Dewan Pers dan Kemenkum Dorong Perlindungan Karya Jurnalistik

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pers dan Kemenkum RI dorong perlindungan karya jurnalistik dalam RUU Hak Cipta untuk memperkuat industri pers di era digital dan AI.( Poto : dewanpers.or.id ).

Dewan Pers dan Kemenkum RI dorong perlindungan karya jurnalistik dalam RUU Hak Cipta untuk memperkuat industri pers di era digital dan AI.( Poto : dewanpers.or.id ).

Jakarta, oegopost.id – Dewan Pers dan Kementerian Hukum RI memperkuat kerja sama. Keduanya mendorong perlindungan karya jurnalistik sebagai kekayaan intelektual nasional. Mereka membahas hal ini dalam RUU Hak Cipta.

Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, menyerahkan dokumen masukan kepada Menteri Hukum Supratman Andi Agtas. Penyerahan berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dewan Pers Tegaskan Nilai Karya Jurnalistik

Komaruddin menegaskan satu hal penting. Karya jurnalistik memiliki nilai intelektual, ekonomi, dan sosial. Nilai itu penting bagi publik dan industri media.

Karena itu, Dewan Pers meminta pemerintah memasukkan karya jurnalistik secara tegas dalam UU Hak Cipta baru. Dengan begitu, perlindungan hukum menjadi lebih kuat.

Selain itu, ia menilai revisi UU ini sangat penting. Sebab, industri pers menghadapi tantangan digital dan penggunaan konten tanpa izin.

Dorongan Prinsip Fair Use yang Seimbang

Selanjutnya, Dewan Pers mengusulkan prinsip fair use yang proporsional. Tujuannya agar perlindungan hak cipta tetap kuat. Namun, akses publik terhadap informasi tetap terjaga.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Jambi dan Polres Kerinci Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual UMKM

Komaruddin juga menekankan cara penggunaan karya jurnalistik. Ia meminta agar tujuan penggunaan, porsi kutipan, dan dampaknya ikut diperhitungkan.

Pemerintah Soroti Nilai Ekonomi Jurnalistik

Di sisi lain, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan pandangan. Ia menyebut karya jurnalistik bukan sekadar informasi. Karya tersebut juga memiliki nilai ekonomi yang penting.

Selain itu, ia menegaskan peran jurnalistik dalam demokrasi. Karena itu, negara wajib memberikan perlindungan hukum.

Tantangan Era AI dan Konten Digital

Lebih lanjut, Supratman menyoroti perkembangan kecerdasan buatan. Ia menilai teknologi ini dapat memanfaatkan konten jurnalistik.

Oleh sebab itu, ia menegaskan aturan harus diperkuat. Data jurnalistik tidak boleh digunakan tanpa izin. Selain itu, pemilik karya harus menerima kompensasi yang adil.

Kesepakatan Perkuat Industri Pers

Kedua pihak akhirnya mencapai kesepakatan. Mereka sepakat bahwa perlindungan karya jurnalistik sangat penting. Tujuannya adalah memperkuat industri pers.

Baca Juga :  Keppres BAZNAS 2026–2031: Kepengurusan Baru Resmi

Selain itu, perlindungan ini juga menjaga kualitas informasi publik. Dengan demikian, demokrasi tetap sehat dan kuat.

Usulan Penting Dewan Pers dalam RUU Hak Cipta

1. Pengakuan karya jurnalistik secara jelas
Dewan Pers meminta DPR memasukkan karya jurnalistik dalam definisi ciptaan yang dilindungi.

2. Perbaikan aturan penggunaan konten
Selain itu, Dewan Pers meminta penghapusan aturan yang melemahkan hak cipta. Terutama aturan tentang kutipan tanpa batas jelas.

3. Status wartawan sebagai pencipta
Kemudian, Dewan Pers menegaskan wartawan sebagai pencipta karya jurnalistik. Karya itu mencakup tulisan, audio, visual, data, dan grafik.

4. Kepastian masa perlindungan hak cipta
Terakhir, Dewan Pers mengusulkan aturan masa berlaku hak cipta. Tujuannya agar kepastian hukum lebih jelas bagi semua pihak.***

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Penyadapan Presiden Prabowo: Mengapa Nama Gibran Absen?
Gaji PPPK Cair Lewat APBN Mulai 2027, Ini Rincian Lengkapnya
Demo Bundaran HI Tertib, Pramono Puji Massa Jaga Fasilitas
Polisi Adang Wartawan Demo di HI, Ujian Nyata Kebebasan Pers
Tarif Listrik PLN Akhir Oktober 2026 Dipastikan Tidak Berubah
Pertamina Tambah 72 Mobil Tangki BBM di Tiga Provinsi
Habiburokhman Pimpin Panja RUU Perampasan Aset DPR
Operasi Patuh 2026 Dimulai, Polisi Incar 11 Pelanggaran Ini
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:31 WIB

Misteri Penyadapan Presiden Prabowo: Mengapa Nama Gibran Absen?

Senin, 2 November 2026 - 07:33 WIB

Gaji PPPK Cair Lewat APBN Mulai 2027, Ini Rincian Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Demo Bundaran HI Tertib, Pramono Puji Massa Jaga Fasilitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Polisi Adang Wartawan Demo di HI, Ujian Nyata Kebebasan Pers

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Tarif Listrik PLN Akhir Oktober 2026 Dipastikan Tidak Berubah

Berita Terbaru

Infografis peta prakiraan cuaca 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi untuk Jumat, 6 November.(poto: AI).

Daerah

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Ringan di Jambi 6 November

Jumat, 6 Nov 2026 - 09:49 WIB

Suasana pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, saat IHSG melonjak hingga 2,76 persen.(poto: AI).

Ekonomi

IHSG Hari Ini Tembus Level 5.000, Rupiah Justru Melemah

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:31 WIB

Seorang pekerja memeriksa status penerimaan Bantuan Subsidi Upah (BSU) melalui smartphone di sela jam istirahat.(poto: AI).

Ekonomi

Cara Cek BSU November 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP

Kamis, 5 Nov 2026 - 10:27 WIB