Indonesia–Filipina Perkuat Kerja Sama Nikel Lewat Jalur Industri

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia dan Filipina memperkuat kerja sama nikel melalui skema B2B dan Indonesia–Philippines Nickel Corridor untuk mendukung hilirisasi dan industri baterai.( Poto : Ekonomi Bisnis ).

Indonesia dan Filipina memperkuat kerja sama nikel melalui skema B2B dan Indonesia–Philippines Nickel Corridor untuk mendukung hilirisasi dan industri baterai.( Poto : Ekonomi Bisnis ).

Jakarta, oegopost.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa rencana impor bubuk nikel dari Filipina tidak melibatkan pembahasan antarpemerintah.

Ia menjelaskan bahwa pelaku usaha Indonesia dan Filipina justru aktif membahas peluang kerja sama tersebut dalam skema business-to-business (B2B) selama rangkaian KTT ASEAN.

Bahlil menekankan pemerintah tidak membawa isu itu ke meja perundingan tingkat kepala negara.

Ia menilai para pengusaha lebih dulu menjajaki peluang kerja sama secara langsung karena mereka melihat potensi keuntungan ekonomi dari sektor nikel.

Pemerintah, menurutnya, tetap mendukung selama kerja sama tersebut memperkuat hilirisasi industri nasional.

Indonesia dan Filipina Kuasai Cadangan Nikel Dunia

Bahlil menjelaskan bahwa Indonesia menguasai sekitar 43 persen cadangan nikel dunia, sementara Filipina memiliki sekitar 15 hingga hampir 20 persen.

Baca Juga :  TAG Jambi Dorong Arah Pembangunan Sungai Penuh

Jika digabungkan, kedua negara mengendalikan lebih dari 60 persen cadangan nikel global.

Ia menyoroti bahwa Filipina memiliki bahan baku nikel dalam jumlah besar, tetapi negara tersebut belum mengembangkan industri pengolahan secara maksimal.

Sebaliknya, Indonesia telah membangun banyak fasilitas smelter sehingga kedua negara memiliki peluang untuk saling melengkapi kebutuhan industri.

Koridor Nikel ASEAN Dorong Integrasi Industri

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa Indonesia dan Filipina telah menyepakati pengembangan Indonesia–Philippines Nickel Corridor.

Kedua negara meresmikan kerja sama itu melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antara Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) dan Philippine Nickel Industry Association (PNIA) di sela KTT ASEAN ke-27 di Cebu.

Baca Juga :  Cek Endra Soroti Ketimpangan Listrik di Daerah Penghasil Batu Bara, Dorong Pemerataan Energi di Jambi

Airlangga menyebut kerja sama tersebut menghubungkan pasokan bijih nikel dari Filipina dengan fasilitas pengolahan di Indonesia.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaku industri akan menerapkan skema blending untuk menyesuaikan kualitas bahan baku sesuai kebutuhan smelter.

Melalui koridor ini, Indonesia memperkuat pasokan bahan baku untuk industri baterai kendaraan listrik dan baja tahan karat.

Di sisi lain, Filipina meningkatkan perannya dalam rantai nilai industri nikel kawasan, tidak hanya sebagai pemasok bahan mentah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inflasi Tahunan Jambi 2026 Tembus 3,85 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama
Harga Cabai Jambi Hari Ini Naik di Angso Duo, Bawang Tetap Stabil
Platform Streaming Musik Buka Peluang Musisi Indonesia Tembus Pasar Global
Dampak Pemangkasan Anggaran dan Tunda Salur TKD Tekan Ekonomi Jambi, Kontraktor Mengeluh
Potensi Energi Terbarukan Jambi Jadi Sorotan di Seminar Nasional Electrical Fair 2026 UNJA
Harga Kentang Kayu Aro Anjlok Saat Panen Raya, Petani Kerinci Keluhkan Penurunan Pendapatan
PEP Jambi dan SKK Migas Sumbagsel Perkuat Transparansi Lewat Media Field Trip Bersama Jurnalis Migas
Polri Awasi Harga TBS Sawit di Jambi, Selisih Harga Capai Rp831 per Kg dan Rugikan Petani Swadaya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Inflasi Tahunan Jambi 2026 Tembus 3,85 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:59 WIB

Harga Cabai Jambi Hari Ini Naik di Angso Duo, Bawang Tetap Stabil

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:44 WIB

Platform Streaming Musik Buka Peluang Musisi Indonesia Tembus Pasar Global

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:00 WIB

Dampak Pemangkasan Anggaran dan Tunda Salur TKD Tekan Ekonomi Jambi, Kontraktor Mengeluh

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:00 WIB

Potensi Energi Terbarukan Jambi Jadi Sorotan di Seminar Nasional Electrical Fair 2026 UNJA

Berita Terbaru