Penyelundupan Bawang dan Cabai Ilegal di Kalimantan Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Amran menekankan bahwa masuknya barang ilegal tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat merugikan petani lokal. ( Poto : Agronews.id )

Amran menekankan bahwa masuknya barang ilegal tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat merugikan petani lokal. ( Poto : Agronews.id )

Kalimantan Barat, oegopost.id – Satgas Pangan berhasil menggagalkan penyelundupan bawang dan cabai ilegal di Kalimantan Barat yang masuk melalui jalur tidak resmi. Petugas mengamankan sekitar 23,1 ton bahan pangan yang masuk tanpa izin resmi melalui jalur distribusi yang tidak sesuai prosedur.

Aparat melakukan penggerebekan setelah menerima laporan masyarakat dan hasil pemantauan intelijen di lapangan. Petugas kemudian menghentikan sebuah kendaraan pengangkut yang membawa berbagai jenis bawang dan cabai impor tanpa dokumen lengkap. Dalam pemeriksaan tersebut, aparat menemukan bawang merah, bawang putih, bawang bombai, dan cabai kering yang diduga berasal dari luar negeri.

Pemerintah Tegaskan Komitmen Lindungi Petani Lokal

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman langsung menanggapi temuan tersebut dengan menegaskan bahwa pemerintah terus memperketat pengawasan impor pangan. Ia menyatakan bahwa Indonesia sudah mampu memenuhi kebutuhan beberapa komoditas strategis seperti bawang merah secara mandiri.

Baca Juga :  Manggala Agni Kepung Kebakaran Hutan dan Lahan di Rokan Hilir Riau

Amran menekankan bahwa masuknya barang ilegal tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat merugikan petani lokal.Ia menegaskan praktik tersebut berpotensi menekan harga jual hasil panen di tingkat petani bila berlangsung terus-menerus.Pemerintah, kata dia, tidak akan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang mencoba mengganggu stabilitas pangan nasional.

Dugaan Jaringan Distribusi Ilegal Masih Diselidiki

Aparat kepolisian kini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap jaringan di balik penyelundupan. Petugas menduga barang ilegal itu tidak hanya masuk dalam skala kecil, tetapi melibatkan jaringan distribusi yang lebih luas.

Polisi terus memeriksa sejumlah pihak yang terlibat dalam pengiriman barang tersebut, mulai dari sopir, pemilik barang, hingga pihak yang diduga berperan sebagai distributor di dalam negeri. Penyidik berupaya menelusuri jalur masuk barang hingga sumber asalnya.

Baca Juga :  Rupiah Melemah Rp 17.601 , Pemerintah dan Akademisi Berbeda Sikap

Pemerintah Perketat Pengawasan Impor Pangan

Kementerian Pertanian bersama aparat penegak hukum berkomitmen memperkuat pengawasan di pintu masuk barang impor. Pemerintah juga meningkatkan koordinasi dengan bea cukai dan instansi terkait untuk mencegah kasus serupa terulang.

Selain itu, Pemerintah menegaskan akan memperketat pengawasan agar kasus penyelundupan bawang dan cabai ilegal tidak kembali terjadi di masa mendatang. Pemerintah menjalankan langkah ini untuk menjaga kestabilan harga pangan sekaligus melindungi petani lokal dari persaingan tidak sehat.

Dengan pengawasan yang semakin ketat, pemerintah berharap distribusi pangan di dalam negeri dapat berjalan lebih transparan, adil, dan mendukung ketahanan pangan nasional.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Dua Pembobol Pipa Minyak Pertamina di Jambi
Polres Ciamis Tangkap Truk Fuso Penguras Ribuan Liter Solar
Sembunyi di Mandiangin, Pelaku Spesialis Curanmor 17 TKP Kota Jambi Diringkus Polisi
Polisi Bekuk Pembobol Rumah di Sarolangun dan Sita Emas Ratusan Juta
Markas Judi Online di Cijantung Terbongkar, TNI AD Tangkap 11 Operator Sipil
Polisi Ringkus Pelaku Perampokan di Bungo Jambi
Tim Opsnal Polres Kerinci Ringkus Komplotan Pencuri Kabel Telkom Lintas Provinsi
Tawuran Maut di Jambi Menewaskan Remaja 16 Tahun: Polisi Amankan Tiga Pelaku
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Polisi Tangkap Dua Pembobol Pipa Minyak Pertamina di Jambi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Polres Ciamis Tangkap Truk Fuso Penguras Ribuan Liter Solar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Sembunyi di Mandiangin, Pelaku Spesialis Curanmor 17 TKP Kota Jambi Diringkus Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Polisi Bekuk Pembobol Rumah di Sarolangun dan Sita Emas Ratusan Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Markas Judi Online di Cijantung Terbongkar, TNI AD Tangkap 11 Operator Sipil

Berita Terbaru

Ilustrasi Aktivitas jual beli emas perhiasan dan batangan Antam di gerai pasar tradisional kawasan Jambi.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas di Jambi Hari Ini Rp2,54 Juta per Gram

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:26 WIB

Ilustrasi Sore hari tenang di sebuah masjid Kota Sungai Penuh, warga khusyuk sholat dekat jadwal digital 24 Oktober 2026.(poto: AI).

Islami

Jadwal Sholat Kota Sungai Penuh Hari Ini, 24 Oktober

Sabtu, 24 Okt 2026 - 07:39 WIB

Infografis prakiraan cuaca kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi untuk Sabtu (24/10).(poto: AI).

Daerah

Cuaca Jambi Hari Ini: Hujan Ringan dan Udara Kabur

Sabtu, 24 Okt 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi Pengemudi mencoba fitur T Intouch with Toyota Remote pada Kijang Innova Zenix terbaru di area parkir.(poto: AI).

Otomotif

Toyota Rilis Innova Zenix Terbaru 2026, Fitur Berubah Drastis

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:30 WIB