BPBD Tebo siaga Karhutla Meski Hujan Masih Turun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Kabupaten Tebo meningkatkan kesiapsiagaan Karhutla meski hujan masih turun hingga akhir Mei 2026 untuk mencegah munculnya titik api di wilayah rawan.( Poto : istimewa ).

BPBD Kabupaten Tebo meningkatkan kesiapsiagaan Karhutla meski hujan masih turun hingga akhir Mei 2026 untuk mencegah munculnya titik api di wilayah rawan.( Poto : istimewa ).

Tebo, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Tebo tetap meningkatkan kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) meski hujan masih sering turun di sejumlah wilayah hingga pertengahan Mei 2026.

Curah hujan yang terjadi pada siang, sore, dan malam hari masih tergolong normal dan membantu mengurangi risiko munculnya titik api.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, mengatakan kondisi cuaca di wilayah Tebo masih cukup aman karena hujan ringan hingga sedang masih rutin mengguyur beberapa kawasan.

BPBD memperoleh informasi tersebut dari hasil pemantauan cuaca dan laporan BMKG Jambi.

Menurut Joko, hujan masih berpotensi turun sampai akhir Mei 2026.

Walau kondisi cuaca masih mendukung, BPBD tetap mempertahankan status siaga darurat Karhutla untuk mengantisipasi perubahan cuaca saat musim kemarau mulai datang.

Hujan Masih Mendominasi Wilayah Tebo

Joko menjelaskan, hujan yang turun dalam beberapa pekan terakhir membantu menjaga kelembapan lahan sehingga potensi kebakaran menjadi lebih kecil.

Kondisi itu membuat sejumlah daerah rawan Karhutla di Kabupaten Tebo masih berada dalam kondisi aman.

Baca Juga :  Festival Batanghari 2026: Mengulas Kembali Jejak Jalur Perdagangan Rempah

“Memang sampai sekarang kondisi hujan di Kabupaten Tebo masih masuk kategori normal,” kata Joko Ardiawan saat ditemui di kantornya, Rabu (13/5/2026).

BPBD terus memantau perkembangan cuaca setiap hari untuk mengetahui perubahan kondisi di lapangan.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar penanganan kebakaran dapat berjalan cepat jika titik api mulai muncul.

BPBD Perkuat Koordinasi Pencegahan Karhutla

BPBD Kabupaten Tebo terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparat desa, TNI, Polri, dan Manggala Agni. Langkah itu bertujuan untuk memastikan kesiapan personel serta perlengkapan pemadaman kebakaran.

Joko menegaskan, kesiapsiagaan tetap menjadi prioritas utama meski curah hujan masih cukup tinggi.

Pemerintah daerah tidak ingin mengambil risiko ketika cuaca mulai berubah dan suhu udara meningkat.

“Kondisi hujan kemungkinan masih berlangsung hingga akhir Mei dengan intensitas ringan dan sedang.

Namun kami tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi berbagai kemungkinan,” ujarnya.

Baca Juga :  Cegah Karhutla, Dishut Jambi Bentuk 34 Kelompok Masyarakat Peduli Api

Selain memperkuat koordinasi, BPBD juga mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya Karhutla.

Petugas meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran besar.

Masyarakat Supaya Ikut Mencegah Kebakaran

BPBD Kabupaten Tebo mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan dengan tidak membakar semak maupun lahan perkebunan.

Saat cuaca mulai panas, api dapat menyebar dengan cepat dan sulit dikendalikan.

Joko meminta warga segera melapor kepada aparat setempat jika melihat asap atau titik api di kawasan hutan dan lahan kosong.

Menurutnya, laporan cepat dari masyarakat sangat membantu proses penanganan di lapangan.

“Informasi BMKG Jambi menunjukkan hujan ringan hingga sedang masih berpotensi turun sampai akhir Mei. Walau begitu, kami tetap menjalankan langkah kesiapsiagaan,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Tebo berharap hujan yang masih mendominasi dapat membantu menekan risiko Karhutla pada tahun ini.

Namun pemerintah tetap mengutamakan kesiapan personel dan peralatan agar mampu menghadapi kemungkinan terburuk saat musim kemarau tiba.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka
Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas
Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi
Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci
Polres Tebo Sapu Bersih Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Batanghari
Kanwil Kemenkum Jambi dan BRIDA Sepakati Pelindungan Kekayaan Intelektual
Wagub Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Perkuat Peran Adat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB