Jambi, oegopost.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi mencatat kemunculan 13 hotspot atau titik panas di wilayah Jambi pada Senin, 27 April 2026. Petugas melakukan pemantauan melalui satelit sejak pukul 00.00 hingga 16.00 WIB.
Sebaran Titik Panas di Empat Wilayah
BMKG mengidentifikasi sebaran titik panas di empat kabupaten. Petugas menemukan hotspot di kawasan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari. Di Muaro Jambi, titik panas muncul di wilayah Kumpeh Ulu dan Jambi Luar Kota.
Selain itu, petugas juga mendeteksi titik panas di Kecamatan Betara dan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sementara itu, satu titik lainnya muncul di Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Satelit SNPP dan NOAA20 Pantau Secara Real-Time
BMKG memanfaatkan satelit SNPP dan NOAA20 untuk memantau anomali suhu di permukaan bumi. Teknologi ini membantu petugas mendeteksi potensi titik api secara cepat dan akurat.
BMKG menyatakan seluruh hotspot yang terpantau memiliki tingkat kepercayaan sedang, yaitu berkisar antara 30 hingga 79 persen. Data tersebut menjadi acuan awal dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Masyarakat Diminta Tidak Membakar Lahan
BMKG bersama instansi terkait mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Mereka mendorong warga meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau.***









