Jambi, oegopost.id – Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra, menyoroti ketimpangan akses listrik yang masih terjadi di daerah penghasil batu bara. Ia menyampaikan hal itu dalam Kunjungan Kerja Komisi XII DPR RI di Denpasar, Selasa (28/04/2026).
Cek Endra menilai Provinsi Jambi sebagai salah satu daerah penghasil batu bara masih menghadapi masalah serius dalam pemerataan listrik. Ia menyebut masih banyak desa di Jambi yang belum mendapatkan aliran listrik.
“Di Jambi itu batu bara banyak, tapi masih banyak desa yang belum terlistriki. Ini ironis,” kata Cek Endra.
Ia menegaskan ketimpangan tersebut harus segera pemerintah atasi melalui kebijakan yang lebih adil dalam distribusi manfaat energi. Ia juga meminta agar daerah penghasil energi memperoleh manfaat langsung, termasuk akses listrik yang merata.
“Selain menyuplai listrik untuk Jawa-Bali, kami yang menyediakan bahan baku juga ingin menikmati listrik dan merasakan kemerdekaan,” ujarnya.
Cek Endra kemudian mendorong percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Jambi, termasuk rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Ia berharap pemerintah segera merealisasikan proyek tersebut untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di daerah itu.
Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak hanya memusatkan pembangunan energi di wilayah tertentu. Ia meminta pemerintah tetap memperhatikan daerah lain yang masih tertinggal.
“Fokus pembangunan energi memang ke Indonesia Timur, tetapi jangan sampai daerah lain justru semakin tertinggal. Pemerataan harus terjadi,” tegasnya.
Selain itu, Cek Endra mengapresiasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang telah menambah anggaran program listrik desa. Ia mendorong pemerintah memperkuat program tersebut agar seluruh desa di Indonesia segera menikmati listrik.
“Saya berharap semua desa yang belum terlistriki segera mendapatkan aliran listrik,” tutupnya.***









