BKSDA Jambi Pasang GPS Collar untuk Pantau Pergerakan Gajah Sumatra di Bukit Tigapuluh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BKSDA Jambi Himawan Sasongko saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Jambi pada, Selasa (9/6/2026). ( poto :ANTARA )

Kepala BKSDA Jambi Himawan Sasongko saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kota Jambi pada, Selasa (9/6/2026). ( poto :ANTARA )

Jakarta, oegopost.id – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi memperkuat perlindungan satwa dengan memasang GPS Collar Gajah Sumatra di bentang alam Bukit Tigapuluh.

Langkah ini membantu petugas memantau pergerakan gajah secara lebih cepat sekaligus memperkuat sistem peringatan dini di kawasan habitat satwa tersebut.

Kepala BKSDA Jambi Himawan Sasongko mengatakan teknologi pelacak menjadi salah satu alat penting dalam pengawasan populasi gajah.

BKSDA memilih pendekatan itu karena gajah hidup dalam kelompok dan memiliki pola pergerakan yang saling terhubung.

Tim BKSDA lebih dulu memetakan kelompok gajah yang berada di lanskap Bukit Tigapuluh.

Melalui pemetaan itu, tim menghitung jumlah kelompok sekaligus menentukan strategi pemantauan yang lebih efektif.

Hasil studi menunjukkan terdapat lima kelompok besar gajah betina di wilayah tersebut. Berdasarkan pola perilaku gajah, BKSDA memilih satu pemimpin dari masing-masing kelompok untuk menggunakan GPS collar.

Monitoring Real-Time Perkuat Pengawasan

Teknologi GPS collar membantu petugas memantau posisi dan arah pergerakan gajah secara real-time. Data yang terkumpul memberi gambaran lebih cepat mengenai aktivitas satwa di lapangan.

Baca Juga :  Ribuan Hotspot Terdeteksi, Tim Gabungan Perketat Penanganan Karhutla Jambi 2026 Terkini

Petugas kemudian menggunakan informasi tersebut untuk menyusun langkah pengawasan yang lebih tepat. Sistem ini juga membantu tim memahami perubahan pola pergerakan gajah dari waktu ke waktu.

BKSDA tidak hanya memasang alat pelacak pada kelompok betina. Tim konservasi juga memasang GPS collar pada satu gajah jantan dewasa.

BKSDA mengambil langkah itu karena gajah jantan dewasa sering bergerak sendiri dan tidak selalu mengikuti kelompok utama.

Karakter tersebut membuat pemantauan terhadap gajah jantan membutuhkan pendekatan berbeda.

Perkuat Sistem Peringatan Dini

BKSDA Jambi menargetkan sistem peringatan dini berjalan lebih efektif melalui penggunaan teknologi ini.

Petugas berharap sistem tersebut mampu memberikan informasi lebih cepat mengenai keberadaan gajah.

Informasi yang tersedia lebih awal dapat membantu mencegah interaksi negatif antara manusia dan satwa.

Langkah ini juga mendukung perlindungan terhadap populasi gajah di habitat alaminya.

Baca Juga :  Polres Merangin Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Liar, Pelaku Diamankan

Selain itu, petugas memanfaatkan data pergerakan untuk mengawasi area yang memiliki risiko tinggi terhadap aktivitas perburuan.

Dengan pola pemantauan yang lebih terarah, tim konservasi dapat meningkatkan perlindungan terhadap satwa.

BKSDA juga menjadikan sistem ini sebagai bagian dari strategi menjaga keselamatan gajah. Pengawasan yang lebih intensif diharapkan mampu menekan ancaman yang membahayakan populasi.

Himawan memperkirakan populasi gajah di kawasan tersebut mencapai sekitar 120 ekor. Sebagian besar populasi itu berada di bentang alam Bukit Tigapuluh.

Menurut Himawan, tujuan utama program ini tetap berfokus pada peningkatan kemampuan monitoring, penguatan sistem peringatan dini, dan pencegahan interaksi negatif.

Melalui langkah tersebut, BKSDA ingin menjaga keberlangsungan hidup gajah sumatra secara lebih efektif.

Teknologi pelacakan kini menjadi salah satu pendukung penting dalam upaya konservasi.

BKSDA berharap pemantauan yang lebih akurat dapat memperkuat perlindungan satwa di kawasan Bukit Tigapuluh.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Minta Pemerintah Tangani Kebakaran Rumah Massal di Jambi
Antisipasi Dampak Karhutla, Polda Jambi Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Kasang Pudak
DPRD Dorong Pemkot Evaluasi Total Kebijakan Pengelolaan Sampah
Bantuan Air Bersih Pemkot Jambi Capai 1,3 Juta Liter
Pertamina Sumbagsel Blokir Ribuan Nopol Kendaraan Penyeleweng BBM Subsidi
Pelantikan DPD APPSI Bungo Alan Capir Rudin Resmi Diumumkan
Danrem 042/Gapu Salurkan 25.000 Masker Presiden untuk Warga Jambi
Korem 042 Garuda Putih Buka Penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I 2027
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 16:36 WIB

DPR Minta Pemerintah Tangani Kebakaran Rumah Massal di Jambi

Minggu, 20 September 2026 - 13:06 WIB

DPRD Dorong Pemkot Evaluasi Total Kebijakan Pengelolaan Sampah

Minggu, 20 September 2026 - 12:58 WIB

Bantuan Air Bersih Pemkot Jambi Capai 1,3 Juta Liter

Minggu, 20 September 2026 - 12:54 WIB

Pertamina Sumbagsel Blokir Ribuan Nopol Kendaraan Penyeleweng BBM Subsidi

Minggu, 20 September 2026 - 12:34 WIB

Pelantikan DPD APPSI Bungo Alan Capir Rudin Resmi Diumumkan

Berita Terbaru

Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia menggelar FASI XVIII Kabupaten Tebo pada Sabtu (19/9/2026).(poto: jambiprima.com).

Islami

Gelaran FASI XVIII Tebo Wadah Pembentukan Generasi Islami

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:48 WIB

Satreskrim Polres Bungo berhasil mengamankan seorang pria berinisial JY yang menjadi tersangka utama dalam kasus pencurian dengan kekerasan di kawasan Perumahan Bungo Persada Indah.(poto: jambiprima.com).

Kriminal

Polisi Ringkus Pelaku Perampokan di Bungo Jambi

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:44 WIB

Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Jambi Edi Purwanto.(poto: jambiprima.com).

Daerah

DPR Minta Pemerintah Tangani Kebakaran Rumah Massal di Jambi

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:36 WIB

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Paulus Agung Pambudhi meninjau langsung pelayanan JKN RSUD Jambi, tepatnya di RSUD H Abdul Manap.(poto: istimewa).

Kesehatan

Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan JKN RSUD Jambi

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:30 WIB