Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. dalam Bimtek BPD se-Kota Sungai Penuh mendadak memicu kontroversi panas di tengah masyarakat. Publik kini mulai mempertanyakan efektivitas kepemimpinan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, dalam mengarahkan pembangunan di wilayahnya sendiri.

Lembaga Pelatihan Indonesia (LAPIN) memboyong puluhan BPD dan perangkat desa ke Grand Hotel Jambi pada 23–26 September 2026. Momen tersebut dimanfaatkan Maulana untuk memamerkan praktik baik pembangunan berbasis partisipasi publik melalui program Kampung Bahagia.

Sorotan tajam masyarakat muncul karena jajaran pengawas desa Sungai Penuh justru harus menimba ilmu dari orang nomor satu di Kota Jambi. Kondisi ini memicu spekulasi bahwa Pemkot Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Alfin belum memiliki formula pembangunan yang ideal.

Sejumlah pihak menilai Pemkot Sungai Penuh terkesan membiarkan perangkat desanya mencari kiblat pembangunan ke luar daerah. Ketidakmampuan menghadirkan inovasi lokal yang konkret memperkuat tuduhan bahwa roda pemerintahan Alfin sedang berjalan lambat.

Baca Juga :  Tanam Perdana Padi Modern PM-AAS Dimulai di Tanjabbar, Dorong Pertanian Digital

Namun, beberapa pengamat pemerintahan menilai langkah BPD Sungai Penuh menyerap ilmu dari luar daerah merupakan hal yang lumrah. Pihak penyelenggara Bimtek murni mengundang Maulana kapasitasnya sebagai praktisi yang dinilai sukses menggerakkan warga perkotaan.

Meskipun demikian, narasi kegagalan pemerintahan Alfin tetap menjadi buah bibir yang tidak terelakkan di masyarakat bawah. Publik menganggap Pemkot Sungai Penuh gagal menciptakan iklim pembangunan mandiri yang bisa membanggakan para pengurus desanya.

Tuntutan Bukti Nyata Dan Evaluasi Total Kinerja BPD Sungai Penuh

Maulana memaparkan keberhasilan program Kampung Bahagia yang sanggup merangkul 1.650 RT di Kota Jambi secara swadaya. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah akan lumpuh total tanpa adanya kepercayaan dan ruang gerak bagi warga.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Gandeng BPKP Jambi Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kondisi tersebut menjadi ujian berat bagi BPD dan perangkat desa se-Kota Sungai Penuh sekembalinya mereka dari hotel mewah. Warga menuntut agar anggaran Bimtek yang fantastis itu tidak menguap begitu saja tanpa hasil nyata di lapangan.

Isu-isu krusial seperti sampah yang menumpuk, PAD yang seret, hingga stagnasi pariwisata Sungai Penuh menjadi pekerjaan rumah yang menumpuk. BPD harus mampu membuktikan fungsi pengawasannya agar tidak melanggengkan anggapan bahwa pemerintahan daerah telah gagal.

Kepemimpinan Wali Kota Alfin kini berada di bawah pengawasan ketat masyarakat yang mendesak adanya perubahan signifikan. Hasil dari Bimtek di Jambi ini bakal menjadi tolok ukur nyata apakah pembangunan Sungai Penuh mampu bangkit atau justru makin tertinggal.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB