Pemkab Batang Hari Gandeng Pusbisindo dan GERKATIN Perkuat Ruang Inklusif Disabilitas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan bersama jajaran Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) dan DPC GERKATIN Batang Hari pada Minggu (4/10/2026).(poto: jamberita.com).

Pertemuan bersama jajaran Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) dan DPC GERKATIN Batang Hari pada Minggu (4/10/2026).(poto: jamberita.com).

Batang Hari, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus memperkuat langkah strategis demi menjamin kesetaraan hak komunitas Tuli di seluruh lini kehidupan bermasyarakat daerah. Komitmen inklusi tersebut terwujud nyata melalui pertemuan bersama jajaran Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) dan DPC GERKATIN Batang Hari pada Minggu (4/10/2026).

Pertemuan penting ini mempertemukan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Batang Hari dengan Ketua Pusbisindo Yoga Prawira serta Ketua DPC GERKATIN Batang Hari Pratiwi Hani. Agenda ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa, melainkan sarana dialog terbuka guna menyerap aspirasi dan memenuhi hak warga secara setara.

Asisten I Setda Batang Hari menegaskan bahwa keterbatasan indra pendengaran tidak boleh mengurangi hak dasar warga negara sedikit pun dalam kehidupan sehari-hari. Pihaknya berkomitmen penuh memastikan masyarakat Tuli memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses layanan publik, fasilitas pendidikan, hingga kanal informasi resmi daerah.

Mendorong Layanan Publik Ramah Bagi Para Penyandang Tuli

Pemerintah daerah memandang bahasa isyarat sebagai jembatan penting yang menghubungkan komunikasi antarwarga tanpa sekat pembatas sosial. Pihak birokrasi bertekad merangkul seluruh kalangan agar tidak ada satu pun warga Batang Hari yang tertinggal dalam proses pembangunan.

Baca Juga :  BPBD Tebo siaga Karhutla Meski Hujan Masih Turun

Akses komunikasi memegang peranan krusial bagi kehidupan sosial serta masa depan para penyandang disabilitas rungu di daerah. Hambatan informasi selama ini kerap mempersempit ruang gerak masyarakat Tuli dalam meraih pendidikan berkualitas serta menikmati layanan administrasi kependudukan.

Ketua Pusbisindo Yoga Prawira menjelaskan bahwa Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) memegang kedudukan sangat penting sebagai bahasa ibu komunitas Tuli. Ia mendorong berbagai pihak mempelajari serta mengakui eksistensi bahasa isyarat ini secara lebih luas di tengah masyarakat umum.

Yoga menambahkan bahwa bahasa isyarat mencerminkan identitas budaya yang sangat melekat pada keseharian hidup teman Tuli. Melalui gerakan tangan dan ekspresi wajah yang khas, mereka mengekspresikan gagasan, menjalin interaksi sosial, serta menyuarakan aspirasi hidup.

Sinergi Nyata Demi Kemandirian Serta Kesejahteraan Bersama Difabel

Ketua DPC GERKATIN Batang Hari Pratiwi Hani mengapresiasi keterbukaan pemerintah daerah dalam menyambut aspirasi rekan-rekan disabilitas rungu secara hangat. Ia menaruh harapan besar agar dialog bersama jajaran pemerintah ini segera bermuara pada rancangan program kerja konkret di lapangan.

Baca Juga :  Bupati Fadhil Arief Buka Konfercab GP Ansor Batang Hari 2026

Pratiwi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menggenjot program pemberdayaan, peningkatan kesejahteraan keluarga, serta kemandirian ekonomi para penyandang Tuli. Menurutnya, gerakan advokasi GERKATIN selalu konsisten memperjuangkan kesetaraan martabat dan hak asasi setiap individu tuna rungu di seluruh pelosok wilayah.

Pembangunan daerah yang inklusif sejatinya tidak hanya bertumpu pada penyediaan sarana fisik atau pembangunan gedung semata. Pemerintah daerah perlu menjamin keterlibatan aktif semua warga negara agar suara mereka tetap terdengar jelas meski tersampaikan melalui medium bahasa berbeda.

Langkah Pemkab Batang Hari merangkul Pusbisindo dan GERKATIN menjadi tonggak berharga menuju tatanan daerah yang berkeadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Inisiatif humanis ini membuktikan bahwa daerah inklusif selalu membuka ruang yang setara bagi setiap orang untuk berpartisipasi serta didengarkan aspirasinya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Ratusan Siswa Madrasah Bersaing di Olimpiade Sains Jambi
Bupati Agus Rubiyanto Tinjau Jalan Penghubung Teluk Rendah untuk Diusulkan pada 2027
Menatap Juara Umum MTQ Jambi: 5 Solusi Strategis Pembinaan Kafilah Sungai Penuh
Kabut Asap Selimuti Jambi Ganggu Jadwal Penerbangan Bandara Sultan Thaha
Anggaran Karhutla Jambi Rp30 Miliar Disorot, Publik Tuntut Bukti Konkret Kinerja Lapangan OPD
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Ratusan Siswa Madrasah Bersaing di Olimpiade Sains Jambi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Bupati Agus Rubiyanto Tinjau Jalan Penghubung Teluk Rendah untuk Diusulkan pada 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB