DPRD Jambi Desak Kejelasan Status Penambangan Emas Tanpa Izin

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi Ansori Hasan.(poto: jamberita.com)

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi Ansori Hasan.(poto: jamberita.com)

Jambi, oegopost.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jambi Ansori Hasan mendesak pemerintah menentukan kejelasan status penambangan emas tanpa izin di daerahnya. Langkah tegas ini sangat krusial untuk mencegah persoalan pertambangan liar menjadi bom waktu sosial di masa depan.

Politisi dari Fraksi Partai Amanat Nasional tersebut menyampaikan imbauannya secara langsung di Jambi pada Rabu, 15 Juli 2026. Legislator asal Daerah Pemilihan Kabupaten Bungo dan Tebo itu meminta pemerintah daerah serta aparat kepolisian bergerak cepat merumuskan keputusan.

Ansori mengingatkan bahwa pembiaran aktivitas tambang liar tanpa arah yang pasti bakal merugikan semua pihak. Pembiaran berlarut-larut berpotensi memicu benturan sosial yang semakin membesar di tengah kehidupan masyarakat sehari-hari.

Pemerintah tidak boleh membiarkan persoalan pertambangan ini mengambang tanpa ada kepastian tindakan hukum maupun solusi ekonomi. Seluruh jajaran instansi terkait harus duduk bersama merumuskan langkah taktis penyelesaian masalah pertambangan tersebut.

Dilema Kerusakan Lingkungan Dan Mata Pencaharian Warga Lokal

Ansori menyoroti benturan tajam antara ancaman kerusakan ekosistem dan ketergantungan ekonomi warga di lapangan. Aktivitas pertambangan tanpa izin terbukti merusak kelestarian lingkungan hidup dan memicu penolakan luas dari warga lokal.

Baca Juga :  kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jambi Meningkat

Penolakan nyata warga terjadi di Desa Teluk Langkap Kabupaten Tebo tempat ratusan rakit dompeng beroperasi aktif. Pengoperasian sarana tambang emas liar tersebut memicu keresahan mendalam bagi masyarakat yang bermukim di sekitar wilayah tersebut.

Namun di sisi lain banyak warga setempat menggantungkan mata pencaharian harian mereka dari aktivitas tambang emas ilegal. Warga terpaksa memilih pekerjaan berisiko ini demi memenuhi pemenuhan kebutuhan dapur harian keluarga mereka.

Wilayah Pertambangan Rakyat Menjadi Solusi Terbaik Polemik Tambang

Guna menyelesaikan polemik yang berlarut-larut ini Ansori mendorong Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi Jambi merumuskan langkah konkret. Anggota dewan tersebut menawarkan solusi pertengahan melalui pembentukan format resmi Wilayah Pertambangan Rakyat.

Skema Wilayah Pertambangan Rakyat mampu menghadirkan jawaban seimbang yang saling menguntungkan bagi pemerintah maupun masyarakat. Kebijakan ini memberikan kepastian status hukum yang sah bagi para penambang lokal dalam mencari nafkah harian.

Baca Juga :  Dorongan Peralihan Angkutan Batubara Jambi ke Jalur Sungai dan Kereta Api untuk Keselamatan Publik

Legalisasi kawasan pertambangan rakyat juga akan menyumbang pendapatan resmi berupa retribusi bagi kas negara dan daerah. Selain itu pemerintah daerah dapat mengontrol serta mengawasi dampak kerusakan lingkungan secara berkala.

Ketegasan Penegakan Hukum Dan Pendekatan Persuasif Aparat Kepolisian

Dari kacamata aturan hukum Ansori menegaskan bahwa aktivitas penambangan liar sepenuhnya tergolong sebagai tindakan melanggar hukum. Oleh karena itu pemerintah wajib menghadirkan formulasi solusi terbaik secepat mungkin demi menyelesaikannya.

Ansori meminta pihak kepolisian terus mengedepankan pendekatan persuasif secara humanistis kepada para penambang di lapangan. Pada saat bersamaan aparat penegak hukum harus mempertahankan konsistensi dan keadilan selama menjalankan tugas penertiban.

Pemerintah harus memilih antara melarang seluruh aktivitas pertambangan secara total atau membuat aturan legalitas yang jelas. Skema legalitas yang tertata rapi akan membantu perekonomian warga sekaligus memberikan pemasukan resmi bagi keuangan negara.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangdam XX TIB Resmi Menutup Karya Bakti Skala Besar di Sarolangun
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Sosialisasi PNBP Layanan Merek Terbaru
Peksimida Jambi 2026 Resmi Ditutup, Ini Daftar Lengkap Juara 1 Utusan Nasional
Hesti Haris Dorong Perajin Muda Jambi Lewat Pelatihan Batik Kontemporer
Bupati Batang Hari Serahkan Remisi Hari Anak Nasional di LPKA Muara Bulian
Hilirisasi Sawit Petani Jambi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Ekonomi Daerah
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Kota Sungai Penuh Berjalan Khidmat
Ribuan Warga Jambi Meriahkan Jalan Santai HUT Kodam XX Tuanku Imam Bonjol
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pangdam XX TIB Resmi Menutup Karya Bakti Skala Besar di Sarolangun

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:00 WIB

DPRD Jambi Desak Kejelasan Status Penambangan Emas Tanpa Izin

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Sosialisasi PNBP Layanan Merek Terbaru

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:00 WIB

Hesti Haris Dorong Perajin Muda Jambi Lewat Pelatihan Batik Kontemporer

Senin, 27 Juli 2026 - 15:00 WIB

Bupati Batang Hari Serahkan Remisi Hari Anak Nasional di LPKA Muara Bulian

Berita Terbaru

Wakil Ketua III DPRD Provinsi Jambi Faizal Riza.(poto: jamberita.com).

Pemerintahan

DPRD Dorong Jambi Dapatkan Program Kampung Nelayan Merah Putih

Selasa, 28 Jul 2026 - 09:00 WIB