CPNS 2026 Jambi Belum Pasti Dibuka, Pemprov Masih Hitung Kebutuhan dan Anggaran

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Jambi belum memastikan pembukaan CPNS 2026 karena masih melakukan evaluasi fiskal dan penyesuaian anggaran daerah.( Poto : jambi-independent.co.id ).

Pemprov Jambi belum memastikan pembukaan CPNS 2026 karena masih melakukan evaluasi fiskal dan penyesuaian anggaran daerah.( Poto : jambi-independent.co.id ).

Jambi, oegopost.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi belum menetapkan jadwal pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Pemprov masih menghitung ulang kebutuhan pegawai meski sudah mengajukan usulan formasi ke pemerintah pusat. Gubernur Jambi, Al Haris, menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih menunggu hasil evaluasi fiskal dan penyesuaian kebijakan anggaran sebelum mengambil keputusan final terkait rekrutmen CPNS.

Kebijakan Baru Batasi Belanja Pegawai

Al Haris menyampaikan bahwa pemerintah menerapkan aturan baru yang membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari total anggaran daerah. Pemerintah juga menetapkan target belanja infrastruktur sebesar 40 persen. Kebijakan ini mendorong Pemprov Jambi untuk lebih berhati-hati dalam menambah aparatur sipil negara agar keuangan daerah tetap stabil di masa mendatang.

Baca Juga :  Edi Purwanto Desak Perbaikan Jalan Padang Lamo Jambi

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Jambi saat ini mengevaluasi kemampuan fiskal daerah secara menyeluruh. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar keputusan apakah Pemprov Jambi membuka atau menunda CPNS 2026. Al Haris menegaskan bahwa pihaknya sudah mengajukan usulan formasi melalui sistem yang tersedia, namun pemerintah masih menilai kembali kapasitas anggaran daerah sebelum menetapkan keputusan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sungai Penuh Minta Evaluasi Formasi CPNS 2026

Peluang Penambahan ASN Masih Terbuka

Pemprov Jambi mempertimbangkan berbagai opsi terkait penambahan aparatur sipil negara pada 2026. Jika kondisi fiskal tidak mencukupi, pemerintah dapat menahan rekrutmen dan mempertahankan jumlah ASN yang ada. Ketidakpastian pembukaan CPNS 2026 menarik perhatian masyarakat, terutama para pencari kerja yang menantikan rekrutmen baru. Pemerintah akan mengumumkan keputusan resmi setelah proses evaluasi anggaran daerah selesai.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak
RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055
Hotspot Jambi: BMKG Deteksi 13 Titik Panas, Warga Diminta Waspada Karhutla
Polisi Bongkar Mafia BBM Subsidi di Jambi, Operator SPBU Ikut Bermain
DPRD Jambi Soroti Dugaan PETI Jadi Pemicu Banjir di Sarolangun
251 IUP Tambang Tak Punya RKAB, BPK Soroti Lemahnya Pengawasan di Daerah
Orang Rimba dilibatkan, Bantu Cegah Karhutla Jambi
Muaro Jambi Raih Penghargaan Mitra Pemasyarakatan di HBP ke-62
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 April 2026 - 18:00 WIB

RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055

Selasa, 28 April 2026 - 17:00 WIB

Hotspot Jambi: BMKG Deteksi 13 Titik Panas, Warga Diminta Waspada Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 11:00 WIB

Polisi Bongkar Mafia BBM Subsidi di Jambi, Operator SPBU Ikut Bermain

Selasa, 28 April 2026 - 07:00 WIB

DPRD Jambi Soroti Dugaan PETI Jadi Pemicu Banjir di Sarolangun

Berita Terbaru

Banjir merendam 5 kecamatan dan 26 desa, dengan total 1.552 rumah terdampak.( Poto : kabar sarolangun.com).

Daerah

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:00 WIB