Jambi, oegopost.id – Seorang kakek 78 tahun mengalami penganiayaan kakek depan pasar saat melintas di depan Pasar InFresh, Jalan Dr.
Setia Budi, Kelurahan Kasang, Kecamatan Kota Jambi, Sabtu (23/5/2026) siang. Seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa menyerang korban hingga jatuh dari sepeda dan terluka.
Kronologi Kejadian di Lokasi
Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.18 WIB saat korban berinisial TR mengayuh sepeda seperti biasa. Kondisi jalan saat itu ramai, namun tidak ada yang menyangka insiden akan terjadi.
Tiba-tiba, pelaku berinisial BAM menghentikan laju sepeda korban. Ia langsung menggoyang setang sepeda sambil memaki korban dengan kata-kata kasar.
Korban kehilangan keseimbangan dan langsung terjatuh ke aspal. Warga sekitar sempat terkejut melihat kejadian itu.
Setelah korban jatuh, pelaku mengambil batu di sekitar lokasi. Ia kemudian melemparkan batu itu ke arah tubuh korban dan menyebabkan korban mengalami luka.
Warga Mengejar Pelaku
Warga yang melihat kejadian langsung bereaksi dan berusaha menghentikan pelaku. Situasi di sekitar Pasar InFresh sempat panik karena aksi kekerasan tersebut.
Pelaku kemudian berlari ke arah Sijenjang setelah menyerang korban. Namun, sejumlah warga mengejarnya hingga berhasil menangkapnya tidak jauh dari lokasi.
Kapolsek Polsek Jambi Timur, AKP Deddy, mengatakan warga lebih dulu mengamankan pelaku sebelum polisi tiba.
“Warga langsung mengejar dan berhasil menangkap pelaku di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Warga segera menolong korban TR yang mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Mereka lalu membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Jambi untuk mendapatkan perawatan medis.
Tim medis langsung menangani luka korban begitu tiba di rumah sakit. Kondisinya stabil setelah mendapat pertolongan awal.
Pihak keluarga datang tak lama kemudian untuk mendampingi korban selama perawatan.
Mediasi di Polsek Jambi Timur
Setelah kejadian, keluarga korban dan ketua RT mendatangi Polsek Jambi Timur untuk membahas penyelesaian kasus. Pertemuan berlangsung pada malam hari di kantor polisi.
Kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan kasus secara kekeluargaan. Keluarga korban juga memilih tidak membuat laporan polisi.
Kapolsek Jambi Timur AKP Deddy menjelaskan bahwa proses mediasi berjalan lancar tanpa konflik lanjutan.
“Semua pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan,” katanya.
Polisi juga menduga pelaku mengalami gangguan jiwa. Setelah mediasi selesai, petugas menyerahkan pelaku ke Dinas Sosial untuk dipulangkan ke keluarganya di Sumatera Barat.(ar)









