Sungai Penuh, oegopost.id – Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menyambut langsung rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh di Aula Rumah Dinas Bupati Muaro Jambi, Kompleks Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Senin (11/05/2026).
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh diskusi terbuka.
Sebanyak 25 anggota DPRD Kota Sungai Penuh datang ke Muaro Jambi untuk menjalankan agenda koordinasi dan studi komparatif.
Mereka mempelajari langsung praktik pemerintahan daerah, terutama terkait pembangunan dan pelayanan publik.
Diskusi Aktif Bahas Pembangunan Daerah
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengajak DPRD Kota Sungai Penuh berdialog mengenai berbagai program pembangunan.
Sekretaris Daerah Muaro Jambi Budhi Hartono, Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut terlibat dalam diskusi tersebut.
Para peserta saling bertukar pandangan mengenai strategi peningkatan pelayanan publik, penguatan sektor unggulan, dan percepatan pembangunan daerah.
OPD Muaro Jambi menjelaskan berbagai program yang mereka jalankan untuk meningkatkan efektivitas layanan kepada masyarakat.
Bupati Bambang Bayu Suseno menegaskan bahwa Muaro Jambi siap berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan.
Ia juga mendorong kedua daerah untuk memperkuat kerja sama agar pembangunan berjalan lebih optimal.
Sinergi Legislatif Dorong Efektivitas Kebijakan
Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta menyampaikan pentingnya kerja sama antar lembaga legislatif dalam mengawasi kebijakan publik.
Ia menilai pertukaran informasi seperti ini membantu daerah mengambil keputusan yang lebih tepat dan terarah.
DPRD Kota Sungai Penuh juga memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali pengalaman langsung dari Muaro Jambi.
Mereka menilai Kabupaten Muaro Jambi memiliki sejumlah inovasi yang dapat mereka adaptasi di daerah asal.
Penutup dengan Simbol Kerja Sama
Kegiatan kunjungan kerja ditutup dengan pertukaran plakat antara DPRD Kota Sungai Penuh dan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sebagai simbol kerja sama.
Setelah itu, seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk penguatan hubungan antardaerah.(ar)









