Bupati Tebo Tegas Larang Manipulasi Absensi Online ASN, OPD Diminta Bertindak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi(tengah),poto : jambi-independent.co.id )

Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi(tengah),poto : jambi-independent.co.id )

Tebo, oegopost.id – Kasus manipulasi absensi online ASN menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo. Bupati Tebo, Agus Rubiyanto, menegaskan seluruh aparatur harus mematuhi aturan dan menjaga integritas dalam sistem kehadiran digital.

Pemerintah daerah mengambil sikap tegas untuk mencegah praktik kecurangan berkembang di lingkungan kerja. Pemkab Tebo juga memperkuat pengawasan agar setiap pegawai menjalankan kewajiban sesuai aturan.

Agus mengatakan pihaknya telah meminta BKPSDM Tebo menjalin koordinasi dengan BKN terkait pengawasan absensi ASN. Langkah itu bertujuan memperkuat pengendalian dan memastikan setiap pelanggaran mendapat tindak lanjut.

Menurut Agus, absensi bukan hanya urusan administrasi. Kehadiran pegawai mencerminkan disiplin dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk persoalan absensi online ASN, jangan ada yang mencoba memanipulasinya. Kami sudah meminta BKPSDM Tebo untuk berkoordinasi dengan BKN. Tentu saja, kami tidak akan mentoleransi jika ada ASN yang terbukti melakukan manipulasi absensi,” tegas Agus.

Bupati Minta Kepala OPD Bertindak Tegas

Agus meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan satuan kerja (satker) segera membenahi pengawasan absensi di unit masing-masing.

Baca Juga :  Diduga Tipu Warga Rp80 Juta, Oknum ASN DLH-Hub Tebo Diamankan Polisi di Kantornya

Ia mengingatkan pimpinan agar menjalankan fungsi pembinaan secara konsisten. Ia juga meminta kepala OPD tidak membela atau melindungi pegawai yang melakukan kecurangan.

Agus menekankan pentingnya keteladanan dari pimpinan. Menurutnya, budaya disiplin hanya bisa tumbuh jika pemimpin menunjukkan sikap yang sama kepada seluruh pegawai.

Ia juga menolak kemungkinan munculnya praktik manipulasi seperti yang pernah mencuat di daerah lain.

“Kepala OPD dan satker saya minta jangan melindungi bawahan yang memanipulasi absensi. Jadilah teladan bagi pegawai. Saya tidak ingin praktik curang yang terjadi di daerah lain juga terjadi di Kabupaten Tebo. Kita tidak akan memberikan ruang untuk hal seperti itu,” ujarnya.

Agus turut menyoroti sektor yang memiliki potensi lebih besar terhadap pelanggaran absensi.

Berdasarkan informasi dari berbagai pemberitaan, ia menilai lingkungan satuan kerja pendidikan dan kesehatan memerlukan perhatian lebih dalam pengawasan kehadiran.

Karena itu, ia meminta seluruh pimpinan di sektor tersebut memperkuat kontrol internal dan meningkatkan kedisiplinan pegawai.

“Kalau melihat berbagai berita di televisi, yang cukup rawan itu berada di satker pendidikan dan kesehatan,” katanya.

Baca Juga :  Subling Merangin Jadi Ruang Dialog Warga, Bupati Tinjau Infrastruktur Kritis

Wakil Bupati Tebo, Nazar Efendi, mendukung langkah penertiban yang dijalankan pemerintah daerah.

Nazar mengatakan pelaku kecurangan memakai berbagai cara untuk mengelabui sistem absensi. Karena itu, pengawasan perlu berjalan lebih ketat.

Ia menyebut sejumlah modus yang sering muncul, mulai dari penggunaan aplikasi pemalsu lokasi atau fake GPS hingga meminta orang lain melakukan absensi.

Nazar berharap seluruh ASN menjadikan peringatan pemerintah sebagai pengingat untuk bekerja secara profesional dan menjaga disiplin.

“Berbagai cara dan trik digunakan untuk memanipulasi absensi ASN, mulai dari aplikasi curang seperti fake GPS hingga menyuruh orang lain melakukan absensi. Karena sudah diingatkan oleh Pak Bupati, saya berharap seluruh ASN di Kabupaten Tebo dapat memperhatikan dan menindaklanjuti hal ini dengan baik,” pungkas Nazar.

Pemkab Tebo menegaskan komitmennya menjaga integritas aparatur dan memperkuat budaya kerja yang disiplin.

Pemerintah juga mengajak seluruh ASN menjaga kepercayaan publik melalui kepatuhan terhadap aturan kerja.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Plt Kepala KSP
Gaji PPPK Cair Lewat APBN Mulai 2027, Ini Rincian Lengkapnya
RAPBD Jambi 2027: Pendapatan Turun, Target PAD Justru Naik
Wawako Sungai Penuh Lantik 5 Pejabat Eselon II dan Intip Hartanya
Al Haris Rombak Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Ini Daftar Lengkapnya
Membaca Arah Pembangunan Jambi Lewat RAPBD Tahun 2027
Gubernur Al Haris Serahkan Ranperda APBD Jambi 2027
Hari Kesaktian Pancasila Jambi Jadi Pengingat Keteguhan Ideologi Bangsa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:25 WIB

Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Plt Kepala KSP

Senin, 2 November 2026 - 07:33 WIB

Gaji PPPK Cair Lewat APBN Mulai 2027, Ini Rincian Lengkapnya

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:04 WIB

RAPBD Jambi 2027: Pendapatan Turun, Target PAD Justru Naik

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Wawako Sungai Penuh Lantik 5 Pejabat Eselon II dan Intip Hartanya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Al Haris Rombak Pejabat Eselon II Pemprov Jambi, Ini Daftar Lengkapnya

Berita Terbaru

Hyundai Neira resmi meluncur di GAW 2026.(poto: kompas.com).

Otomotif

Hyundai Neira Siap Meluncur, Strategi Genjot Pabrik Lokal

Sabtu, 7 Nov 2026 - 15:51 WIB

Bayar pajak motor/mobil online lewat aplikasi SIGNAL di Jakarta, bebas denda otomatis saat pemutihan.(ilustrasi poto: AI).

Otomotif

Bebas Denda Pajak Kendaraan Jakarta 2026: Cara Bayar Online

Sabtu, 7 Nov 2026 - 15:47 WIB

Ilustrasi Warga beraktivitas dengan gawai di stasiun, berlatar layar data pengguna AI global yang mencapai 3,24 miliar orang.(poto: AI).

Teknologi

Pengguna AI Generatif Dunia Tembus 3,24 Miliar, Ini Pemicunya

Sabtu, 7 Nov 2026 - 15:37 WIB

Ilustrasi Suasana toko resmi Xiaomi Indonesia yang menampilkan jajaran HP Xiaomi, Redmi, dan Poco dengan harga terbaru (7/11/2026).(poto: AI).

Gadget

Daftar Harga HP Xiaomi, Redmi, dan Poco November 2026

Sabtu, 7 Nov 2026 - 15:31 WIB