IHSG Anjlok 1 Persen Sesi I, Asing Lepas Rp 1,14 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layar ticker BEI memerah saat IHSG sesi I anjlok 1 persen di tengah aksi jual bersih investor asing, Senin (26/10/2026).(poto: AI).

Layar ticker BEI memerah saat IHSG sesi I anjlok 1 persen di tengah aksi jual bersih investor asing, Senin (26/10/2026).(poto: AI).

Jakarta, Oegopost.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan koreksi tajam. Indeks acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut terpangkas 1,00 persen ke level 5.385 hingga penutupan perdagangan sesi pertama, Senin (26/10/2026).

Laju indeks sebenarnya sempat mencicipi zona hijau pada awal perdagangan. IHSG dibuka pada level 5.442,300, lalu menanjak menyentuh titik tertinggi di posisi 5.453,647.

Tekanan jual yang membesar segera membalikkan arah indeks. IHSG bahkan sempat merosot hingga menyentuh titik terendah harian di angka 5.349,754 sebelum akhirnya memangkas sebagian pelemahan menjelang jeda siang.

Aktivitas perdagangan paruh hari ini mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 7,597 triliun. Para pelaku pasar memperdagangkan sekitar 18,574 miliar lembar saham melalui 1.143.355 kali frekuensi transaksi.

Pelemahan pasar tercermin dari dominasi pergerakan saham yang berakhir di zona merah. Sebanyak 474 saham tercatat melemah, hanya 189 saham yang berhasil menguat, dan 128 saham bergerak mendatar.

Kondisi tersebut membuat total kapitalisasi pasar di BEI kini berada di level Rp 9.505,669 triliun. Mayoritas sektor menekan laju indeks seiring maraknya aksi jual pelaku pasar.

Baca Juga :  Hakim Batalkan Sanksi KPPU Rp 755 Miliar ke 97 Pinjol

Saham Perbankan Jadi Sasaran Jual Investor Asing

Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 1,14 triliun pada perdagangan sesi pertama. Angka ini berasal dari nilai jual saham asing yang mencapai Rp 2,69 triliun berbanding nilai beli yang hanya Rp 1,55 triliun.

Arus dana keluar tersebut menyasar saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati urutan pertama daftar lepas asing dengan net sell mencapai Rp 201,92 miliar.

Aksi jual juga menimpa PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan catatan arus keluar Rp 129,94 miliar. Menyusul di belakangnya, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan net sell asing Rp 89,67 miliar.

Selain sektor perbankan, investor asing mengobral saham komoditas energi dan mineral. Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat nilai jual bersih Rp 83,53 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dilepas sebesar Rp 47,43 miliar.

Beberapa emiten lain yang turut mengisi daftar jual asing mencakup PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Rp 39,55 miliar. Asing juga melepas kepemilikan di saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 39,29 miliar serta PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 31,55 miliar.

Baca Juga :  Penjualan Teh Kayu Aro Kemasan Melonjak Naik 7,18 Persen

BRIS dan TPIA Pimpin Akumulasi Saham oleh Asing

Meski mencatatkan net sell secara agregat, investor asing tetap mengoleksi sejumlah saham pilihan. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) memimpin daftar beli bersih asing dengan nilai akumulasi Rp 18,42 miliar.

Minat beli pemodal luar negeri juga mengalir ke sektor petrokimia. Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) membukukan pembelian bersih asing sebesar Rp 18,29 miliar sepanjang sesi pagi.

Saham energi dan logistik turut melengkapi daftar akumulasi pemodal asing. PT Sumber Global Energy Tbk (SGER) menorehkan net buy sebesar Rp 6,85 miliar, disusul PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang mengantongi arus masuk Rp 5,47 miliar.

Daftar lima besar saham incaran asing ditutup oleh emiten semen pelat merah. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mencatat pembelian bersih pemodal luar negeri senilai Rp 4,66 miliar hingga akhir perdagangan siang ini.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini Stagnan, Cek Daftarnya
Harga Emas di Jambi 26 Oktober 2026: Antam dan Perhiasan Turun
IHSG Menguat ke Level 5.439, Waspadai Sentimen Ini
Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini: Jual Tetap, Buyback Turun
Harga Emas di Jambi Turun per 25 Oktober 2026
Harga Emas Antam Pegadaian Turun Hari Ini, Simak Daftarnya
Harga Emas di Jambi Hari Ini Rp2,54 Juta per Gram
Barclays Pangkas 5.000 Karyawan demi Efisiensi AI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:03 WIB

IHSG Anjlok 1 Persen Sesi I, Asing Lepas Rp 1,14 Triliun

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:38 WIB

Harga Emas di Jambi 26 Oktober 2026: Antam dan Perhiasan Turun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:50 WIB

IHSG Menguat ke Level 5.439, Waspadai Sentimen Ini

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini: Jual Tetap, Buyback Turun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Harga Emas di Jambi Turun per 25 Oktober 2026

Berita Terbaru

Layar ticker BEI memerah saat IHSG sesi I anjlok 1 persen di tengah aksi jual bersih investor asing, Senin (26/10/2026).(poto: AI).

Bisnis

IHSG Anjlok 1 Persen Sesi I, Asing Lepas Rp 1,14 Triliun

Senin, 26 Okt 2026 - 14:03 WIB

Ilustrasi Aparat Polri bersama tim gabungan memeriksa lokasi kebakaran hutan dan lahan guna proses penyelidikan.(poto: AI).

Hukum

Polri Jerat 11 Korporasi Karhutla, DPR Desak Sanksi Tegas

Senin, 26 Okt 2026 - 13:56 WIB

Komisi III DPR RI resmi menunjuk politisi Partai Gerindra, Habiburokhman, untuk memimpin Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset Tindak Pidana.(poto: AI).

Nasional

Habiburokhman Pimpin Panja RUU Perampasan Aset DPR

Senin, 26 Okt 2026 - 13:50 WIB

Petugas kepolisian didampingi Provos menggelar Operasi Patuh 2026 secara humanis di jalan raya.(ilustrasi poto: AI).

Nasional

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Polisi Incar 11 Pelanggaran Ini

Senin, 26 Okt 2026 - 09:33 WIB