Hotspot Jambi: BMKG Deteksi 13 Titik Panas, Warga Diminta Waspada Karhutla

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG mendeteksi 13 hotspot di Jambi. Masyarakat diminta waspada dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.( ilustrasi Poto : AI )

BMKG mendeteksi 13 hotspot di Jambi. Masyarakat diminta waspada dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar.( ilustrasi Poto : AI )

Jambi, oegopost.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi mencatat kemunculan 13 hotspot atau titik panas di wilayah Jambi pada Senin, 27 April 2026. Petugas melakukan pemantauan melalui satelit sejak pukul 00.00 hingga 16.00 WIB.

Sebaran Titik Panas di Empat Wilayah

BMKG mengidentifikasi sebaran titik panas di empat kabupaten. Petugas menemukan hotspot di kawasan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari. Di Muaro Jambi, titik panas muncul di wilayah Kumpeh Ulu dan Jambi Luar Kota.

Baca Juga :  Kunjungan kerja Menteri Hukum RI ke Jambi: Disambut Tarian Sekapur Sirih dan Resmikan Posbankum

Selain itu, petugas juga mendeteksi titik panas di Kecamatan Betara dan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sementara itu, satu titik lainnya muncul di Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Satelit SNPP dan NOAA20 Pantau Secara Real-Time

BMKG memanfaatkan satelit SNPP dan NOAA20 untuk memantau anomali suhu di permukaan bumi. Teknologi ini membantu petugas mendeteksi potensi titik api secara cepat dan akurat.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Lebat 14–20 April 2026

BMKG menyatakan seluruh hotspot yang terpantau memiliki tingkat kepercayaan sedang, yaitu berkisar antara 30 hingga 79 persen. Data tersebut menjadi acuan awal dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Masyarakat Diminta Tidak Membakar Lahan

BMKG bersama instansi terkait mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Mereka mendorong warga meningkatkan kewaspadaan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak
RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055
Polisi Bongkar Mafia BBM Subsidi di Jambi, Operator SPBU Ikut Bermain
DPRD Jambi Soroti Dugaan PETI Jadi Pemicu Banjir di Sarolangun
251 IUP Tambang Tak Punya RKAB, BPK Soroti Lemahnya Pengawasan di Daerah
Orang Rimba dilibatkan, Bantu Cegah Karhutla Jambi
Muaro Jambi Raih Penghargaan Mitra Pemasyarakatan di HBP ke-62
Kunjungan kerja Menteri Hukum RI ke Jambi: Disambut Tarian Sekapur Sirih dan Resmikan Posbankum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 April 2026 - 18:00 WIB

RPPEG Tanjung Jabung Timur Dibahas, Sekda Jambi Buka Konsultasi Publik 2026–2055

Selasa, 28 April 2026 - 17:00 WIB

Hotspot Jambi: BMKG Deteksi 13 Titik Panas, Warga Diminta Waspada Karhutla

Selasa, 28 April 2026 - 07:00 WIB

DPRD Jambi Soroti Dugaan PETI Jadi Pemicu Banjir di Sarolangun

Selasa, 28 April 2026 - 05:00 WIB

251 IUP Tambang Tak Punya RKAB, BPK Soroti Lemahnya Pengawasan di Daerah

Berita Terbaru

Banjir merendam 5 kecamatan dan 26 desa, dengan total 1.552 rumah terdampak.( Poto : kabar sarolangun.com).

Daerah

Banjir Rendam 26 Desa di Sarolangun, 1.552 Rumah Terdampak

Selasa, 28 Apr 2026 - 19:00 WIB