Realisasi APBD Kabupaten Tebo Semester II Mulai Berjalan, Sektor PAD Cetak Tren Positif

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakeuda Kabupaten Tebo catat realisasi APBD per 10 Juli 2026 capai 38,16 persen.(ilustrasi poto: istimewa).

Bakeuda Kabupaten Tebo catat realisasi APBD per 10 Juli 2026 capai 38,16 persen.(ilustrasi poto: istimewa).

Tebo, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Tebo mencatat capaian baru dalam pengelolaan keuangan daerah memasuki awal semester II tahun ini. Hingga 10 Juli 2026, realisasi APBD Kabupaten Tebo belum menunjukkan pergerakan yang maksimal pada sektor belanja daerah. Catatan angka serapan anggaran tersebut masih bertahan di bawah paruh target tahunan yang direncanakan.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tebo, Hendry Nora, membeberkan data terbaru mengenai kondisi keuangan tersebut. Belanja daerah baru menyerap dana sebesar 38,16 persen dari total pagu anggaran yang tersedia. Pemerintah daerah sendiri mengalokasikan total APBD keseluruhan sebesar Rp1.100.121.524.138 untuk tahun anggaran 2026.

Pihak Bakeuda mengidentifikasi kendala utama yang mengganjal laju penyerapan anggaran belanja pada pertengahan tahun ini. Hendry Nora menyebutkan bahwa faktor administrasi menjadi alasan utama lambatnya realisasi keuangan di lapangan. Banyak proyek pembangunan belum berjalan sepenuhnya karena masih tertahan di meja birokrasi.

Kontrak Kegiatan Fisik Menjadi Kendala Utama Belanja

Hendry menjelaskan bahwa sejumlah kegiatan fisik di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih memerlukan waktu penyelesaian administrasi. Sebagian besar proyek tersebut saat ini masih berada pada tahapan penandatanganan kontrak kerja. Hal ini otomatis menunda pencairan anggaran termin pertama untuk para rekanan penyedia jasa.

“Sebagian besar kegiatan yang bersifat fisik masih dalam proses penandatanganan kontrak,” urai Hendry melalui pesan singkat WhatsApp pada Sabtu (11/7/2026).

Baca Juga :  Posyandu 6 SPM Kota Jambi Digenjot Nadiyah Maulana

Ia menambahkan bahwa proses ini tersebar di beberapa OPD yang mengelola program pembangunan fisik. Pengelola proyek harus merampungkan seluruh dokumen sebelum dana pengerjaan dapat cair ke rekening pihak ketiga.

Meskipun serapan belanja daerah masih tergolong lambat, pemerintah daerah membawa kabar baik dari sektor pendapatan. Sektor penerimaan daerah menunjukkan performa yang jauh lebih agresif dibandingkan pos belanja. Angka pendapatan bergerak naik secara signifikan dan melampaui separuh dari target yang ditetapkan.

Capaian Pendapatan Asli Daerah Tebo Tunjukkan Tren Positif

Hendry menyebut capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tebo menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan. Realisasi PAD per 10 Juli 2026 sukses menyentuh angka 65,46 persen. Persentase tersebut berasal dari total target pendapatan asli yang dipatok sebesar Rp122.241.883.341,93.

Manajemen keuangan daerah yang baik pada pos pendapatan menjadi faktor pendorong utama keberhasilan ini. Pemerintah daerah berhasil memaksimalkan potensi penerimaan dari berbagai sektor penopang yang ada di wilayah Tebo. Sektor-sektor andalan ini bekerja optimal dalam menyumbang pundi-pundi keuangan daerah selama enam bulan terakhir.

Pihak Bakeuda merinci bahwa tingginya realisasi PAD bersumber dari dua pilar utama penerimaan daerah. Sektor pajak daerah dan sektor retribusi daerah terus menyumbang angka yang konsisten meningkat setiap bulannya. Kedua pos penerimaan ini menjadi tumpuan utama dalam menjaga stabilitas kas daerah.

Penerimaan Pajak Dan Retribusi Daerah Terus Meningkat

Data resmi Bakeuda menunjukkan realisasi pajak daerah sudah mencapai angka 72,23 persen hingga pertengahan Juli ini. Petugas berhasil mengumpulkan penerimaan tersebut dari total target pajak daerah yang sebesar Rp44.921.350.344. Capaian ini menjadi bukti tingginya kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Tebo.

Baca Juga :  Bupati Merangin PKD 2026 Tampil Memukau, Al Haris Dorong Pelestarian Budaya dan Kebangkitan UMKM

Sementara itu, pos retribusi daerah juga memberikan kontribusi yang tidak kalah penting bagi kas daerah. Realisasi dari sektor retribusi daerah saat ini telah menyentuh angka 57,89 persen. Tim pemungut daerah mengejar angka tersebut dari target awal yang dipasang sebesar Rp44.317.639.437.

Melihat tren positif pada sektor pendapatan, pihak manajemen keuangan daerah memandang optimistis sisa tahun anggaran ini. Hendry yakin bahwa performa keuangan daerah akan mengalami lonjakan besar pada bulan-bulan berikutnya. Faktor pendorong eksternal dari pemerintah pusat akan segera memperkuat postur APBD Tebo.

Optimisme tersebut muncul karena sejumlah kegiatan yang mengandalkan dana transfer pusat segera berjalan di lapangan. Pemerintah pusat akan segera menyalurkan Dana Alokasi Umum (DAU) spesifik yang peruntukannya sudah mengikat. Dana tersebut akan langsung mengalir ke sektor-sektor pelayanan dasar masyarakat.

“Saat ini sejumlah kegiatan yang bersumber dari dana spesifik tinggal menunggu proses penyaluran,” pungkas Hendry.

Ia menegaskan bahwa peruntukan dana spesifik tersebut berfokus pada bidang pendidikan dan kesehatan. Pelaksanaan proyek-proyek pelayanan publik ini otomatis akan mendongkrak persentase serapan belanja daerah dalam waktu dekat.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Resep Gulai Keladi Khas Kerinci yang Gurih
Subuh Keliling di Jambi, Kapolda Ingatkan Narkoba Vape
Wakapolda Jambi Hadiri Pengajian Al-Hidayah, Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Kebakaran Maut di Rimbo Ulu Tebo Hanguskan Rumah dan Renggut Nyawa
WPI Jambi Resmi Dilantik, Perkuat Literasi Perempuan
Prakiraan Cuaca Jambi 25 Oktober: Waspada Potensi Hujan Petir
Polres Muaro Jambi Kenalkan Call Center 110 di Mendalo Darat
Kapolda dan Kajati Jambi Bahas Penegakan Hukum Transparan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Resep Gulai Keladi Khas Kerinci yang Gurih

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Subuh Keliling di Jambi, Kapolda Ingatkan Narkoba Vape

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Wakapolda Jambi Hadiri Pengajian Al-Hidayah, Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Kebakaran Maut di Rimbo Ulu Tebo Hanguskan Rumah dan Renggut Nyawa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

WPI Jambi Resmi Dilantik, Perkuat Literasi Perempuan

Berita Terbaru

Gulai Keladi.(poto: youtube Alzam UA).

Daerah

Resep Gulai Keladi Khas Kerinci yang Gurih

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:45 WIB

Ilustrasi Dirut Bank BSN Alex Sofjan Noor mengisi kuliah umum perbankan syariah di UINSU Medan.(poto: AI).

Ekonomi

Pangsa Pasar Bank Syariah RI Masih 7,36 Persen, Ini Pemicunya

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:30 WIB

Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Subuh Keliling di Masjid Nurul Huda, Sungai Putri, Kec. Telanaipura, Kota Jambi, pada Sabtu (24/10/2026).(poto: tribratanews.jambi.polri.go.id).

Daerah

Subuh Keliling di Jambi, Kapolda Ingatkan Narkoba Vape

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:23 WIB