Sungai Penuh, oegopost.id – Diskusi Rabuan Roadshow TAG Jambi di Kota Sungai Penuh membahas langsung arah pembangunan daerah agar lebih sinkron dengan kebijakan provinsi.
Forum ini mempertemukan pemerintah, DPRD, dan tenaga ahli untuk memperkuat strategi pembangunan berbasis SDM, infrastruktur, dan hilirisasi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari Diskusi Rabuan Roadshow TAG yang mendorong penyelarasan kebijakan pembangunan daerah secara lebih konkret.
Sejumlah pejabat hadir dalam forum ini, termasuk Wakil Wali Kota Azhar Hamzah serta perwakilan DPRD Provinsi Jambi dan DPRD Kota Sungai Penuh.
Pemerintah Dorong Sinkronisasi Program
Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah membuka langsung kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya menyatukan arah kebijakan pembangunan agar tidak berjalan sendiri-sendiri antara daerah dan provinsi.
Ia juga menilai kolaborasi dengan tenaga ahli bisa membantu pemerintah daerah menyusun program yang lebih tepat sasaran, terutama untuk peningkatan SDM dan pembangunan infrastruktur.
“Forum seperti ini sangat penting. Kita bisa menyamakan pandangan dan menyusun langkah yang lebih cepat untuk pembangunan daerah,” kata Azhar.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu bergerak lebih cepat dalam menindaklanjuti hasil diskusi agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Sorotan pada Keterbatasan Anggaran Daerah
Ketua Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Ir. H. Syahrassadin, M.Si., menyoroti persoalan utama yang masih dihadapi banyak daerah, yaitu keterbatasan anggaran. Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut sering membuat pemerintah daerah sulit bergerak lebih luas.
Syahrassadin mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai daerah perlu mengembangkan potensi lokal dan memperkuat hilirisasi agar nilai ekonomi tetap berada di daerah.
“Daerah tidak bisa hanya bergantung pada dana pusat. Kita harus berani mengelola potensi lokal agar PAD tumbuh,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan sumber daya agar daerah bisa lebih mandiri secara fiskal.
Diskusi Teknis dan Solusi Lapangan
Setelah sesi pembukaan, peserta langsung masuk ke sesi diskusi interaktif. Mereka membahas berbagai persoalan teknis seperti infrastruktur, layanan publik, hingga strategi penguatan ekonomi daerah.
Para peserta aktif menyampaikan pandangan dan pengalaman langsung dari lapangan. Mereka juga mengajukan sejumlah solusi yang bisa diterapkan untuk mempercepat pembangunan di Sungai Penuh.
Diskusi berlangsung dinamis karena setiap peserta terlibat dalam pembahasan. Banyak masukan yang mengarah pada solusi praktis, bukan hanya konsep.
Harapan Penguatan Kolaborasi
Para peserta berharap forum ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Mereka ingin hasil diskusi benar-benar masuk ke dalam kebijakan dan program pembangunan daerah.
TAG Jambi juga menegaskan komitmennya untuk terus memberi masukan strategis kepada pemerintah daerah. Mereka menilai kolaborasi seperti ini penting untuk mempercepat pembangunan yang lebih merata.
Ke depan, sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan tenaga ahli diharapkan mampu memperkuat ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas infrastruktur dan SDM di Sungai Penuh.
Penutup
Diskusi Rabuan Roadshow TAG Jambi di Sungai Penuh menunjukkan pentingnya kerja sama aktif antara pemerintah dan tenaga ahli.
Dengan fokus pada SDM, infrastruktur, dan hilirisasi, daerah bisa mempercepat pembangunan secara lebih terarah dan mandiri.(ar)









