Jambi, oegopost.id – Pemerintah Kota Jambi membuka kesempatan emas melalui program magang Jepang 2026 Jambi bagi para pencari kerja lokal. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengasah kompetensi teknis sekaligus memperluas peluang karier generasi muda di tingkat internasional.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UMKM Kota Jambi, Liana Andriani, menyampaikan kabar tersebut di Jambi pada Selasa. Pihaknya menggelar program bernilai tinggi ini atas kerja sama Pemerintah Kota Jambi, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, serta LPK Aratana Kibo.
Liana menjelaskan bahwa sesi pembekalan awal memberikan pemahaman mendalam bagi para peserta calon magang. Materi persiapan mencakup tahapan seleksi ketat, kelengkapan berkas, pemahaman budaya kerja Jepang, hingga kesiapan fisik dan mental.
Masyarakat Kota Jambi menyambut program kolaborasi internasional ini dengan antusiasme yang sangat tinggi. Sosialisasi perdana di Rumah Dinas Wali Kota Jambi bahkan sukses menyedot kehadiran sekitar 160 peserta.
Dari agenda sosialisasi tersebut, sebanyak 155 orang langsung mendaftarkan diri secara resmi kepada panitia. Komposisi pendaftar mencakup 109 orang lulusan SLTA/sederajat serta 46 orang lulusan jenjang sarjana (S1).
Hingga saat ini, sebanyak 83 pendaftar telah berhasil menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi yang ditentukan. Dinas terkait masih memberikan kesempatan bagi pendaftar lain untuk melengkapi berkas administrasi hingga akhir September 2026.
Persyaratan Seleksi dan Tahapan Pembekalan Intensif Peserta
Para calon peserta akan menjalani masa pembekalan serta pelatihan intensif selama satu bulan penuh di Kota Jambi. Agenda ini menjadi persiapan krusial sebelum mereka menempuh Seleksi Nasional dari Kemnaker RI pada 19 Oktober 2026.
Kemnaker RI akan menerjunkan empat orang penguji ahli untuk mengawal proses seleksi selama empat hari penuh. Tim penguji memastikan seluruh tahapan penilaian berjalan ketat sesuai kualifikasi standar kerja industri di Jepang.
Peserta yang lolos seleksi awal wajib mengikuti tahapan tes fisik, pemantapan karakter, serta pelatihan bahasa lanjutan. Proses pembekalan lanjutan ini berlangsung selama dua bulan di Jambi dan dilanjutkan dua bulan di Jakarta.
Setelah memenuhi seluruh standar kualifikasi, peserta bakal menerima informasi mengenai lokasi penempatan kerja di Jepang. Mereka kemudian menandatangani kontrak kerja program magang resmi yang berlaku selama tiga tahun.
Liana berharap para peserta tidak sekadar menimba pengalaman kerja praktis di mancanegara selama masa magang. Beliau ingin pemuda Jambi membawa pulang ilmu, kedisiplinan tinggi, dan etos kerja positif untuk membangun daerah.
Pesan Khusus Pemimpin Daerah Bagi Calon Peserta
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, turut memberikan pengarahan khusus bagi seluruh calon peserta magang. Beliau meminta generasi muda mempersiapkan mental tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di negeri orang.
Diza mengingatkan bahwa para peserta akan menghadapi perbedaan budaya, kebiasaan bahasa, iklim lingkungan, serta pola hidup harian. Oleh karena itu, adaptasi yang cepat menjadi kunci utama keberhasilan peserta selama menjalani masa kontrak di Jepang.
Pemerintah Kota Jambi optimistis program magang internasional ini mampu mencetak SDM unggul berdaya saing global. Keberhasilan program ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran terbuka sekaligus menggerakkan perekonomian daerah di masa depan.(ar)









