Wali Kota Jambi Maulana Tegaskan Evaluasi Ketat ASN, TPP Bisa Dipotong hingga Demosi OPD

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Jambi Maulana menegaskan evaluasi ketat ASN OPD Jambi saat memimpin apel pagi di Lapangan Balaikota Jambi, Senin (15/6).( poto : jambiekspres.co.id )

Wali Kota Jambi Maulana menegaskan evaluasi ketat ASN OPD Jambi saat memimpin apel pagi di Lapangan Balaikota Jambi, Senin (15/6).( poto : jambiekspres.co.id )

Kota Jambi, oegopost.id – Wali Kota Jambi Maulana menegaskan evaluasi ketat ASN OPD saat memimpin apel pagi di Lapangan Balaikota Jambi, Senin (15/6). Ia langsung menyoroti kinerja kepala OPD dan ASN yang dinilai belum mendukung penuh program prioritas pemerintah kota.

Maulana melihat masih ada OPD yang tidak bergerak cepat. Ia menilai kondisi itu memperlambat penyelesaian berbagai persoalan di Kota Jambi.

Di hadapan ratusan ASN, Maulana menyampaikan kekecewaan secara terbuka. Ia meminta seluruh perangkat daerah segera meningkatkan kinerja dan tidak bersikap pasif.

“Ada OPD kita sibuk, mereka diam saja. Kita sibuk bersih-bersih, mereka santai saja. Sudah cukup waktu 1,3 tahun ini,” kata Maulana.

Evaluasi Kinerja ASN Diperketat

Maulana memerintahkan seluruh OPD memperkuat kinerja berbasis hasil. Ia meminta setiap kepala OPD aktif menjalankan program tanpa menunggu instruksi berulang.

Ia menegaskan pemerintah kota akan menilai kinerja secara terukur dan objektif. Setiap OPD yang tidak mencapai target akan masuk evaluasi langsung.

Baca Juga :  DPRD Kota Jambi Akan Gelar Paripurna HUT Kota Jambi, Tekankan Evaluasi dan Penguatan Pengawasan Anggaran

Maulana menjelaskan konsekuensi bagi ASN yang berkinerja rendah. Ia membuka kemungkinan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sesuai aturan yang berlaku.

Ia menyebut regulasi memungkinkan pemotongan hingga 30 persen. Namun ia memilih kebijakan pembinaan dengan batas pemotongan 10 persen.

“Saya sudah baca perwalnya. Kalau saya beri nilai di bawah ekspektasi, TPP bisa di kurangi 30 persen. Tapi saya minta cukup 10 persen saja karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Demosi Mengancam Kepala OPD

Maulana menegaskan ia akan menurunkan jabatan kepala OPD yang gagal memperbaiki kinerja dalam tiga bulan berturut-turut. Ia menilai langkah itu penting untuk mempercepat perbaikan birokrasi.

Ia juga menegaskan pemerintah tidak akan menoleransi OPD yang tidak mendukung program prioritas.

“Kalau tiga bulan berturut-turut kinerjanya di bawah ekspektasi, maka akan di lakukan demosi. Yang tidak mendukung program pemerintah akan kita evaluasi,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Istimewah Hari Jadi ke-61

Maulana menegaskan ia tetap menjaga kesejahteraan ASN selama 1,3 tahun terakhir dengan memastikan TPP tetap di bayarkan penuh. Namun ia menilai kondisi saat ini menuntut pengetatan disiplin kerja.

Ia mengakui belum pernah menjatuhkan demosi kepada kepala OPD sebelumnya. Namun ia menegaskan kebijakan itu bisa berjalan jika kinerja tidak membaik.

Maulana juga membuka ruang pergeseran jabatan. Ia mempersilakan kepala OPD yang tidak siap mengikuti arah kebijakan untuk mengundurkan diri.

“Kepala OPD yang tidak mau berubah atau yang mau pindah, ajukan suratnya. Saya setujui hari ini juga. Siap-siap eselon III yang bagus-bagus naik menjadi kepala OPD,” katanya.

Pernyataan itu menandai di mulainya fase evaluasi ketat di lingkungan Pemerintah Kota Jambi dengan fokus pada peningkatan kinerja dan disiplin birokrasi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dianda Putra Pimpin Apel Tekankan Disiplin Pegawai
Bupati Merangin H M Syukur Dorong Penerapan Sistem Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
DPRD dan Pemkab Resmi Sahkan Perubahan APBD 2026 Merangin
Bupati Syukur Sampaikan Raperda Perubahan APBD Merangin 2026
DPRD Sahkan APBD Perubahan Kota Jambi Tahun 2026 Menyentuh Rp1,992 Triliun
Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia
Banggar DPRD Merangin Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama TAPD
DPRD dan Pemprov Jambi Resmi Sepakati Perubahan APBD 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:32 WIB

Dianda Putra Pimpin Apel Tekankan Disiplin Pegawai

Minggu, 20 September 2026 - 16:59 WIB

Bupati Merangin H M Syukur Dorong Penerapan Sistem Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

DPRD dan Pemkab Resmi Sahkan Perubahan APBD 2026 Merangin

Selasa, 15 September 2026 - 16:38 WIB

Bupati Syukur Sampaikan Raperda Perubahan APBD Merangin 2026

Selasa, 15 September 2026 - 16:32 WIB

DPRD Sahkan APBD Perubahan Kota Jambi Tahun 2026 Menyentuh Rp1,992 Triliun

Berita Terbaru

Dianda Putra memimpin jalannya apel pagi untuk mewakili Wali Kota Sungai Penuh, Alfin.(poto: istimewa).

Pemerintahan

Dianda Putra Pimpin Apel Tekankan Disiplin Pegawai

Senin, 21 Sep 2026 - 20:32 WIB