Jambi, Oegopost.id – Udara dingin subuh belum sepenuhnya beranjak saat warga memadati saf Masjid Nurul Huda, Sungai Putri, Telanaipura, Sabtu (24/10/2026). Ratusan jamaah menunaikan salat bersama Kapolda Jambi yang baru, Irjen Pol. Drs. Widodo, tepat pukul 04.30 WIB.
Pertemuan usai salam itu mencairkan sekat resmi kepolisian dengan warga setempat. Jenderal bintang dua ini langsung menyapa jamaah sekaligus mengenalkan diri sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Jambi.
Sejumlah pejabat utama Polda Jambi turut mendampingi sang Kapolda duduk bersila di teras masjid. Warga memanfaatkan momen santai ini untuk menyimak langsung arahan keamanan lingkungan dari jajaran pimpinan kepolisian daerah.
Waspadai Modus Baru Narkoba dan Jeratan Digital
Dalam arahannya, Irjen Widodo meminta para orang tua memperketat pengawasan terhadap anggota keluarga di rumah. Ia menyoroti peredaran zat terlarang yang kini menyusup lewat cairan rokok elektrik atau likuid vape.
“Lindungi anak-anak dan kerabat kita dari bahaya narkoba, terutama modus baru yang mencemari cairan vape,” tegas Widodo di hadapan jamaah.
Selain ancaman zat berbahaya, Kapolda mengingatkan warga agar menjauhi jeratan judi online dan tawaran pinjaman online ilegal. Jebakan instan tersebut kerap merusak fondasi ekonomi keluarga hingga memicu aksi kriminal baru di lingkungan permukiman.
Orang tua juga memikul tanggung jawab besar dalam mencegah aksi perundungan anak, baik di lingkungan sekolah maupun media sosial. Komunikasi hangat di dalam rumah menjadi benteng pertama agar anak tidak tumbuh menjadi korban ataupun pelaku kekerasan verbal.
Buka Pintu Aduan dan Tertibkan Knalpot Brong
Sektor jalan raya juga menjadi perhatian kepolisian demi menjaga ketenangan warga saat beristirahat maupun beribadah. Widodo mengimbau para pemuda agar tidak lagi memasang knalpot brong pada kendaraan mereka.
Suara bising knalpot modifikasi tersebut kerap memicu keresahan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain di Kota Jambi. Kepatuhan berkendara mencerminkan kesadaran bersama dalam menghargai hak warga di ruang publik.
Melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, kepolisian menegaskan bahwa program Subuh Keliling ini merupakan mandat langsung pimpinan Polri. Langkah jemput bola ini membuka ruang dialog terbuka tanpa batas birokrasi yang kaku.
Polda Jambi bahkan membuka akses selebar-lebarnya bagi warga yang ingin mengadukan masalah keamanan maupun pelanggaran etik anggota polisi. Warga cukup melapor melalui kanal resmi yang tersedia tanpa perlu takut atau ragu.
Kebersamaan di Masjid Nurul Huda ini menguatkan tekad bersama antara aparat dan warga demi menjaga situasi Jambi tetap aman, damai, dan tertib.(ar)









