Sungai Penuh, oegopost.id – Malam Pagelaran Seni Budaya Kenduhei Sko 6 Luhah menjadi pusat perhatian masyarakat di Luhah Rio Jayo, Kota Sungai Penuh, pada Selasa (30/6/2026). Panitia menutup rangkaian Pagelaran Seni Budaya Kenduhei yang sudah berlangsung sejak 25 Juni 2026 dengan suasana meriah dan penuh antusias warga.
Masyarakat dari enam luhah datang langsung ke lokasi acara untuk menyaksikan penutupan kegiatan tersebut. Warga ikut meramaikan suasana dan menunjukkan dukungan terhadap pelestarian budaya daerah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju puncak Kenduhei Sko pada 5 Juli 2026.
Panitia mengangkat kembali tradisi lama melalui berbagai pertunjukan seni yang melibatkan pelaku budaya lokal. Mereka mendorong generasi muda untuk mengenal dan menjaga warisan adat yang berkembang di tengah masyarakat Sungai Penuh. Suasana kebersamaan terlihat kuat sepanjang acara berlangsung.
Rangkaian Seni Budaya Hidupkan Tradisi Daerah Rio Jayo
Ketua Panitia Luhah Rio Jayo, Vendra Veda, memimpin langsung jalannya malam penutupan kegiatan budaya tersebut. Ia mengoordinasikan seluruh rangkaian acara agar berjalan tertib dan meriah.
Panitia menampilkan berbagai kesenian tradisional khas Sungai Penuh. Para pelaku seni membawakan tarian daerah, musik tradisional, dan atraksi budaya yang berasal dari warisan leluhur. Setiap penampilan menonjolkan nilai adat yang hidup di tengah masyarakat enam luhah.
Vendra Veda mengajak warga untuk datang dan memeriahkan acara penutupan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini berperan penting dalam menjaga identitas budaya daerah.
Warga Enam Luhah Tampilkan Kesenian Tradisional Daerah
Masyarakat dari enam luhah tampil aktif dalam setiap pertunjukan seni yang digelar. Mereka membawakan tarian tradisional dan musik daerah yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.
Panitia juga menghidupkan kembali sejumlah tradisi yang mulai jarang tampil di ruang publik. Upaya ini memperkuat pelestarian budaya agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Warga memadati lokasi acara sejak sore hari hingga malam. Mereka menyaksikan langsung seluruh rangkaian pertunjukan dan ikut menjaga suasana kebersamaan selama acara berlangsung.
Pemerintah Dukung Pelestarian Adat Kenduhei Sko Sungai Penuh
Pemerintah Kota Sungai Penuh mengirimkan Wakil Wali Kota bersama jajaran untuk menghadiri malam penutupan. Kehadiran pemerintah memperkuat dukungan terhadap pelestarian budaya daerah.
Masyarakat menghidupkan kembali tradisi Kenduhei Sko 6 Luhah setelah vakum sejak 2007. Mereka melanjutkan rangkaian kegiatan budaya ini sebagai bentuk komitmen menjaga adat.
Warga berharap kegiatan ini terus berlanjut dan berkembang pada tahun-tahun mendatang. Mereka ingin Kenduhei Sko mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah masyarakat Kenduhei Sko 6 Luhah.(ar)









