JAMBI, Oegopost.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis dinamika atmosfer terbaru di seluruh penjuru Provinsi Jambi. Kondisi cuaca Jambi hari ini menghadirkan variasi cuaca yang cukup kontras antara kawasan perkotaan dan dataran tinggi. Warga yang hendak bepergian sebaiknya memeriksa kesiapan kendaraan sebelum melintasi jalanan luar kota.
Tingkat kelembapan udara yang tinggi mendominasi sebagian besar daerah sejak dini hari. Kondisi basah ini memicu udara lembap yang berpotensi menurunkan jarak pandang pengemudi. Masyarakat perlu mengantisipasi perubahan cuaca mendadak, terutama saat melintasi jalur rawan genangan air.
Potensi Hujan Ringan Mengguyur Pusat Kota dan Sekitarnya
Pusat Kota Jambi berpeluang menyambut guyuran hujan intensitas ringan sepanjang siang hingga sore. Suhu harian di kawasan ini bertahan pada rentang 23 sampai 31 derajat Celsius. Udara terasa cukup gerah karena kelembapan atmosfer menembus angka 70 hingga 97 persen.
Kondisi serupa mengintai daerah penyangga seperti Merangin, Sarolangun, Batanghari, dan Bungo. Pengendara roda dua di Kabupaten Bungo wajib membawa jas hujan cadangan karena kelembapan kawasan ini mencapai 98 persen. Rentang suhu wilayah Bungo sendiri bergerak stabil antara 23 hingga 30 derajat Celsius.
Sementara itu, wilayah Merangin mencatat suhu minimum yang sedikit lebih sejuk, yakni 22 sampai 30 derajat Celsius. Kabupaten Batanghari dan Sarolangun berbagi parameter udara serupa dengan suhu maksimum menyentuh 31 derajat Celsius. Pengemudi mobil lintas kabupaten harus menjaga laju kendaraan untuk menghindari risiko tergelincir di aspal licin.
Udara Kabur Meluas dan Kabut Tebal Melanda Kawasan Barat
Fenomena partikel udara kabur menyelimuti bentang langit Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, dan Tebo. Ketiga kabupaten tersebut mencatatkan suhu harian seragam pada kisaran 23 hingga 31 derajat Celsius. Berbeda dengan wilayah sekitarnya, pesisir Tanjung Jabung Barat menikmati langit berawan tebal tanpa ancaman hujan deras.
Bergeser ke kawasan barat, Kabupaten Kerinci mengalami penurunan suhu drastis hingga mencapai 16 derajat Celsius. Hawa dingin lereng gunung ini berpadu dengan
kelembapan ekstrem yang bergerak di angka 59 sampai 99 persen. Udara kabur menyergap aktivitas harian warga sejak matahari belum terbit.
Kota Sungai Penuh menghadapi tantangan jarak pandang paling rendah akibat kepungan kabut dan asap tebal. Suhu udara di kota perbukitan ini berada pada rentang sejuk antara 18 hingga 25 derajat Celsius. Para sopir wajib menyalakan lampu kabut serta menjaga jarak aman saat menembus jalur perbukitan yang berkelok tajam.(ar)









