Jambi, oegopost.id – Sebanyak 165 pelajar madrasah membuka persaingan ketat dalam gelaran Olimpiade Madrasah Indonesia 2026 Tingkat Provinsi Jambi. Panitia memusatkan seluruh rangkaian perlombaan hari pertama tersebut di lingkungan MTs Negeri 2 Kota Jambi pada Senin (5/10/2026).
Ratusan peserta berbakat ini datang mewakili dua jenjang pendidikan formal madrasah, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Catatan panitia menunjukkan delegasi jenjang MI menyumbang 66 peserta, sementara jenjang MTs mengirimkan 99 peserta.
Para siswa mulai memadati lokasi kompetisi sejak pukul 07.30 WIB untuk registrasi dan persiapan teknis. Seluruh agenda perlombaan hari pembuka berjalan bertahap hingga tuntas sekitar pukul 15.00 WIB.
Hari pertama menyajikan persaingan ketat pada cabang mata lomba Matematika serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Tim juri dan panitia menyusun materi ujian secara berjenjang menurut tingkat kelas serta pembagian sesi perlombaan.
Perhelatan bergengsi antarmadrasah se-Provinsi Jambi ini mengusung tema “Islam, Sains dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.” Semboyan ini memadukan penguatan nalar ilmiah siswa dengan kepedulian lingkungan serta nilai keagamaan yang kokoh.
Ratusan Siswa Madrasah Ikuti Perlombaan Tingkat Provinsi Jambi
Ajang prestisius tingkat daerah ini berlangsung maraton selama dua hari penuh, terhitung mulai 5 hingga 6 Oktober 2026. Utusan madrasah dari berbagai pelosok kabupaten dan kota di Provinsi Jambi turut ambil bagian memperebutkan gelar terbaik.
Bagi para siswa, panggung kompetisi ini menguji hasil pembinaan intensif yang mereka jalani di madrasah masing-masing. Mereka mengadu ketangkasan logika, ketelitian hitung, dan pemahaman konsep sains secara langsung di hadapan penguji.
Pihak panitia terus menjaga ketertiban teknis agar alur perlombaan tidak menemui kendala di lapangan. Pengawalan tata tertib ini memberi ruang kompetisi yang adil dan setara bagi seluruh delegasi madrasah.
Agenda akademik ini segera bergulir ke hari kedua untuk menuntaskan sisa nomor lomba yang telah terjadwal. Penyelenggara memproyeksikan seluruh rangkaian agenda tingkat provinsi selesai sesuai jadwal penutupan yang telah mereka tetapkan.
Antusiasme peserta tampak dari kesiapan mereka menuntaskan butir-butir soal rumit sejak sesi pagi hingga sore. Semangat kompetitif ini mencerminkan tekad madrasah dalam mencetak bibit unggul berdaya saing tinggi di bidang riset dan sains.
Kemenag Pantau Ketat Pelaksanaan Lomba Demi Kelancaran
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Dedi Irama Silalahi, memantau langsung jalannya kompetisi sejak pagi. Dedi mengamati jalannya ujian di beberapa ruang kelas guna memastikan agenda berjalan sesuai pedoman operasional standar.
Peninjauan lapangan ini juga bertujuan memastikan setiap sesi lomba berlangsung tepat waktu tanpa hambatan fasilitas. Kemenag ingin memastikan seluruh siswa memperoleh sarana yang layak demi memaksimalkan potensi akademiknya.
Dedi mengapresiasi kedisiplinan panitia dan peserta yang menjaga suasana ujian tetap kondusif sepanjang hari pertama. Ia berharap ritme positif dan ketertiban seperti ini bertahan hingga upacara penutupan esok hari.
Pejabat Kemenag tersebut berpesan agar para siswa terus memelihara rasa percaya diri saat menghadapi lembar ujian. Dukungan mental ini krusial agar konsentrasi siswa tidak buyar saat memecahkan soal-soal penalaran tingkat tinggi.
“Kita berharap pelaksanaan OMI ini dapat terus berjalan lancar sampai selesai. Anak-anak dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik, tertib dan penuh semangat, sehingga mereka dapat memberikan kemampuan terbaiknya,” ujar Dedi menegaskan harapannya.(ar)









