Anggaran Karhutla Jambi Rp30 Miliar Disorot, Publik Tuntut Bukti Konkret Kinerja Lapangan OPD

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman.(poto: jambiprima.com).

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman.(poto: jambiprima.com).

Jambi, oegopost.id – Pemerintah Provinsi Jambi menggelontorkan anggaran penanganan karhutla Jambi sebesar Rp30 miliar, namun publik menuntut bukti nyata efektivitas dana jumbo tersebut. Alokasi fantastis ini semestinya mampu melenyapkan ancaman kebakaran hutan dan lahan secara cepat tanpa berlarut-larut.

Masyarakat mulai menyuarakan kritik tajam terhadap lambannya gerakan taktis sejumlah dinas terkait di lapangan. Kebijakan mitigasi bencana daerah tidak boleh sekadar megah dalam dokumen pembiayaan tanpa menurunkan titik panas secara konkret.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, menyatakan pihaknya telah membagi pagu anggaran tersebut ke sejumlah organisasi perangkat daerah teknis. Ia mengakui sebagian dinas mulai mencairkan dana kegiatan untuk menopang kebutuhan operasional regu pemadam.

Kendati demikian, kesiapan anggaran di atas kertas belum sebanding dengan keluhan warga yang masih mengkhawatirkan ancaman kabut asap. Pemerintah daerah memikul beban pembuktian bahwa uang rakyat ini tidak terbuang sia-sia untuk birokrasi seremonial semata.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Perkuat Pemenuhan Hak Anak Jambi Lewat Pendidikan Inklusif dan Penguatan Keluarga

Realisasi Anggaran Karhutla Lamban Picu Keraguan Publik Luas

Upaya pemadaman api kerap terkendala masalah klasik operasional personel dan keterbatasan armada di zona rawan. Birokrasi yang berbelit dalam mencairkan anggaran belanja dinas teknis berpotensi memperparah dampak kerusakan lingkungan hidup.

Pemerintah daerah justru terkesan baru mendorong percepatan realisasi ketika ancaman puncak musim kemarau telah tiba. Keterlambatan aksi pencegahan berisiko membuat anggaran puluhan miliar rupiah habis tanpa memberi rasa aman bagi masyarakat.

Sudirman mengungkapkan baru empat organisasi perangkat daerah yang bergerak merealisasikan anggaran tanggap darurat tersebut. Fakta ini memperlihatkan ketidaksiapan instansi lainnya dalam merespons ancaman bencana musiman secara terpadu dan tanggap.

Publik mendesak dinas teknis yang lamban segera membuka kendala internal yang menghambat eksekusi kegiatan operasional pencegahan. Jangan sampai kelalaian administratif dinas teknis mengorbankan hak warga untuk menghirup udara bersih bebas asap.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Salurkan Bantuan dan Percepat Penanganan Banjir Sarolangun

Pemerintah Daerah Dituntut Transparan Kelola Dana Bencana

Pemerintah Provinsi Jambi menargetkan seluruh alokasi dana puluhan miliar tersebut terserap penuh hingga akhir tahun anggaran berjalan. Target penyerapan semata tanpa tolok ukur penurunan hotspot kebakaran tentu memicu gelombang tanda tanya dari pemerhati lingkungan.

Sudirman menegaskan seluruh penggunaan dana wajib mengalir khusus untuk penanganan musibah kebakaran hutan dan gambut. Transparansi belanja menjadi ujian integritas bagi pejabat berwenang agar alokasi operasional tidak bocor ke pos kegiatan non-prioritas.

“Rp30 miliar itu untuk penanganan karhutla di Provinsi Jambi. Ada empat OPD yang sudah merealisasikan, nanti tinggal dilaksanakan,” kata Sudirman, Selasa (6/10/2026).

“Total Rp30 miliar sudah di alokasikan, dan sudah ada yang berjalan. Mudah-mudahan yang Rp30 miliar itu bisa habis tahun ini untuk penanganan karhutla. Karena yang beruntuk hanya untuk penanganan karhutla,” tegas Sudirman.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Ratusan Siswa Madrasah Bersaing di Olimpiade Sains Jambi
Bupati Agus Rubiyanto Tinjau Jalan Penghubung Teluk Rendah untuk Diusulkan pada 2027
Menatap Juara Umum MTQ Jambi: 5 Solusi Strategis Pembinaan Kafilah Sungai Penuh
Kabut Asap Selimuti Jambi Ganggu Jadwal Penerbangan Bandara Sultan Thaha
Pemkab Batang Hari Gandeng Pusbisindo dan GERKATIN Perkuat Ruang Inklusif Disabilitas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:21 WIB

Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Ratusan Siswa Madrasah Bersaing di Olimpiade Sains Jambi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Bupati Agus Rubiyanto Tinjau Jalan Penghubung Teluk Rendah untuk Diusulkan pada 2027

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB