Cabai dan Daging Naik di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Pedagang Cabai (Foto: Ist)

Seorang Pedagang Cabai (Foto: Ist)

Sungai Penuh, Oegopost.id–Pasar itu mulai ramai sejak pagi. Suara pedagang saling bersahutan. Pembeli datang membawa tas belanja. Sebagian lagi hanya melihat harga. Mereka menghitung uang di saku. Iduladha tinggal sepekan lagi.

Namun suasana di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, belum terlalu membuat warga panik. Harga sejumlah kebutuhan pokok masih relatif stabil. Pedagang mengatakan pasokan barang dari petani masih lancar. Itu yang membuat harga tidak melonjak tajam.

“Alhamdulillah, barang masih masuk terus. Jadi harga belum banyak berubah,” ujar Masni pedagang sayur di pasar tersebut.

Meski begitu, beberapa komoditas mulai merangkak naik. Kenaikan paling terasa terjadi pada ikan laut. Sebelumnya harga ikan laut Rp30 ribu per kilogram. Kini naik menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Baca Juga :  Longsor Putus Akses Desa Koto Rawang, 250 Warga Terisolasi di Jangkat

Cabai juga belum bersahabat dengan dapur warga. Harga cabai merah keriting bertahan di angka Rp40 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit hijau dijual Rp30 ribu per kilogram.

Yang ikut naik adalah daging sapi lokal. Harga daging kini mencapai Rp150 ribu per kilogram. Sebelumnya masih Rp140 ribu. Pedagang menyebut stok sapi mulai berkurang menjelang Iduladha, (data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh, Selasa, 19/5).

Kenaikan harga daging sebenarnya sudah diperkirakan. Permintaan biasanya meningkat mendekati hari raya kurban. Banyak warga mulai membeli kebutuhan untuk acara keluarga dan persiapan memasak.

Meski demikian, warga berharap pemerintah tidak tinggal diam. Mereka meminta pengawasan harga diperketat agar lonjakan tidak semakin tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Wabup Tri Wahyu Hidayat Hadiri Pengukuhan Pengurus LAM Bungo 2026–2031

“Kalau bisa pemerintah rutin turun ke pasar. Jangan sampai harga tiba-tiba naik lagi,” kata salah seorang pembeli.

Pedagang pun punya harapan yang sama. Mereka ingin harga tetap terkendali. Sebab jika terlalu mahal, pembeli akan berkurang. Dagangan pun bisa sepi.

“Kami juga ingin harga stabil. Pembeli senang, kami juga bisa jualan lancar,” ujar pedagang daging.

Menjelang Iduladha, pasar memang selalu menjadi cermin keadaan ekonomi rakyat kecil. Dari harga cabai sampai daging sapi, semuanya menentukan isi dapur keluarga. Dan sejauh ini, warga Sungai Penuh masih berharap harga tetap bersahabat hingga hari raya tiba. (al)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga Jambi Antusias Ikuti Jalan Santai Puncak Perayaan HUT ke-81 RI
Gubernur Al Haris Resmi Menutup Festival Batanghari 2026 di Taman Mini Melayu
Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk hingga Kategori Tidak Sehat
Tim Gabungan Padamkan Karhutla 10 Hektare di Jaluko Muaro Jambi
Kebakaran Rumah Panggung Jambi Hanguskan Dua Hunian Warga Kumpeh Ulu
Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka
Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:06 WIB

Ribuan Warga Jambi Antusias Ikuti Jalan Santai Puncak Perayaan HUT ke-81 RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Gubernur Al Haris Resmi Menutup Festival Batanghari 2026 di Taman Mini Melayu

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Kualitas Udara Muaro Jambi Memburuk hingga Kategori Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Tim Gabungan Padamkan Karhutla 10 Hektare di Jaluko Muaro Jambi

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Kebakaran Rumah Panggung Jambi Hanguskan Dua Hunian Warga Kumpeh Ulu

Berita Terbaru