Gaji PPPK Ditanggung APBN Diusulkan Pemerintah Daerah untuk Ringankan Beban Fiskal

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah daerah mengusulkan gaji PPPK ditanggung APBN untuk meringankan beban fiskal.

Pemerintah daerah mengusulkan gaji PPPK ditanggung APBN untuk meringankan beban fiskal.

Jakarta, oegopost.id -Sejumlah pemerintah daerah mengusulkan pemerintah pusat menanggung gaji PPPK melalui APBN sebagai kebijakan pembiayaan nasional. Pemerintah daerah mengajukan usulan gaji PPPK ditanggung APBN karena mereka menghadapi tekanan fiskal yang semakin berat saat membiayai belanja pegawai di berbagai sektor pelayanan publik.

Daerah Menyampaikan Tekanan Anggaran Pegawai

Pemerintah daerah menyampaikan bahwa pembiayaan gaji PPPK melalui APBD terus membebani struktur keuangan daerah. Mereka menghitung porsi belanja pegawai yang terus meningkat dan menekan ruang fiskal untuk membiayai program pembangunan lain.

Sejumlah kepala daerah kemudian mendorong pemerintah pusat mengambil alih pembiayaan gaji PPPK. Mereka menilai langkah tersebut dapat menjaga keseimbangan anggaran daerah sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Baca Juga :  Kebijakan Pembiayaan PPPK Pusat Berpotensi Hemat APBD Jambi Rp200,6 Miliar

Pemerintah Daerah Mendorong Efisiensi Anggaran

Pemerintah daerah juga menjelaskan bahwa pengalihan pembiayaan gaji PPPK ke APBN dapat membantu mereka mengalokasikan anggaran secara lebih efektif. Mereka mengarahkan dana APBD untuk memperkuat sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Selain itu, pemerintah daerah menilai kebijakan ini dapat mencegah keterlambatan pembayaran gaji PPPK yang selama ini berpotensi terjadi di daerah dengan kemampuan fiskal terbatas.

Pemerintah Pusat Mengkaji Usulan

Pemerintah pusat saat ini mengkaji usulan tersebut secara mendalam. Kementerian terkait menilai dampak fiskal yang muncul apabila APBN menanggung seluruh gaji PPPK secara nasional. Pemerintah juga mengevaluasi dampak kebijakan ini terhadap sistem pengelolaan aparatur sipil negara.Pemerintah pusat menegaskan bahwa mereka hanya akan mengambil keputusan setelah melakukan kajian menyeluruh agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan ketimpangan antara pusat dan daerah.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Anjlok, Petani Minta Kepastian Ekspor

Usulan agar pemerintah pusat menanggung gaji PPPK melalui APBN menunjukkan tekanan fiskal yang dialami daerah. Pemerintah daerah mendorong kebijakan ini untuk menjaga stabilitas anggaran, sementara pemerintah pusat terus mengkaji dampaknya sebelum menetapkan keputusan akhir.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wawako Sungai Penuh Lantik 5 Pejabat Eselon II dan Intip Hartanya
Al Haris Rombak Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Ini Daftar Lengkapnya
Membaca Arah Pembangunan Jambi Lewat RAPBD Tahun 2027
Gubernur Al Haris Serahkan Ranperda APBD Jambi 2027
Hari Kesaktian Pancasila Jambi Jadi Pengingat Keteguhan Ideologi Bangsa
Sah, Belanja Perubahan APBD Jambi 2026 Tembus Rp4 Triliun
DPRD Kota Sungai Penuh Resmi Setujui Ranperda Perubahan APBD 2026
Seleksi Kepala OPD Sungai Penuh Cari Pimpinan Siap Eksekusi Program
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Wawako Sungai Penuh Lantik 5 Pejabat Eselon II dan Intip Hartanya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Al Haris Rombak Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Ini Daftar Lengkapnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Membaca Arah Pembangunan Jambi Lewat RAPBD Tahun 2027

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Gubernur Al Haris Serahkan Ranperda APBD Jambi 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Hari Kesaktian Pancasila Jambi Jadi Pengingat Keteguhan Ideologi Bangsa

Berita Terbaru

Konsol PlayStation dan Nintendo Switch bersanding dengan tumpukan kaset game fisik serta kartu permainan di atas meja.(poto: AI).

Games

Sony Hapus Kaset Game, Nintendo Pertahankan Format Fisik

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:05 WIB

Mahasiswa GERAM Kaltim kecewa atas respons Gubernur Rudy Mas'ud saat temui massa aksi di Samarinda, Rabu (21/10/2026).(poto: kompas.com).

Nasional

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:57 WIB

Ilustrasi Aktivitas pengisian bahan bakar kendaraan oleh petugas di salah satu SPBU Pertamina.(poto: AI).

Kriminal

Polres Ciamis Tangkap Truk Fuso Penguras Ribuan Liter Solar

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:48 WIB

Pengguna mengatur fitur investasi reksa dana otomatis di ponsel pintar untuk mendukung konsistensi menabung rutin.(poto: AI).

Bisnis

Ajaib Rilis Fitur Investasi Reksa Dana Otomatis dari OJK

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:45 WIB