DPRD Tanjab Barat Dorong Pengawasan Program MBG Lebih Ketat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Fraksi Gerindra, H Assek( poto : jambione.com )

Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Fraksi Gerindra, H Assek( poto : jambione.com )

Tanjab Barat, oegopost.id – Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Fraksi Gerindra, H Assek, meminta pengawasan Program MBG diperkuat agar program berjalan tepat sasaran, transparan, dan bebas dari penyimpangan.

Menurutnya, program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu harus memberi manfaat maksimal bagi anak-anak dan tidak membuka ruang bagi kepentingan pribadi.

Assek menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bagian penting dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas gizi anak. Ia menyebut program tersebut juga mendukung persiapan generasi unggul menuju Indonesia Emas.

Karena itu, Assek meminta seluruh pihak menjaga pelaksanaan program secara disiplin dan konsisten sejak tahap perencanaan hingga distribusi.

MBG Harus Menjadi Investasi Nyata untuk Generasi Muda

Assek menegaskan MBG bukan sekadar program bantuan makanan. Ia memandang program ini sebagai investasi jangka panjang yang menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Menurutnya, pemerintah dan pelaksana program harus menjaga tujuan utama MBG agar tetap fokus pada kebutuhan anak-anak. Ia menolak segala bentuk praktik yang mengurangi manfaat program.

“Saya tidak rela program Presiden Prabowo yang sangat baik ini menjadi bancakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. MBG adalah investasi untuk masa depan anak-anak bangsa, sehingga pelaksanaannya harus diawasi secara ketat,” kata Assek, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  Polres Bungo razia PETI Sita Ekskavator, Warga Sempat Hadang Evakuasi

Ia menekankan bahwa pengawasan yang kuat akan menjaga kualitas pelaksanaan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Pengawasan Lapangan Perlu Menjadi Prioritas

Assek meminta penguatan pengawasan sampai ke tingkat pelaksana di lapangan, terutama pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan distribusi program.

Ia menilai pengawasan tidak boleh berhenti di tingkat pusat. Pemerintah daerah dan pengawas lapangan juga perlu menjalankan kontrol secara aktif agar pelaksanaan tetap sesuai aturan.

Menurut Assek, berbagai risiko harus segera diantisipasi. Risiko tersebut meliputi penurunan mutu bahan pangan, pengurangan porsi makanan, serta penyalahgunaan anggaran.

“Pengawasan tidak boleh berhenti di tingkat pusat. Justru di lapangan harus lebih kuat agar tidak ada celah bagi oknum untuk bermain dan merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan yang kuat akan memperkecil peluang penyimpangan sekaligus menjaga kualitas layanan kepada penerima manfaat.

Kualitas Makanan Menentukan Keberhasilan Program

Assek menilai keberhasilan MBG tidak cukup di lihat dari jumlah penerima manfaat. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan yang di terima anak-anak setiap hari.

Baca Juga :  Flashmob Musik di Bandara Sultan Thaha Jambi Meriahkan Hari Musik Nasional dan Internasional

Menurutnya, seluruh pihak harus menjaga mutu bahan pangan, kebersihan pengolahan, keamanan konsumsi, dan kecukupan gizi secara konsisten.

Ia menegaskan anak-anak berhak menerima makanan bergizi yang layak sesuai standar program. Karena itu, pelaksana tidak boleh menurunkan kualitas demi keuntungan tertentu.

“Yang harus kita jaga adalah kualitas makanan yang sampai ke anak-anak sekolah. Jangan sampai ada pengurangan kualitas demi keuntungan segelintir pihak. Mereka berhak mendapatkan makanan bergizi yang layak sesuai standar,” tegasnya.

Dorong Transparansi dan Pengawasan Bersama

Selain menyoroti pengawasan, Assek juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat dan Badan Gizi Nasional yang terus melakukan evaluasi dan memperbaiki tata kelola program.

Ia menilai transparansi dan evaluasi rutin akan memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan MBG di berbagai daerah.

Assek juga mengajak pemerintah daerah, aparat pengawas, dan masyarakat ikut mengawal program secara bersama-sama. Menurutnya, keterlibatan semua pihak akan menjaga MBG tetap berjalan sesuai tujuan.

“Program ini adalah investasi besar untuk masa depan bangsa. Karena itu, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan MBG berjalan bersih, transparan, dan benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak Indonesia,” pungkasnya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UIN STS Jambi dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Bagi ASN Kampus
Banggar DPRD Jambi Sepakati Pembentukan Pansus Pengelolaan Aset Daerah
Gubernur Jambi Terima WALUBI, Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Pelantikan Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi: UBR Dorong Sinergi Strategis Layanan Kesehatan
Kanwil Kemenkum Jambi Tingkatkan Kepastian Hukum Lewat Layanan Fidusia Elektronik
Wali Kota Sungai Penuh Perjuangkan Status Batas Kawasan Hutan Bukit Khayangan
Warung Berkah GJB Sungai Penuh Sediakan Makan Gratis Setiap Hari Jumat
Pembangunan Tugu TMMD Ke-129 di Bungo Masuki Tahap Finishing
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:30 WIB

UIN STS Jambi dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Bagi ASN Kampus

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Jambi Terima WALUBI, Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:00 WIB

Pelantikan Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi: UBR Dorong Sinergi Strategis Layanan Kesehatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Tingkatkan Kepastian Hukum Lewat Layanan Fidusia Elektronik

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:46 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Perjuangkan Status Batas Kawasan Hutan Bukit Khayangan

Berita Terbaru