Jambi, oegopost.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus menggalakkan program percepatan guru besar UIN lewat peningkatan mutu artikel riset dosen. Langkah nyata ini terwujud melalui gelaran Retret Penulisan Artikel Ilmiah yang melibatkan sebanyak 20 dosen pilihan.
Rektor UIN STS Jambi melepas secara resmi para peserta retret di depan Unit Pengembangan Bahasa Kampus Telanaipura. Setelah pelepasan tersebut, seluruh peserta langsung berangkat menuju Hotel Ar Ryadh di Kuala Tungkal untuk menjalani karantina menulis.
Mematangkan Karya Ilmiah Dosen Lewat Tradisi Uzlah
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menyampaikan pandangannya mengenai esensi kegiatan retret ini. Ia menilai konsep retret sangat mirip dengan tradisi Islam yang bernama uzlah atau mengasingkan diri.
Melalui tradisi ini, para akademisi dapat memfokuskan pikiran demi mematangkan kapasitas diri serta menyelesaikan karya ilmiah terbaik. Kasful meminta para peserta memanfaatkan waktu sepekan ini secara maksimal untuk merampungkan naskah jurnal internasional.
"Jadikan satu pekan ini sebagai kesempatan menyelesaikan satu artikel yang layak menjadi syarat khusus menuju guru besar," tegas Kasful Anwar.
Pihak rektorat memberikan dukungan penuh bagi seluruh tenaga pengajar yang sedang mengurus kenaikan jabatan akademik. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) juga mengawal ketat seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan disiplin.
Pendampingan Intensif Menuju Publikasi Jurnal Terindeks Scopus
Ketua LPPM UIN STS Jambi, Fridiyanto, membeberkan teknis pelaksanaan retret intensif yang diikuti para dosen tersebut. Peserta program ini terdiri dari gabungan penulis utama dan penulis pendamping yang membawa data penelitian siap olah.
Para akademisi ini menjalani proses bimbingan ketat sejak pukul 08.00 hingga 22.00 WIB setiap hari. Instruktur berpengalaman mendampingi langsung setiap proses penyuntingan naskah agar sesuai kriteria jurnal bereputasi global.
"Setiap hari peserta didampingi instruktur untuk mengembangkan naskah agar layak dipublikasikan pada jurnal terindeks Scopus," ungkap Fridiyanto.
Kunci keberhasilan program khusus ini sangat bergantung pada komitmen serta kedisiplinan para peserta selama karantina. Pengelola kampus optimis target penyelesaian 20 naskah ilmiah bermutu tinggi dapat tercapai sesuai jadwal.
Memperkuat Reputasi Kampus Dalam Kancah Pendidikan Global
Hasil karya ilmiah yang tembus jurnal internasional akan langsung mendongkrak reputasi akademik kampus di tingkat global. Produktivitas riset para dosen menjadi indikator utama dalam penilaian kualitas perguruan tinggi masa kini.
UIN STS Jambi terus mendorong lahirnya iklim meneliti yang sehat dan berkelanjutan di lingkungan sivitas akademika. Kampus percaya bahwa investasi pada kapasitas riset dosen akan membuahkan iklim akademik yang unggul.
Kehadiran guru besar baru secara masif diharapkan mampu meningkatkan daya saing UIN STS Jambi di kancah nasional. Kampus Islam ini berkomitmen mencetak lebih banyak pakar yang di akui oleh komunitas akademik internasional.(ar)









